Merdeka atas Korupsi Harus Dimulai dari Diri Sendiri

Foto: Dok. Pribadi
Celoteh, marjinnews.com - Pada suatu hari, Bolang (15 tahun) bercakap santai dengan Pak Kades (50 tahun)

Pak Kades : "Bolang, Apa pendapatmu  saat menonton berita tentang banyak koruptor yang terus merajalela di bumi pertiwi ini dan tidak mempunyai perasaan malu saat mengenakan wesket oranye yang bertuliskan Tahanan KPK?"

Bolang : "Tidak malu karena wesketnya keren pak kades. Warnanya memukau oranye menarik perhatian publik. Menggabarkan orang hebat yang kebal pak kades".

Pak Kades : "Hahaha, ya ya warna wesket dan tulisan Tahanan KPK itu yang membuat mereka berbeda dan terlihat lebih hebat".

Bolang : Hehe, tapi pak kades tidak boleh ikut-ikutan pake wesket itu ya".

Pak Kades : "Tidak akan Bolang warna itu terlalu mencolok utuk orang tua seperti aku ini".

Dan mereka pun tertawa terpingkal-pingkal di sore itu.

Apa yang terjadi di bumi ibu pertiwi ini? Sudah 74 tahun kita masih mengalami penyakit yang sama dan tidak mengalami pemulihan. Yang seharusnya korupsi itu hilang atau paling tidak berkurang ini malah semakin parah. Apakah yang salah dengan kader bangsa ini?

Melihat banyaknya kasus-kasus korupsi di bumi pertiwi ini kita sebagai warga negara Indonesia mengambil waktu untuk diam sejenak dan merefleksikan ke dalam diri kita, apakah dalam pengalaman kecil hidup kita, kita pernah korupsi? Berapa banyakkah perbuatan korupsi kita? 

Pertanyaan seperti ini harus selalu ada dalam keseharian hidup kita, jika tidak saya yakin korupsi di negeri akan semakin  bertambah dari tahun ke tahun. Kata pepatah sedikit demi sedikit akan menjadi bukit. 

Karena korupsi kecil-kecilan yang kita praktekkan dalam  kehidupan kita sehari-hari seperti waktu, uang, barang, dsb. yang kita anggap biasa saja lama kelamaan akan menjadi besar yang secara sadar atau tidak sadar itu akan menjadi karakter kita, menjadi karakter kita maka tentunya akan menjadi karakter bangsa ini, bangsa Indonesia ini.

Kita lihat para wakil rakyat kita, mereka adalah kumpulan orang hebat, orang berintelektual tinggi, yang mungkin banyak prestasi yang dicapai selama masa mudanya, orang-orang yang masa mudanya pasti aktif di organisasi-organisasi kampus atau pun organisasi kemasyarakatan.

Orang yang masa mudanya selalu menyuarakan keadilan bagi bangsa dan negeri ini sampai mereka bisa berjuang dan bersaing demi mendapatkan kursi jabatan sebagai wakil rakyat itu.

Tapi kenapa prestasi masa muda mereka yang boleh dikatakan gemilang, selalu menyuarakan keadilan, selalu mengkritik pemerintah dengan pemikiran kritisnya yang bagus, selalu setia dan selalu bersama dengan rakyat memperjuangkan suara rakyat.

Namun, ketika mereka sampai pada kursi kekuasaan sebagai wakil rakyat, kelakuan mereka sama lagi dengan pemerintah yang dulu mereka kritik. Inilah titik permasalahan yang selalu berulang-ulang terjadi di bangsa ini yang sekarang sudah mau memasuki usia yang ke-74.

Maka dari itu pertanyaan-pertanyaan reflektif di atas harus terus kita ingat dalam keseharian hidup kita agar senantiasa terpatri dalam sanubari karena proses hidup adalah proses mendidik diri yang sejatinya mengarah kepada jalan hidup yang baik dan benar. 

Jangan hanya pintar secara intelektual tetapi harus diimbangi juga kepribadian yang baik dan jujur, kerena hidup itu harus diisi dengan hal-hal yang berguna.

Yang menjadi pukulan keras buat setiap insan bangsa ini ialah ketika mendengar pernyataan dari Salim Said pengamat politik dan pertahanan “jadi, negeri ini tidak maju karena Tuhan tidak ditakuti. Jangankan KPK, Tuhan saja tidak ditakuti kok”. 

