Hasil RUAC PMKRI Cabang Malang, Kornelis Kedaman Menang Aklamasi
Cari Berita

Hasil RUAC PMKRI Cabang Malang, Kornelis Kedaman Menang Aklamasi

14 April 2019

Foto: Dok. Pribadi
MALANG, marjinnews.com - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Repulik Indonesia (PMKRI) Cabang Malang berhasil menyelesaikan rangkaian Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) sebagai tanda berakhirnya masa kepengurusan periode sebelumnya 2018/2019 yang dinahkodai Rosalia Koniyati Bayo, Amd. Keb.

RUAC adalah forum legislatif tertinggi di tingkatan cabang dalam organisasi Perhimpunan Mahasiswa Republik Indonesia (PMKRI), dengan terdapat beberapa agenda, salah satunya yakni pemilihan Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium  dalam satu tahun masa kepemimpinan. 

Adapun RUAC PMKRI Cab. Malang berdasarkan agenda acara berlangsung sejak tanggal 5-7 April 2019, bertempat di Pusat Pastoral Keuskupan Malang, namun karena forum cukup alot sejak hari pertama sehingga sidang RUAC dipending dan dilanjutkan pada Sabtu, 13 April 2019 di Margasiswa PMKRI Cab. Malang. 

Diketahui, memasuki agenda sidang pemilihan Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium, peserta forum RUAC mengusungkan lima orang yang telah memenuhi syarat untuk menjadi kandidat, yakni Rion Alus, Andri Saje, Lian Ngabut, Ratna Anul dan Netal (Kornelis Kedaman). 

Atas pertimbangan masing-masing, keempat kandidat yang diusung mengundurkan diri sehingga Netal Kedaman yang adalah putra asal Lembata secara aklamasi dimandatkan sebagai Mandataris RUAC/Formatur Tunggal/Ketua Presidium PMKRI Cab. Malang periode 2019/2020. 

Sebagai Mandataris RUAC 2019/2020, Netal Kedaman menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap keluarga besar PMKRI Cabang Malang Sanctus Augustinus yang telah membentuk kepribadian kader untuk memegang tongkat estafet perhimpunan untuk periode 2019/2020.

“Saya bersyukur dan berterima kasih atas segala dedikasi dan kontribusi dari segenap keluarga besar PMKRI Cabangh Malang yang telah membentuk kepribadian saya menjadi kader perhimpunan tercinta ini untuk malnjutkan tongkat estafet perhimpunan ini" ungkap Netal. 

"Segala macam dinamika RUAC adalah bagian dari proses demokrasi sehingga meskipun secara aklamasi, kemenangan atau kekalahan adalah milik kita bersama sebagai khazanah pembelajaran. Oleh karena itu, mari kita junjung fraternitas sebagai payung perjuanagn bersama”, ujar pria asal Lembata itu kepada marjinnews.com. (EC/MN)