Pemerintah Diminta Bertanggung Jawab Atas Dampak Proyek Geothermal Mataloko

Diskusi Aliansi Mahasiswa NTT-Jakarta pada Kamis (29/8/2019)
Peristiwa, marjinnews.com - Aliansi Mahasiswa NTT-Jakarta bekerjasama dengan lembaga Vivat International Indonesia mengkaji beberapa persoalan Geothermal di Pulau Flores Nusa Tenggara Timur (NTT)  pada Kamis (29/8/2019) dengan tema “Geothermal Mataloko: Berkah atau Kutuk?".

Diskusi ini dilihat dari berbagai perspektif ilmu seperti Hukum (Marsi Edon), HAM dan Ecosob (P. Paul Rahmat), Politik Energi terbarukan dan Geothermal (Hendro Sangkoyo) dan dipandu oleh Moderator (Risno Pakur, Mahasiswa Pascasarjana Trisakti). 

Dari diskusi tersebut ditemukan benang merah bahwa dalam proses penyelenggaraan dan pelaksanaan kegiatan Geothermal Mataloko, masih banyak permasalahan  yang disengaja oleh penyelenggara negara itu sendiri, seperti membiarkan dampak geothermal tersebut berlarut-larut. 

Tindak lanjut hanya sebatas ganti rugi yang menurut mereka tidak dapat meneyelesaikan akar persoalan malah menimbulkan persoalan baru yang mengarah ke konflik horizontal. 

Aliansi Mahasiswa NTT-Jakarta kemudian mendorong adanya investigasi lebih lanjut terhadap proyek eksplorasi panas bumi Daratei-Mataloko, yang terletak di Daratei-Mataloko, Kabupaten Ngada, NTT. Adapun beberapa rekomendasi yang dihasilkan dalam diskusi tersebut Negara adalah sebagai berikut:

Pertama, negara harus bertanggung jawab atas kerusakan sosial, ekonomi, dan lingkungan akibat dari adanya eksploitasi proyek geothermal Mataloko. Kedua, menuntut kompensasi yang wajar dan adil atas kerusakan yang terjadi, guna memulihkan hak ekosob masyarakat.

Ketiga, menuntut kepada pemerintah, agar proyek geothermal Mataloko ditutup. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi preseden yang lebih buruk kepada penyelenggara Negara. Keempat, menuntut kepada pemerintah untuk membentuk tim investigasi, yang selanjutnya memberikan evaluasi dan rekomendasi terkait permasalah geothermal Mataloko. 

Persoalan Proyek Geothermal Daratei Mataloko

Salah satu wilayah dengan potensi energi panas bumi adalah wilayah kerja panas bumi (WKP) yang terletak di Daratei Mataloko, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Sejak pengeboran sumur pertama pada tanggal 26 Maret 1998 sesuai Memorandum of Understanding (MoU) antara pemerintah Indonesia yang diwakili Dirjen Geologi dan Sumber Daya Mineral dengan pemerintah Jepang yang diwakili oleh Geological Survey of Japan (GSJ) dan New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO) Jepang dalam bidang Researce Cooperation Project on the Exploration of Small Scale Geothermal Resources in the Eastern Part of Indonesia dalam waktu lima tahun. 

Kemudian dalam MoU pada article IV hal. 3 disebutkan bahwa Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai Cooperation Partner untuk pelaksanaan proyek tersebut.  PLTP Daratei Mataloko dibangun untuk mencukupi kebutuhan listrik bagi masyarakat NTT, khususnya daratan kepulauan Flores demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Selain itu, pengeboran sumur ke dua pada Tahun 2000 bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kab. Ngada, untuk menyerap tenaga kerja, untuk meningkatkan produktivitas pertanian, mendatangkan industri baru sehingga daya listrik yang tersisa tidak terbuang, khususnya wilayah Mataloko listrik menyala selama 24 jam, daerah Mataloko dijadikan sebagai obyek wisata. 

Mirisnya, sejak pengeboran sumur pertama pada tahun 1998 dan pengeboran sumur kedua pada tahun 2000 tidak termanfaatkan. 

Pada 16 Juli 2004, perjanjian kerja sama (Memorandum of Understanding) atau MoU antara Direktorat Jenderal Geologi dan Sumber Daya Mineral, Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi, Pemerintah Kab. Ngada, Prov. NTT dan PT. PLN (Persero) Tentang Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Mataloko di Kab. Ngada, Prov. NTT yang hari ini mangkrak alias tidak termanfaatkan.

Hingga hari ini, proyek pembangunan PLTPDaratei Matalokomasih menuai pro kontra di tengah masyarakat. Sesuai fakta yang terjadi saat ini, bahwa sejak adanya proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Panas Bumi (PLTP) Daratei Mataloko, masyarakat mengalami kerugian baik secara materil maupun moril. Adapun kerugian materilnya;

Pertama, kerusakan bangunan warga masyarakat, khususnya atap rumah di sekitar lokasi PLTP padaradius 0-2 Km berjumlam 1.579 unit di 11 (sebelas) desa dan kelurahan, yakni;1. Desa Uiubelu 2. Desa Ratogesa 3. Desa Waeia 4. Kelurahan Mataloko 5. Desa Dada Wea 6. Desa Rada Bata7. Desa Were 8. Desa Malanuza. 9. Desa Ekoroka10. Kelurahan Todabelu 11. Desa Radamasa.

Kedua, berubahnya kondisi lingkungan yang menimbulkan kecemasan masyarakat terkait kondisi kesehatanseperti penyakit Ispa, gangguan Pernafasan dan penyakit Kulit

Ketiga, menurunnya produktivitas pertanian yang menjadi sumber mata pencarian warga masyarakatseperti Kopi, Kemiri, Kakao, Cengkeh, Alpukat, Jagung, Fanili dan sayur-sayuran disebabkankarena Gas H2S.

Keempat, menyebabkan hilangnya lahan Persawahan dan Ladang masyarakat akibat letupan lumpur panas dan Gas H2S dari proyek PLTP Daratei Mataloko. 

Proyek Geothermal Daratei Mataloko Melanggar HAM

Berdasarkan surat rekomendasi Komisi  Hak Asasi Manusia RI (Komnas HAM)  pada tanggal 03 September 2015 yang ditujukan kepada Menteri Koordionator Kemaritiman dan Sumber Daya RI serta KementerianESDM RI Nomor: 3.298/K/PMT/IX/2015 terkait Penanganan Pengaduan Dampak PLTP Daratei Mataloko. 

Surat kedua pada tanggal 16 Mei 2016 yang ditujukan kepada Kementerian ESDM RI Nomor: 0.542/K/PMT/V/2016 terkait penanganan Pengaduan Dampak Negatif PLTP Daratei Mataloko. 

Lembaga Komnas HAM menetapkan bahwa, dampak Lingkungan proyek PLTP Daratei di Desa Ulubelu, Kec. Golewa, Kab. Ngada, Prov. NTT, merupakan pelanggaran HAM sesuai kunjungan kerja pada tanggal 29-30 April 2015. Surat rekomendasi pada tanggal 3 September 2015.

Diskusi Bupati Manggarai Barat Mencari Pemimpin

Name

anak muda,2,Badung,1,Bali,135,Ben Senang Galus,2,Bencana Alam,2,Berita,186,Bhineka,2,Birokrasi,2,BNI,1,Bola,3,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,4,BPJS,1,Budaya,34,Bung Karno,1,Bunuh Diri,4,Bupati Mabar,2,Camilian,1,Celoteh,7,Cerpen,202,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,647,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,19,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,3,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,5,Editorial,30,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,10,Focus Discussion,1,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,7,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,2,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,68,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,9,Imlek,1,In-Depth,18,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,17,Internasional,17,Internet,2,Investasi,1,IPD,3,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,4,JK,1,Jogja,2,Jogyakarta,3,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,308,Kata Mereka,2,KDRT,1,Keagamaan,6,kebakaran,4,kebudayaan,3,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,6,Kemanusiaan,55,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,7,kerohanian,2,Kesehatan,5,Ketahanan Nasional,1,Keuangan,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,55,KPK,11,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,52,Kritik Sastra,3,Kupang,25,Labuan Bajo,51,Lakalantas,11,Larantuka,1,Legenda,1,Lembata,2,Lifestyle,3,Lingkungan Hidup,13,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,15,Mahasiswa,47,Makasar,6,Makassar,4,Malang,4,Manggarai,121,Manggarai Barat,21,Manggarai Timur,27,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,1,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,104,MMC,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,351,Natal,18,Ngada,8,Novanto,2,Novel,16,NTT,346,Nyepi,2,Olahraga,13,Opini,554,Orang Muda,7,Otomotif,1,OTT,2,Padang,1,Papua,16,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,25,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,19,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,19,Perindo,1,Peristiwa,1386,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Petrus Selestinus,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,40,Pilkada,98,Pilpres 2019,25,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,32,Polisi,24,politik,89,Politikus,6,POLRI,8,PP PMKRI,1,Pristiwa,39,Prosa,1,PSK,1,Puisi,100,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,9,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,2,Ruang Publik,26,Ruteng,30,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,14,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,1,Sekilas Info,42,Sekolah,2,seleb,1,Selebritas,28,selingkuh,1,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,31,Sospol,35,Spesial Valentine,1,Start Up,1,Suara Muda,229,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,10,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,9,Tentang Mereka,68,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,11,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,Ujian Nasional,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,21,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Pemerintah Diminta Bertanggung Jawab Atas Dampak Proyek Geothermal Mataloko
Pemerintah Diminta Bertanggung Jawab Atas Dampak Proyek Geothermal Mataloko
https://1.bp.blogspot.com/-HJdhstJ-LA4/XWj_UBE-yeI/AAAAAAAAC1A/Ya1dBFzZyksVYxF-O0StNFZ7E3V9RdEMwCLcBGAs/s640/WhatsApp%2BImage%2B2019-08-30%2Bat%2B13.45.09.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-HJdhstJ-LA4/XWj_UBE-yeI/AAAAAAAAC1A/Ya1dBFzZyksVYxF-O0StNFZ7E3V9RdEMwCLcBGAs/s72-c/WhatsApp%2BImage%2B2019-08-30%2Bat%2B13.45.09.jpeg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2019/08/pemerintah-diminta-bertanggung-jawab-atas-dampak-proyek-geothermal-mataloko.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2019/08/pemerintah-diminta-bertanggung-jawab-atas-dampak-proyek-geothermal-mataloko.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy