Himpunan Mahasiswa Ohe Kolontobo Malang (HIMOKOM) Kembali Membuka Masa Peneriman Anggota Baru
Cari Berita

Himpunan Mahasiswa Ohe Kolontobo Malang (HIMOKOM) Kembali Membuka Masa Peneriman Anggota Baru

7 June 2019

Foto: Dok. Pribadi 
Malang, marjinnews.com - Tidak  ada pemimpin yang abadi selamanya baik pemimpin Negara atapun pemimpin organisasi kecuali Tuhan, ungkapan di atas memiliki makna merujuk kepada pemimpin sebuah organisasi dan regenerasi yang siap mengganti pemimpin bila massa jabatan tiba. 

Setiap organisasi baik organisasi nasional atapun organisasi daerah, keberlangsungan hidup suatau organisasi manapun, regenerasi menjadi nilai yang sangat penting untuk tetap eksis berbekal pengetahuan ilmiah dan kesehatan fisik maupun psikis.

Himpunan Mahasiswa Ohe Kolontobo Malang (HIMOKOM) kembali melaksanakan Masa Peneriman Anggota Baru (MPAB) Tahun 2019 selama dua hari (4 – 6 Juni) di pantai Kodang Iwa, kabupaten Malang, dengan mengusung tema: 'Membentuk Kepekaan Sosial Dalam Anggota HIMOKOM dan Mempererat Tali Persaudraan dalam Organisasi.

Anggota baru HIMOKOM yang telah mendaftrakan diri wajib mengikuti dan mempersiapkan diri untuk menerima materi dan mengikuti outbound. Pelaksanaan MPAB selama tiga hari, diisi dengan berbagai aktifitas kegiataan, yakni materi profil HIMOKOM visi dan misi, kesekertariatan, teknik persidangan, kepemimpinaan dan sejarah pergerakan mahasiswa. 

Selain menerima materi, peserta juga mengikuti kegiataan outbound atau bina mental. Setiap peserta akan melewati lima titik  pos  bina mental guna mensimulasikan materi oleh peserta. Bagi peserta yang kurang mampu menjawab pertanyaan panitia, peserta akan diberi punishman berupa permainan dan  olahraga guna membentuk ketahanan fisik. Panitia juga menegaskan bina mental ini bukan suatu sistem senioritas.

Kosmas Keko Benimaking selaku ketua umum HIMOKOM dalam sambutannya (kamis 06/06) mengatakan bahwa MPAB merupakan pembinaan formal dalam HIMOKOM untuk merekrut Mahasiswa dari Desa Kolontobo sekaligus pembekalan materi-materi dasar untuk memantik semangat para Mahasiswa yang bergabung dalam HIMOKOM untuk menyadari tugas dan tanggungjawabnya layaknya sebagai mahasiswa.

 "Teman-teman jangan menganggap bahwa ini adalah akhir dari perjuangan melainkan ini adalah awal dimana kalian dibentuk dan diproses, belajar bertanggungjawab terhadap roda HIMOKOM, bertanggungjawab terhadap persoalan-persoalan sosial di  desa Kolontobo, Kabupaten Lembata dan persoalan sosial kemasyarakan pada umumnya di NTT," kata Kosmas Keko.

"Sebagai mahasiswa, ada satu tugas kita yakni menjadi agen of change. Olehnya kepekaan dan persaudaraan dalam HIMOKOM diperlukan untuk menjalankan tugas tersebut secara bersama-sama" tutupnya.

Anthoni Alexander salah seorang peserta MPAB HIMOKOM Tahun 2019 mengatkaan bahwa kegiatan tersebut merupakam pengalamaan yang luar  biasa bagi dirinya.

"Terimakasih atas ilmu dan sekian banyak proses yang kami dapatkan dalam proses MPAB ini. Saya mewakili teman-teman peserta berharap ke depannya para senior terus membimbing kami dan tidak perlu segan menegur kami jika kami salah" ujarnya kepada marjinnews.com.

Di lain kesempatan, mantan ketua umum HIMOKOM Prima Bahir berharap agar dinamika dan tantangan yang ada dalam organisasi terus diperjuangkan.

"Berjuang dan tetap berpartisipasi agar HIMOKOM terus berjalan di atas kerikil tajam dan tetap berkarya. Salam: Ola Kai Ko Gelekat Herin Kai Ko Gewayan" pungkasnya. (EC/MN).