Aku yang Cemas akan Negeri Ini

Foto: Dok. Pribadi 
Celoteh, marjinnews.com - Senja menyapa dengan kicauan burung-burung yang kembali dalam sarangnya. Matahari perlahan-lahan beranjak pergi meninggalkan bumi ini. Hatiku kembali merasa cemas. 

Cemas akan negeriku yang sudah lama berada dalam balutan kegelapan karena ulah manusia. Ditambah kegelapan alami yang selalu membaluti bumi ini. Ingin aku menahan sinarnya sang mentari untuk tetap menyinari negeri ini.

Namun, hukum alam lebih berkuasa. Hukum yang tak bisa diganggu-gugat oleh manusia. Sang mentari untuk sementara harus pergi. Sejenak dalam pikiranku terlintas, masih ada hari esok. Sang mentari akan kembali lagi untuk menerangi negeri ini. Akan tetapi semuanya itu tak mengusik rinduku, karena hari esok itu selalu tentatif. 

Ah… sudalah biarkan dia pergi untuk sementara. Tak perlu memikirkan tentangnya lagi. Suara jangkrik dalam gelapnya malam sudah mulai membising di telingaku. Telingaku seakan terpekik karena suara itu, dikala aku sedang membaca sebuah buku yang ditulis oleh seorang cendikiawan ternama di Indonesia, yaitu Preimodia Ananta Toer. 

Di mana dalam bukunya itu, ia menceritakan suatu negeri yang diliputi oleh kegelapan, seperti kekerasan, penindasan, wakil rakyat yang korupsi dan prilaku hoaks yang menyebabkan kehidupan harmonis dalam sebuah negara dan masyarakat terancam. 

Sejenak aku berpikir “apakah negeriku seperti cerita yang ada dalam buku ini? Ah… mungkin! Entalah…Aku kembali membaca topik yang belum selesai aku baca. Namun pikiranku tidak kosentrasi dengan bacaan itu karena suara jangkrik semakin membising keras. 

Dalam hati aku berkata: “jangkrik…jangkrik…, seandainya engkau tahu apa yang sedang aku pikirkan saat ini, engkau pasti mengerti. Aku sedang cemas dengan negeriku ini. Negeriku persis dengan cerita yang ada dalam buku ini. 

Ini tentang negeriku. Negeriku yang telah lama dibaluti oleh kegelapan. Korupsi sudah merajalela dan sekarang hoaks menyebar di mana-mana. Siapakah yang dipersalahkan? Seandainya kamu bisa membantu aku, akan ku biarkan engkau berteriak sesukamu. 

Apakah jadinya negeri ini ketika dipimpin oleh mereka-mereka itu? Andaikata engkau manusia seperti aku, engkau pasti merasakan hal yang sama seperti apa yang aku rasakan sekarang. Ya… beruntuglah kau hanyalah seekor binatang yang tau hanya berteriak dan bernyanyi sesukamu. Karena tak ada yang mengatur hidupmu. Memang suarahmu terkadang membuat aku tertidur dengan lelap di malam hari, tetapi itu tak mengusik ketakutan yang ada dalam diriku akan kehancuran masah depan negeri ini.”

Suara jangkrik perlahan-lahan menghilang hingga tak terdengarkan lagi, seakan dia telah mengerti dan mengetahui isi hatiku. 

Aku pun kembali membuka buku dan lanjut membaca topik yang belum terselesai dibacakan tadi. Selang beberapa waktu aku membaca buku itu, kini ngantuk yang datang mengganggu, namun aku berusaha untuk menghilangkan rasa ngantuk itu sampai topik itu selesai dibacakan. 

Setelah itu aku bergegas menuju kamar tidur. Aku membantingkan badanku di atas kasur yang empuk dan melepaskan semua kelelahan serta berusaha untuk menutup mata lalu tidur. Namun, aku tak bisa tidur, karena dalam ingatanku masih terlintas kecemasan akan kehancuran yang terjadi dengan negeri ini. 

Aku pun kembali bangun dan menuju jendela kamar. Aku melihat betapah indahnya rembulan malam yang seakan diselimuti oleh berbagai bintang yang menghiasi langit. Tuhan betapah indahnya ciptaan-Mu. Aku ingin seperti bintang-bintang itu yang tak mau berkuasa atas yang lain dan kekompakkan yang lebih diutamakan. Aku bosan mendengar jeritan rakyat setiap hari. Mereka selalu mengeluh akan pemimpin di negeri ini. Ah!!! Percuma aku berorasi dalam batinku sendiri. 

“Di sela-sela dinding rumah aku melihat cahaya lantera yang sudah ada sejak zaman kuno. Tuhan betapah sedihnya kampung kami ini. Seakan-akan Tuhan yang dipersalahkan. Dimanakah mereka yang selalu berkiprah dan mengucapkan janji tentang perubahan? Hidup…hidup… engkau sungguh-sungguh bukan diciptakan untuk menjadikan yang lain sebagai hamba, tetapi kau diciptakan untuk saling mengasihi satu sama lain.” 

Lantas siapakah yang harus dipersalahkan? Apakah aku, mereka atau kita semua. Ah…Aku yang harus dipersalahkan karena aku terus berorasi dengan batinku sendiri dan tak pernah mau menguak atau mengungkapkan semuanya itu di tengah publik. Tak terasa jam dinding menuju pukul 12:00 malam. Aku dikagetkan oleh ibuku. 

Dengan penuh kecemasan ibu bertanya kepadaku: “Apa yang sedang engkau pikirkan anakku?” Aku tak mau menjawabnya, karena ibu tidak terlalu mengerti tentang hal ini. Apa lagi yang berurusan dengan negara. Mereka masih terbalut oleh pemikiran kuno. Yang mana orang-orang yang berkuasa selalu mengecam masyarakat kecil guna melaksanakan segala peraturan yang mereka utarakan. 

Hidup demokrasi tak ada sama sekali. Masyarakat kecil selalu dimanipulasi oleh kaum penguasa. Orangtuaku masih saja takut dengan hal itu. Mereka seakan belum merdeka. Ingin aku berkata kepada mereka bahwa kita sudah merdeka. Namun, keinginan itu hanya sekedar melintas dalam anganku. Ya… sudahlah, tak perlu aku membahas hal itu lagi, karena mereka sebenarnya sudah tahu lebih awal tentang kemerdekaan itu. 

Aku sudah lama selesai kuliah. S1 dalam bidang politik. Namun, aku belum mendapatkan pekerjaan. Bukan karena aku malas mencari kerja, tetapi karena aku terlalu kritis dalam mencari pekerjaan. Aku tidak terlalu sibuk dengan uang. Betul sih uang punya nilai tersendiri dalam hidup. Namun, yang utama, aku lakukan sebagai seorang pemuda adalah memperjuangkan keadilan dan kesejateraan umum terutama bagi masyarakat kecil yang selalu dimanipulasi oleh pihak-pihak teratas. 

Oleh : Jordi Sahat
Penghuni Pondok San. Kamillo
Nita, Maumere 

Diskusi Bupati Manggarai Barat Mencari Pemimpin

Name

anak muda,2,Badung,1,Bali,135,Ben Senang Galus,2,Bencana Alam,2,Berita,186,Bhineka,2,Birokrasi,2,BNI,1,Bola,3,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,4,BPJS,1,Budaya,34,Bung Karno,1,Bunuh Diri,4,Bupati Mabar,2,Camilian,1,Celoteh,7,Cerpen,202,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,647,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,19,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,3,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,5,Editorial,30,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,10,Focus Discussion,1,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,7,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,2,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,68,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,9,Imlek,1,In-Depth,17,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,17,Internasional,17,Internet,2,Investasi,1,IPD,3,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,4,JK,1,Jogja,2,Jogyakarta,3,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,308,Kata Mereka,2,KDRT,1,Keagamaan,6,kebakaran,4,kebudayaan,3,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,6,Kemanusiaan,55,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,7,kerohanian,2,Kesehatan,5,Ketahanan Nasional,1,Keuangan,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,55,KPK,11,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,52,Kritik Sastra,3,Kupang,25,Labuan Bajo,51,Lakalantas,11,Larantuka,1,Legenda,1,Lembata,2,Lifestyle,3,Lingkungan Hidup,13,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,15,Mahasiswa,47,Makasar,6,Makassar,4,Malang,4,Manggarai,121,Manggarai Barat,21,Manggarai Timur,27,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,1,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,102,MMC,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,351,Natal,18,Ngada,8,Novanto,2,Novel,16,NTT,346,Nyepi,2,Olahraga,13,Opini,554,Orang Muda,7,Otomotif,1,OTT,2,Padang,1,Papua,16,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,25,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,19,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,19,Perindo,1,Peristiwa,1385,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Petrus Selestinus,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,40,Pilkada,98,Pilpres 2019,25,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,32,Polisi,24,politik,89,Politikus,6,POLRI,8,PP PMKRI,1,Pristiwa,39,Prosa,1,PSK,1,Puisi,100,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,9,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,2,Ruang Publik,21,Ruteng,30,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,14,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,1,Sekilas Info,42,Sekolah,2,seleb,1,Selebritas,28,selingkuh,1,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,31,Sospol,35,Spesial Valentine,1,Start Up,1,Suara Muda,229,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,10,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,9,Tentang Mereka,68,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,11,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,Ujian Nasional,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,21,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Aku yang Cemas akan Negeri Ini
Aku yang Cemas akan Negeri Ini
https://1.bp.blogspot.com/-55PakTxoGsQ/XXnJz0bF0iI/AAAAAAAAC2U/4tSCXFxVV6EA30dOKbdLX-eMwvuitQcnwCLcBGAsYHQ/s640/FB_IMG_1568262567930.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-55PakTxoGsQ/XXnJz0bF0iI/AAAAAAAAC2U/4tSCXFxVV6EA30dOKbdLX-eMwvuitQcnwCLcBGAsYHQ/s72-c/FB_IMG_1568262567930.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2019/09/aku-yang-cemas-akan-negeri-ini.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2019/09/aku-yang-cemas-akan-negeri-ini.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy