Membaca Sebagai Kebutuhan Utama, Mengapa Tidak?

Melita Eufrasia Jewaru (Foto: Dok. Pribadi)
Ruang Publik, marjinnews.com - Salah satu keterampilan berbahasa yang bersifat reseptif adalah membaca. Unsur kereseptifan yang sudah menjadi ciri khas keterampilan membaca membuat sebagian besar orang beranggapan bahwa membaca merupakan kegiatan yang membosankan dibandingkan dengan keterampilan berbahasa yang bersifat produktif seperti berbicara dan menulis. 

Keterampilan berbicara atau menulis dianggap lebih “aktif” dibandingkan dengan keterampilan membaca yang cenderung lebih “pasif”.  Bahkan unsur “kepasifan” yang terkandung dibalik sebuah kegiatan membaca juga menyebabkan banyak orang yang belum menjadikan membaca sebagai kebutuhan mendasar. 

Menurut data statistik dari UNESCO, dari total 61 negara, Indonesia berada di peringkat 60 dengan tingkat literasi rendah. Peringkat 59 diisi oleh Thailand dan peringkat terakhir diisi oleh Botswana. 

Sedangkan Finlandia menduduki peringkat pertama dengan tingkat literasi yang tinggi, hampir 100 %. Data ini jelas menunjukkan bahwa minat baca di Indonesia masih tertinggal jauh dari Singapura dan Malaysia. 

Merujuk pada hasil penelitian perpustakaan nasional tahun 2017 yang diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani di gedung Perpustakaan Nasional (26/3/2018) rata-rata orang Indonesia hanya membaca buku 3-4 kali per minggu dengan durasi waktu membaca per hari rata-rata 30-59 menit. Sedangkan jumlah buku yang ditamatkan per tahun rata-rata hanya 5-9 buku.

Faktor Minat 
Membaca seharusnya sudah menjadi salah satu hal yang sangat identik dengan dunia remaja terutama di kalangan pelajar. Membaca dapat membentuk perilaku seseorang. Dengan membaca seseorang dapat menambah informasi dan memperluas ilmu pengetahuan. 

Namun, tanpa adanya minat orang tidak akan tertarik untuk membaca. Minat merupakan faktor yang sangat penting dalam diri setiap orang. Meskipun motivasi yang dimiliki seseorang sangat kuat, namun jika tidak diimbangi dengan minat yang cukup besar tentu saja kita tidak melakukan sesuatu yang dimotivasikan pada diri kita. 

Begitu pula kedudukan minat dalam hal membaca. Minat menempati urutan paling tinggi dalam kegiatan membaca. Tanpa adanya minat, seseorang sulit melakukan aktivitas seperti membaca.

Mengutip pendapat seorang ahli pendidikan yakni Sutarno NS, M.Si yang menyatakan bahwa minat baca seseorang dapat diartikan sebagai kecenderungan hati yang tinggi terhadap sumber bacaan tertentu. 

Minat baca ditunjukkan dengan keinginan yang kuat untuk melakukan kegiatan membaca. Orang yang demikian senantiasa haus terhadap bacaan. Minat, kebiasaan dan budaya baca merupakan kata-kata yang mengandung makna yang saling berhubungan. 

Minat merupakan kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu. Sementara budaya diawali dari sesuatu yang sering atau biasa dilakukan sehingga akhirnya menjadi suatu kebiasaan atau budaya. Budaya baca seseorang adalah suatu sikap dan tindakan untuk membaca yang dilakukan secara teratur dan berkelanjutan. 

Seseorang yang mempunyai budaya baca adalah seseorang yang telah terbiasa dan berproses dalam waktu yang lama. Orang yang demikian selalu menggunakan sebagian besar waktu dalam hidupnya untuk membaca.

Cara Menumbuhkan Minat

Jika menulis status di beberapa media sosial tertentu atau membaca status orang lain saja sudah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian besar orang, lalu mengapa kegiatan membaca seperti membaca berita di koran, buku-buku yang bernuansa ilmu pengetahuan sangat sulit dijadikan sebagai kebutuhan yang mendasar di era milenial seperti sekarang ini? 