Wah, ini gawat ini. Lalu bagaimana dengan ideologi dasar negara ini pada sila pertama yaitu KETUHANAN YANG MAHA ESA? Saya percaya dan meyakini bahwa jika setiap kader bangsa ini sadar dan berani mengimplementasikan cukup sila pertama ini saja maka sila kedua, ketiga, keempat dan kelima pasti akan terwujud dengan sendirinya dan Indonesia pasti akan menjadi bangsa yang maju dan akan menjadi contoh dan teladan yang sangat positif untuk negara-negara lain.

Saat ini Indonesia memasuki usia yang ke-74 tahun, usia yang sudah matang, lalu apa yang kita persembahkan untuk ibu pertiwi ini? Marilah kita berproses, terus mendidik diri dengan mengembangan diri sesuai dengan profesi yang kita emban masing-masing dengan belandaskan nilai – nilai agama yang adalah sumber dari segala sumber ilmu pengetahuan. Mari kita berikan yang terbaik untuk ibu pertiwi kita! Dirgahayu Indonesiaku!

Oleh : Alexandro Roalandi
Anggota Biasa PMKRI Cabang Denpasar  
Mahasiswa Universitas Mahasaraswati Denpasar

Diskusi Bupati Manggarai Barat Mencari Pemimpin

Name

anak muda,2,Badung,1,Bali,135,Ben Senang Galus,2,Bencana Alam,2,Berita,186,Bhineka,2,Birokrasi,2,BNI,1,Bola,3,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,4,BPJS,1,Budaya,34,Bung Karno,1,Bunuh Diri,4,Bupati Mabar,2,Camilian,1,Celoteh,7,Cerpen,202,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,647,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,19,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,3,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,5,Editorial,30,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,10,Focus Discussion,1,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,7,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,2,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,68,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,9,Imlek,1,In-Depth,17,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,17,Internasional,17,Internet,2,Investasi,1,IPD,3,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,4,JK,1,Jogja,2,Jogyakarta,3,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,308,Kata Mereka,2,KDRT,1,Keagamaan,6,kebakaran,4,kebudayaan,3,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,6,Kemanusiaan,55,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,7,kerohanian,2,Kesehatan,5,Ketahanan Nasional,1,Keuangan,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,55,KPK,11,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,52,Kritik Sastra,3,Kupang,25,Labuan Bajo,51,Lakalantas,11,Larantuka,1,Legenda,1,Lembata,2,Lifestyle,3,Lingkungan Hidup,13,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,15,Mahasiswa,47,Makasar,6,Makassar,4,Malang,4,Manggarai,121,Manggarai Barat,21,Manggarai Timur,27,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,1,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,102,MMC,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,351,Natal,18,Ngada,8,Novanto,2,Novel,16,NTT,346,Nyepi,2,Olahraga,13,Opini,554,Orang Muda,7,Otomotif,1,OTT,2,Padang,1,Papua,16,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,25,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,19,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,19,Perindo,1,Peristiwa,1385,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Petrus Selestinus,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,40,Pilkada,98,Pilpres 2019,25,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,32,Polisi,24,politik,89,Politikus,6,POLRI,8,PP PMKRI,1,Pristiwa,39,Prosa,1,PSK,1,Puisi,100,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,9,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,2,Ruang Publik,21,Ruteng,30,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,14,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,1,Sekilas Info,42,Sekolah,2,seleb,1,Selebritas,28,selingkuh,1,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,31,Sospol,35,Spesial Valentine,1,Start Up,1,Suara Muda,229,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,10,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,9,Tentang Mereka,68,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,11,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,Ujian Nasional,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,21,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Merdeka atas Korupsi Harus Dimulai dari Diri Sendiri
Merdeka atas Korupsi Harus Dimulai dari Diri Sendiri
https://1.bp.blogspot.com/-KrLskIRWLmA/XVbhGSnVTlI/AAAAAAAACyU/M0mJ6BTLuqIFKx6a80YpHvw8TReD9AhFwCLcBGAs/s640/WhatsApp%2BImage%2B2019-08-16%2Bat%2B22.46.51.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-KrLskIRWLmA/XVbhGSnVTlI/AAAAAAAACyU/M0mJ6BTLuqIFKx6a80YpHvw8TReD9AhFwCLcBGAs/s72-c/WhatsApp%2BImage%2B2019-08-16%2Bat%2B22.46.51.jpeg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2019/08/merdeka-atas-korupsi-harus-dimulai-dari-diri-sendiri.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2019/08/merdeka-atas-korupsi-harus-dimulai-dari-diri-sendiri.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy