Gelar Karya IMAKO, Ade Chandra: Mahasiswa Didorong Memuliakan Desa
Cari Berita

Gelar Karya IMAKO, Ade Chandra: Mahasiswa Didorong Memuliakan Desa

2 May 2019



Foto: VP/MN
YOGYAKARTA, marjinnews.com – Wakil Ketua tiga (WK 3) Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (APMD) Yogyakarta, Ade Chandra mengapresiasi gelar karya yang dilaksanakan HMJ Ilmu Komunikasi (IMAKO) STPMD “APMD” pada peringatan Hari Buruh dan Hari Pendidikan Nasional 2019.

Menurutnya, foto bisa menjadi media yang mampu menyampaikan pesan lebih banyak dibanding kata-kata. 

“Saya senang hari ini IMAKO menggelar lagi karya-karya mahasiswa yang fokusnya kepada foto, sebenarnya ada tradisi di IMAKO, karya-karya jurnalistik itu didiskusikan, digelar kemudian bisa menyampaikan pesan-pesan sosial, lingkungan dan sebagainya. Foto itu menjadi media komunikasi yang justru lebih banyak menyampaikan pesan ketimbang kata-kata. Sayangnya ini belum bisa menjadi virus besar, padahal sekarang masyarakat punya media foto melaui handphone, tentu itu tidak terlalu mahal” katanya kepada Marjinnews.com, pada Rabu (01/05). 

Ade berharap, aksi mahasiswa STPMD “APMD” untuk memuliakan desa dan menyatukan Indonesia lebih kolaboratif, tanpa ada sekat antara prodi. Agar mampu menggempur ketidakberdayaan desa. 

“Saya berharap, yang menyangkut aksi kita atau kepedulian kita untuk memuliaka desa dan menyatukan Indonesia di lingkup STPMD ini tidak lagi tersekat oleh sentimen atau konsentrasi prodi. Karena kita sebenarnya satu rumpun ilmu dan visi kita di STPMD memang lebih pada keberpihakan kepada masyarakat desa. Apakah foto, tulisan atau pengabdian masyarakat harus lebih kita kolaborasikan, agar semua mahasiswa punya banyak cara dalam menggempur ketidakberdayaan yang selama ini menjadi kendala pembangunan di masyarakat desa” tutup mantan Kaprodi Ilmu Komunikasi STPMD tersebut. 

Untuk diketahui, Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi alias IMAKO STPMD “APMD” melaksanakan gelar karya photography pada peringatan Hari Buruh dan Hari Pendidikan Nasional 2019 di Hall STPMD “APMD” Yogyakarta.*

Laporan: Viky Purnama