Pertanyaan seperti ini barangkali mampu membuat kita semakin menyadari betapa pentingnya membaca di dalam kehidupan sehari-hari. Hal yang sangat penting ditanamkan sebelum mencapai sebuah pemikiran yang final untuk menjadikan membaca sebagai kebutuhan pokok adalah minat. Kita tentu harus memiliki minat yang cukup besar sebelum memulai membaca. 

Salah satu cara untuk menumbuhkan minat adalah kesadaran akan pentingnya membaca. Konkretnya kita perlu merumuskan beberapa hal penting yang ingin kita peroleh melalui kegiatan membaca yang terinternalisasi di dalam tujuan kita membaca. 

Pertanyaan-pertanyaan sederhana seperti: topik atau tema apa yang akan saya baca? Apa tujuan saya membaca? Seberapa pentingkah saya membaca? Seberapa besar pengaruh bacaan yang akan saya baca terhadap perkembangan kehidupan saya yang mencakup cara berpikir, bertindak dan mengambil keputusan? 

Saya yakin bahwa jika setiap orang mencoba menanamkan konsep seperti ini sebelum membaca dan mencari jawabannya melalui bacaan tertentu, tentu saja minat membaca yang awalnya redup akan hidup kembali sehingga berimplikasi pada kedahagaan akan bahan bacaan. 

Komponen lain yang sangat penting untuk menjadikan membaca sebagai kebutuhan utama adalah budaya atau kebiasaan membaca. Jika kita sudah memiliki keinginan yang sangat tinggi dalam hal memperoleh pengetahuan yang baru melalui suatu bacaan bahkan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, tentu saja membaca sudah menjadi suatu kebiasaan atau keharusan tanpa adanya unsur keterpaksaan karena alasan tertentu. 

Sehingga orang yang memiliki kebiasaan membaca merasa ada sesuatu yang kurang ketika tidak membaca walaupun hanya dalam waktu sehari saja. Orang yang demikian akan menggunakan sebagian besar waktu dalam hidupnya untuk membaca. 

Bahkan membaca tidak  lagi menjadi suatu hal yang dianggap membosankan atau pasif tetapi sangat menyenangkan dan produktif karena dalam kegiatan membaca juga diperlukan cara berpikir yang kritis serta kreatif untuk menanggapi pesan atau informasi yang diperoleh melalui bacaan.

Sudah seharusnya kita menjadikan membaca sebagai kebutuhan mendasar. Tentu saja ini bukanlah hal yang mudah untuk dilaksanakan. Namun, kita tidak perlu berpikir terlalu kompleks untuk mewujudkan gagasan membaca tersebut. 

Hindari segala pikiran yang menganggap bahwa kegiatan membaca itu membosankan, hanya membuang-buang waktu saja atau bahkan tidak memberikan nilai atau manfaat yang cukup berarti dalam kehidupan kita. 

Oleh karena itu, langkah awal yang dapat dilakukan untuk menguatkan minat membaca yang barangkali sudah tertanam adalah membuat target membaca. Aktivitas membaca yang pada awalnya ditentukan oleh jadwal membaca dengan kisaran waktu hanya satu sampai dua jam dalam sehari atau hanya dalam waktu luang saja akan menjadi awal yang baik untuk pembentukan kebiasaan seseorang dalam membaca. 

Kecenderungan seseorang membaca secara teratur dalam waktu yang relative lama akan membentuk suatu budaya baca yang tinggi. Membaca diharapkan tidak hanya dijadikan sebagai “pelarian” saja, tetapi jauh lebih daripada itu kita diharapkan membaca dengan sungguh-sungguh sehingga informasi atau pesan yang terdapat di dalam sebuah bacaan dapat dipahami secara keseluruhan. 

Selain memahami isi bacaan secara keseluruhan, kita diharapkan mampu mengkritisi atau menemukan ide baru berdasarkan bacaan yang kita baca sebelumnya. Dengan kata lain, kegiatan membaca yang kita lakukan benar-benar bermanfaat bagi perkembangan kehidupan kita. 

Oleh karena itu, mulailah bijak dalam mengatur waktu dan menggunakan segala potensi yang ada untuk berinteraksi secara aktif dengan penulis melalui serangkaian teori atau informasi yang dituangkan melalui bacaan atau tulisan tertentu.

Oleh: Melita Eufrasia Jewaru
Mahasiswa S2 Program Studi Linguistik, Universitas Udayana Denpasar

Diskusi Bupati Manggarai Barat Mencari Pemimpin

Name

anak muda,2,Badung,1,Bali,135,Ben Senang Galus,2,Bencana Alam,2,Berita,186,Bhineka,2,Birokrasi,2,BNI,1,Bola,3,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,4,BPJS,1,Budaya,34,Bung Karno,1,Bunuh Diri,4,Bupati Mabar,2,Camilian,1,Celoteh,7,Cerpen,202,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,647,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,19,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,3,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,5,Editorial,30,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,10,Focus Discussion,1,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,7,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,2,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,68,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,9,Imlek,1,In-Depth,17,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,17,Internasional,17,Internet,2,Investasi,1,IPD,3,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,4,JK,1,Jogja,2,Jogyakarta,3,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,308,Kata Mereka,2,KDRT,1,Keagamaan,6,kebakaran,4,kebudayaan,3,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,6,Kemanusiaan,55,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,7,kerohanian,2,Kesehatan,5,Ketahanan Nasional,1,Keuangan,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,55,KPK,11,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,52,Kritik Sastra,3,Kupang,25,Labuan Bajo,51,Lakalantas,11,Larantuka,1,Legenda,1,Lembata,2,Lifestyle,3,Lingkungan Hidup,13,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,15,Mahasiswa,47,Makasar,6,Makassar,4,Malang,4,Manggarai,121,Manggarai Barat,21,Manggarai Timur,27,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,1,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,102,MMC,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,351,Natal,18,Ngada,8,Novanto,2,Novel,16,NTT,346,Nyepi,2,Olahraga,13,Opini,554,Orang Muda,7,Otomotif,1,OTT,2,Padang,1,Papua,16,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,25,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,19,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,19,Perindo,1,Peristiwa,1385,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Petrus Selestinus,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,40,Pilkada,98,Pilpres 2019,25,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,32,Polisi,24,politik,89,Politikus,6,POLRI,8,PP PMKRI,1,Pristiwa,39,Prosa,1,PSK,1,Puisi,100,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,9,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,2,Ruang Publik,21,Ruteng,30,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,14,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,1,Sekilas Info,42,Sekolah,2,seleb,1,Selebritas,28,selingkuh,1,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,31,Sospol,35,Spesial Valentine,1,Start Up,1,Suara Muda,229,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,10,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,9,Tentang Mereka,68,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,11,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,Ujian Nasional,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,21,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Membaca Sebagai Kebutuhan Utama, Mengapa Tidak?
Membaca Sebagai Kebutuhan Utama, Mengapa Tidak?
https://1.bp.blogspot.com/-EGxHXCXy8yA/XW-mfJB4BAI/AAAAAAAAC1Y/oLzWbck_y2UiKegSssm-hxcQQYz8tNxOACLcBGAs/s640/Screenshot_20190814_193742.png
https://1.bp.blogspot.com/-EGxHXCXy8yA/XW-mfJB4BAI/AAAAAAAAC1Y/oLzWbck_y2UiKegSssm-hxcQQYz8tNxOACLcBGAs/s72-c/Screenshot_20190814_193742.png
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2019/09/membaca-sebagai-kebutuhan-utama-mengapa-tidak.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2019/09/membaca-sebagai-kebutuhan-utama-mengapa-tidak.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy