Kemerdekaan: Antara Esensi dan Sensansi

Foto: Dok. Pribadi 
Ruang Publik, marjinnews.com - Tuhan selalu membantu ketika kita percaya, dan anugerah-Nya akan datang meskipun melaui sebuah tragedi yang mengenaskan. Kemerdekaan Indonesia sejatinya diperoleh dengan perjuangan yang begitu heroik oleh para pejuang bangsa. Makna dan arti kemerdekaan Indonesia begitu besar, sehingga sulit diungkapan dengan kata-kata. Begitu banyak para pejuang yang gugur di medan pertempuran yang hari ini kita sebut mereka sebagai pahlawan. 

Perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaannya tidaklah mudah, yang jelas para pejuang mau tidak mau harus melawan kolonialisme sampai mengorbankan nyawa. Dari sekian banyak bangsa kolonial yang menjajah Indonesia, Jepang dikenal sebagai bangsa kolonial yang waktu jajahannya cukup singkat namun begitu kasar, Jepang merenggut bahkan mengekploitasi segenap kekayaan dan harga diri bangsa Indonesia. 

Jepang pun takluk ditangan sekutu setelah terjadinya bom Nagsaki dan Hirosima. Tepatnya pada tanggal 6 Agustus 1945 untuk kota Hirosima, dan tanggal 9 Agustus 1945 pada kota Nagasaki. Keadaan ini  membuat Jepang menyerah tanpa syarat pada Amerika dan sekutunya di perang dunia ke II. Kesempatan ini kemudian dimanfaatkan bangsa Indonesia untuk mempersiapkan proklamasi kemerdekaan dan dibentuklah BPUPKI untuk menyelenggarakan upacara proklamasi kemerdekaan Indonesia. 

Setelah melewati perjuangan Rengasdengklok atau  perdebatan antara golongan tua dan golongan muda, sebuah keputusan pun akhirnya diambil, Soekarno dan Hatta tergugah untuk segera memproklamasikan kemerdekaan dengan mengadakan rapat perumusan teks proklamasi di rumah Laksamana Maeda pada tanggal 16 Agustus 1945 lengkap dihadiri oleh beberapa anggota para golongan muda.

Laksamana Maeda pun masuk dalam salah satu anggota tua perumusan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia. Setelah selesai perumusan teks proklamasi kemerdekaan, Soekarno, Hatta, dan Ahmad Soebarjo menyelenggarakan rapat, sehingga tersusunlah sebuah naskah teks proklamasi yang ditulis tangan oleh Soekarno. 

Dengan telah disetujui oleh para anggota golongan tua dan muda, dan mengalami beberapa perubahan, akhirnya Soekarno mendatangani teks tersebut dengan disaksikan oleh semua pihak yang menjadi saksi. Detik-detik pembacaan teks proklamasi kemerdekaan pada tanggal inilah yang menjadi hari paling bersejarah bagi bangsa Indonesia. Kemerdekaan Indonesia ditandai dengan pembacaan teks proklamasi oleh Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945. 

Dihadiri oleh para tokoh pergerakan kemerdekaan dan seluruh rakyat Indonesia yang ingin menyaksikan buah hasil dari perjuangan para pahlawan dan tokoh  penting demi kemerdekaan Indonesia. Akhirnya bangsa Indonesia menyatakan  MERDEKA pada tanggal 17 Agustus 1945.

Di bulan kemerdekaan ini, kita semua patut menyadari bahwa kemerdekaan Indonesia hari ini adalah buah dari pengorbanan nyawa para pahlawan yang bercucur keringat darah, itu artinya kemerdekaan Indonesia harus kita jaga dengan segenap jiwa raga kita pula. Kemerdekaan tidak diraih dengan mudah.  

Memperingati hari kemerdekaan berarti memperingati kebebasan kita dari belenggu penjajahan dunia. Memperingati kemerdekaan yang paling esensial adalah dilakukan dengan cara mengikuti apel bendera. Sedangkan lomba – lomba, karnaval, bergaya busana ala pahlawan, malam tirakan dan sebagainya hanyalah aksesoris semata bahkan terkesan huru hara dan berlebihan. 

Adapun kegiatan-kegiatan lain dalam bulan kemerdekaan ini yang minim esensi dan hanya seremonial belaka. Namun, terlepas dari begitu banyak fakta yang menunjukkan bahwa kemerdekaan di negeri ini lebih banyak tidak dirayakan sebagaimana mestinya, tidak ada sepertinya upaya sungguh-sungguh dari elemen bangsa agar dari perayaan kemerdekaan membuat rakyat Indonesia semakin mencintai bangsanya, kita semua satu per satu, bahu membahu dengan cara kita masing-masing membiasakan diri untuk merayakan esensi kemerdekaan, bukan sensasi kemerdekaan.  

Terlebih khusus sebagai mahasiswa ataupun kaum muda, kita semua mesti menjadikan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 ini sebagai momentum untuk meneguhkan kembali spirit persatuan dan kesatuan dari seluruh elemen bangsa sebagai modal utama untuk membawa Indonesia ke arah yang dicita-citakan bersama sebagaimana terumuskan dalam Pancasila. 

Sekali lagi, kemerdekaan Indonesia diperoleh dengan usaha, keringat, darah dan nyawa dari pejuang-pejuang bangsa Indonesia. Hendaklah kita menghargai seluruh upaya mereka dengan menghayati sungguh – sungguh esensi dari kemerdekaan bangsa ini serta menanamkan komitmen yang kuat dalam hati kita untuk memberikan sumbangsih terbaik dalam hidup kita buat bangsa Indonesia tercinta ke depannya. 


Oleh: Epifanius Mariano Mbale
Anggota Biasa PMKRI Cabang Denpasar Mahasiswa Universitas Dwijendra

Diskusi Bupati Manggarai Barat Mencari Pemimpin

Name

anak muda,2,Badung,1,Bali,135,Ben Senang Galus,2,Bencana Alam,2,Berita,186,Bhineka,2,Birokrasi,2,BNI,1,Bola,3,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,4,BPJS,1,Budaya,34,Bung Karno,1,Bunuh Diri,4,Bupati Mabar,2,Camilian,1,Celoteh,6,Cerpen,202,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,647,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,19,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,3,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,5,Editorial,30,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,10,Focus Discussion,1,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,7,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,2,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,68,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,In-Depth,15,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,17,Internasional,17,Internet,2,Investasi,1,IPD,3,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,4,JK,1,Jogja,2,Jogyakarta,3,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,308,Kata Mereka,2,KDRT,1,Keagamaan,6,kebakaran,4,kebudayaan,3,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,6,Kemanusiaan,55,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,7,kerohanian,2,Kesehatan,5,Ketahanan Nasional,1,Keuangan,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,55,KPK,11,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,52,Kritik Sastra,3,Kupang,25,Labuan Bajo,51,Lakalantas,11,Larantuka,1,Legenda,1,Lembata,2,Lifestyle,3,Lingkungan Hidup,13,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,15,Mahasiswa,47,Makasar,6,Makassar,4,Malang,4,Manggarai,121,Manggarai Barat,21,Manggarai Timur,27,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,1,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,102,MMC,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,351,Natal,18,Ngada,8,Novanto,2,Novel,16,NTT,346,Nyepi,2,Olahraga,13,Opini,554,Orang Muda,7,Otomotif,1,OTT,2,Padang,1,Papua,16,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,25,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,19,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,19,Perindo,1,Peristiwa,1377,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Petrus Selestinus,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,40,Pilkada,98,Pilpres 2019,25,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,32,Polisi,24,politik,89,Politikus,6,POLRI,8,PP PMKRI,1,Pristiwa,39,Prosa,1,PSK,1,Puisi,100,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,9,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,2,Ruang Publik,15,Ruteng,30,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,14,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,1,Sekilas Info,42,Sekolah,2,seleb,1,Selebritas,28,selingkuh,1,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,31,Sospol,35,Spesial Valentine,1,Start Up,1,Suara Muda,229,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,10,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,9,Tentang Mereka,68,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,11,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,Ujian Nasional,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,21,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Kemerdekaan: Antara Esensi dan Sensansi
Kemerdekaan: Antara Esensi dan Sensansi
https://1.bp.blogspot.com/-rynyqlAo2Fs/XVZJCunVN4I/AAAAAAAACx8/UivVL7rX6BcYsMXM4RxGJboPUmisOi8vACLcBGAs/s640/IMG-20190816-WA0004.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-rynyqlAo2Fs/XVZJCunVN4I/AAAAAAAACx8/UivVL7rX6BcYsMXM4RxGJboPUmisOi8vACLcBGAs/s72-c/IMG-20190816-WA0004.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2019/08/kemerdekaan-antara-esensi-dan-sensansi.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2019/08/kemerdekaan-antara-esensi-dan-sensansi.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy