Hari Ini Sumba Diguncang Gempa Sebanyak 5 Kali
Cari Berita

Hari Ini Sumba Diguncang Gempa Sebanyak 5 Kali

15 May 2019

Foto: Robert Ropo/PK
Waingapu, marjinnews.com - Telah terjadi sekitar lima kali getaran gempa bumi yang mengguncang Sumba, Nusa Tenggara Timur sepanjang hari ini. Kabar tetang telah terjadinya gempa ini diketahui dari informasi yang disampaikan oleh pihak pihak BMKG melalui Kepala Stasiun Geofisika Waingapu, Kabupaten Sumba Timur Arief Tyastama, S.Si.,M. Si pada Rabu (15/5/2019) siang.

Dalam keterangannya seperti dilansir Pos Kupang, Arief menjelaskan bahwa  berdasarkan laporan BMKG, gempa pertama berkekuatan 2.8 SR terjadi di Barat Daya, Wanokaka, Sumba Barat.

"Info Gempa Mag:2.8 SR, 14-May-19 23:42:15 WIB, Lok:9.90 LS,119.28 BT (17 km BaratDaya WANOKAKA-NTT), Kedlmn:17 Km ::BMKG-WSI," terang Arief.

Sementara gempa bumi kedua berkekuatan 2.7 SR, terjadi di Tenggara Kodi, Sumba Barat Daya.

"Info Gempa Mag:2.7 SR, 15-May-19 01:20:23 WIB, Lok:9.76 LS,119.00 BT (18 km Tenggara KODI-SUMBABARATDAYA-NTT), Kedlmn:25 Km ::BMKG-PGR III," tulis Arief.

Gempa bumi ketiga berkekuatan 2.6 SR terjadi di Barat Laut Waibakul, Sumba Tengah.

"Info Gempa Mag: 2.6 SR, 15-May-19 02:50:02 WIB, Lok:9.47 LS,119.50 BT (20 km BaratLaut WIBAKUL-NTT), Kedlmn:47 Km ::BMKG-PGRI III,"tulis Arief di pesan WatsApp.

Gempa bumi keempat berkekuatan 3.1 SR terjadi di Timur Laut Karera, Sumba Timur.

"Info Gempa Mag:3.1 SR, 15-May-19 08:50:28 WIB, Lok:10.10 LS,120.30 BT (26 km TimurLaut KARERA-SUMBATIMUR-NTT), Kedlmn:6 Km ::BMKG-DNP,"tulis Arief.

Gempa kelima berkekuatan 3.1 SR  terjadi di Tenggara Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.

"Info Gempa Mag:3.2 SR, 15-May-19 11:10:48 WIB, Lok:9.66 LS,119.09 BT (13 km Tenggara KODI-SUMBABARATDAYA-NTT), Kedlmn:11 Km ::BMKG-WSI,"tulis Arief di pesan WatsApp.

Peringatan dan pemberitahuan seputar gempa atau bencana alam lainnya memang harus terus ditingkatkan untuk selalu mendapat perhatian serta kewaspadaan. Masyarakat perlu untuk selalu mendapat peringatan dini agar meminimalisir dampak buruk bencana tersebut. BMKG dalam hal ini sudah sangat baik dan diharapkan dapat diikuti oleh lembaga-lembaga lain yang terkait dengan hal-hal serupa. (EC/PK/MN)