Yordan dan Cerita di Balik Upaya Pembongkaran Makam Umat Kristen di Mojokerto

Yordan Batara-Goa bersama keluarga almarhumah Nunuk Suartini (Foto: Evan)
SURABAYA, marjinnews.com - Isu intoleransi masih menjadi persoalan serius Indonesia hari ini. Namun, tidak semua orang membuka mata dan menaruh empati terhadap persoalan yang beberapa waktu belakangan merebak hampir di beberapa wilayah di negara kita tercinta.

Publik mungkin hanya mengetahui peristiwa pemotongan nisan salib di Yogyakarta, atau peristiwa penolakan terhadap Slamet Juniarto oleh Iswanto, Kepala Dusun Karet RT.8 dan Achmad Sudarmi, Ketua Kelompok Kegiatan Masyarakat bersama sebagian Warga RT. 08, Dusun Karet, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Yogyakarta untuk bertempat tinggal di RT. 8, Dusun Karet, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul (Dusun Karet) karena dia beragama Nasrani.

Perlu diketahui juga bahwa beberapa waktu lalu juga santer terdengar kabar menyakitkan tentang sejumlah nisan kayu di Pemakaman RS Bethesda, Jalan Affandi, Kelurahan Mrican, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman yang ditemukan dalam keadaan hangus terbakar. Beberapa nisan juga tampak tercabut dari tempatnya.

Bertepatan dengan peristiwa tersebut makam Nunuk Suartini (63), warga Desa Ngares Kidul, Mojokerto, terpaksa harus dibongkar karena mendapat protes keras dari warga sekitar karena ia dimakamkan di pemakaman "tanah wakaf muslim."

Peristiwa pembongkaran ini berawal saat Nunuk yang meninggal dunia pada Kamis (14/2/2019) lalu akan dikuburkan di pemakaman desa. Pihak keluarga meminta izin kepada Kepala Desa Ngares dan beberapa warga agar jenazah Nunuk bisa dimakamkan di pemakaman desa. Mereka juga sadar kalau mereka adalah satu-satunya keluarga beragama Kristen di desa itu.

Atas hasil musyawarah yang dilakukan pihak keluarga yaitu putri dan suami Nunuk, Novita (37) dan Suwoto (72), pemerintah desa serta beberapa pejabat pemerintahan, disepakati bahwa  akhirnya, jenazah Nunuk dimakamkan pada Jumat (15/2/2019) siang dengan beberapa syarat yaitu tanpa nisan salib, tanpa ibadah pemakaman,  dan tidak melewati jalan utama makam.

Namun, tak disangka, malam harinya sejumlah warga kembali melakukan protes penolakan jenazah Nunuk dimakamkan di sana. Protes juga terulang keesokan harinya, Sabtu (16/2/2019) dan beredar surat kaleng pada hari Minggu yang isinya meminta agar makam dipindah karena dianggap tanah wakaf.

Peristiwa itu menjadi viral pada Rabu siang. Mendengar peristiwa naas tersebut, Yordan Batara-Goa yang selama peristiwa tersebut terhitung dua kali hadir mendamping keluarga Nunuk bersama GUSDURIAN Mojokerto mengakui betapa terpukul dirinya melihat dan merasakan bagaimana saudara seimannya diperlakukan tidak sebagaimana mestinya.

Memanfaatkan posisinya sebagai salah satu pengurus partai tingkat Provinsi yang memenangi Pemilu sebelumnya, Yordan kemudian datang ke keluarga dan pendeta pada hari Rabu (20/2/2019). Kemudian, secara masif, Yordan meminta dukungan kawan-kawannya di legislatif dan eksekutif Kabupaten Mojokerto untuk memperhatikan dan menindaklanjuti masalah tersebut.

Yordan sadar betul, bahwa apa yang dilakukannya tidaklah seberapa. Namun, hati nuraninya percaya dan meyakini bahwa sekecil apapun yang dia lakukan pasti akan sangat berguna untuk keluarga almarhumah Nunuk di Mojokerto. Dia mengawal kasus itu dengan memonitor dan berkali kali mengingatkan teman-temannya di Eksekutif dan Legislatif,  karena permasalahan makam dari keluarga Nunuk yang adalah jemaat GPdI Gempolkerep tidak segera diselesaikan. Pihak Desa ternyata juga tidak segera merealisasikan hasil kesepakatan itu.

Yordan tidak mau menyalahkan siapa-siapa dalam peristiwa tersebut. Menurut dia, pekerjaan paling penting sesungguhnya adalah memunculkan kepekaan terhadap berbagai macam persoalan masyarakat yang membutuhkan uluran kasih sebagai sesama warga Indonesia.

Dia menilai, proses penyelesaian kasus intoleransi ibarat pisau bermata dua: ditolak lalu menimbulkan kebencian atau ditolak dengan mengedepankan musyawarah mufakat antar kedua belah pihak agar keharmonisan tetap terjaga. Yordan memilih cara yang kedua dan itulah yang dihasilkan ketika persoalan di Mojokerto ini terjadi bulan Februari lalu.

Pasca protes warga pada Sabtu (16/2/2019), dan beredarnya surat kaleng penolakan pada keesokan harinya, maka pada hari Rabu,  20 Februari 2019 ada pertemuan dengan pihak kepolisian, keluarga, kepala desa, warga yang menolak, dan pendeta GPdI Gempolkerep. Hasil dari pertemuan itu melahirkan beberapa rekomendasi:

Pertama, keluarga menerima jika jenazah dipindahkan asal mendapat tanah yang jelas dan layak seperti warga Indonesia pada umumnya di Desa Ngares Kidul juga. Hal ini penting agar ada kejelasan tempat pemakaman, jika ada keluarga Nasrani lain yang meninggal di desa itu. Kedua, sebagai konsekuensinya,  desa atau pemerintah daerah harus menyediakan fasilitas pemakaman untuk warga non-muslim di Desa Ngares Kidul tersebut.

Meski sempat terjadi tarik ulur, perubahan sikap, dan ketegangan, akhirnya Pihak Desa bersedia menyediakan Tempat Pemakaman Umum di ladang tebu Desa Ngares Kidul dan akhirnya makam almarhumah pun dipindahkan saat tengah malam untuk menghindari adanya kericuhan.

Yordan sendiri pasca peristiwa tersebut sangat bersyukur dengan keberadaan kelompok GUSDURIAN Mojokerto yang selalu meneladani Gus Dur dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Diam-diam, asahnya ditantang untuk menjadi lebih giat melakukan lebih banyak pendampingan masyarakat. Yordan Batara-Goa memantapkan dirinya untuk tidak lagi hanya menjadi peminta bantuan kepada orang lain atas peristiwa-peristiwa yang dialami saudara-saudaranya seiman.

Dia berkomitmen untuk menjadi garda terdepan memperjuangkan Pancasila di bumi Jawa Timur. Namun, Yordan hanya mampu mengumpulkan niat baiknya. Kuasa yang mengatur keterwujudan atas mimpi-mimpinya itu masih bergantung pada Tuhan dan saudara-saudara seimannya yang merasa perlu membumikan nilai-nilai Pancasila serta menentang peristiwa intoleransi di Indonesia pada Pemilu besok.. (EC/MN)

Diskusi Bupati Manggarai Barat Mencari Pemimpin

Name

anak muda,2,Badung,1,Bali,135,Ben Senang Galus,2,Bencana Alam,2,Berita,186,Bhineka,2,Birokrasi,2,BNI,1,Bola,3,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,4,BPJS,1,Budaya,34,Bung Karno,1,Bunuh Diri,4,Bupati Mabar,2,Camilian,1,Celoteh,7,Cerpen,202,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,647,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,19,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,3,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,5,Editorial,30,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,10,Focus Discussion,1,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,7,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,2,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,68,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,9,Imlek,1,In-Depth,17,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,17,Internasional,17,Internet,2,Investasi,1,IPD,3,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,4,JK,1,Jogja,2,Jogyakarta,3,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,308,Kata Mereka,2,KDRT,1,Keagamaan,6,kebakaran,4,kebudayaan,3,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,6,Kemanusiaan,55,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,7,kerohanian,2,Kesehatan,5,Ketahanan Nasional,1,Keuangan,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,55,KPK,11,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,52,Kritik Sastra,3,Kupang,25,Labuan Bajo,51,Lakalantas,11,Larantuka,1,Legenda,1,Lembata,2,Lifestyle,3,Lingkungan Hidup,13,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,15,Mahasiswa,47,Makasar,6,Makassar,4,Malang,4,Manggarai,121,Manggarai Barat,21,Manggarai Timur,27,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,1,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,102,MMC,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,351,Natal,18,Ngada,8,Novanto,2,Novel,16,NTT,346,Nyepi,2,Olahraga,13,Opini,554,Orang Muda,7,Otomotif,1,OTT,2,Padang,1,Papua,16,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,25,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,19,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,19,Perindo,1,Peristiwa,1385,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Petrus Selestinus,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,40,Pilkada,98,Pilpres 2019,25,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,32,Polisi,24,politik,89,Politikus,6,POLRI,8,PP PMKRI,1,Pristiwa,39,Prosa,1,PSK,1,Puisi,100,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,9,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,2,Ruang Publik,19,Ruteng,30,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,14,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,1,Sekilas Info,42,Sekolah,2,seleb,1,Selebritas,28,selingkuh,1,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,31,Sospol,35,Spesial Valentine,1,Start Up,1,Suara Muda,229,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,10,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,9,Tentang Mereka,68,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,11,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,Ujian Nasional,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,21,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Yordan dan Cerita di Balik Upaya Pembongkaran Makam Umat Kristen di Mojokerto
Yordan dan Cerita di Balik Upaya Pembongkaran Makam Umat Kristen di Mojokerto
https://4.bp.blogspot.com/-gCbRwd9MjXg/XLSE6oIynaI/AAAAAAAACf0/Ci7RdSIxWig_BLWWZKlIbyKYwKaqo1WkgCLcBGAs/s320/WhatsApp%2BImage%2B2019-04-14%2Bat%2B11.15.21.jpeg
https://4.bp.blogspot.com/-gCbRwd9MjXg/XLSE6oIynaI/AAAAAAAACf0/Ci7RdSIxWig_BLWWZKlIbyKYwKaqo1WkgCLcBGAs/s72-c/WhatsApp%2BImage%2B2019-04-14%2Bat%2B11.15.21.jpeg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2019/04/yordan-dan-cerita-di-balik-upaya-pembongkaran-makam-umat-kristen-di-mojokerto.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2019/04/yordan-dan-cerita-di-balik-upaya-pembongkaran-makam-umat-kristen-di-mojokerto.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy