TKW Asal Indonesia Berhasil Penjarakan Majikan Setelah Amankan Barang Bukti Pemerkosaan
Cari Berita

TKW Asal Indonesia Berhasil Penjarakan Majikan Setelah Amankan Barang Bukti Pemerkosaan

9 March 2019

Foto: Tribun Bali
HONGKONG, marjinnews.com - Aksi Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia yang berhasil menjebloskan majikan yang memperkosa dirinya patut diacungi jempol. Peristiwa yang benar-benar baru terjadi sebagai sebuah bentuk keadilan bagi TKW di luar negeri ini terjadi di Hong Kong setelah sang majinakn divonis penjara selama 11 tahun oleh majelis hakim karena terbukti melakukan pemerkosaan pada persidangan yang digelar pada Selasa (5/3/2109) lalu.

Sang majikan yang merupakan pengangguran dan bapak dari satu anak ini hanya bisa menyesali perbuatannya, sembari duduk di kursi pesakitan saat mendengarkan vonis dari hakim. Dilansir dari South China Morning Post, TKW yang identitasnya dirahasiakan ini berusia 27 tahun, menjadi korban pemerkosaan oleh majikannya sendiri.

TKW ini bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) pada majikan di Hong Kong. Di hari pertamanya bekerja pada 10 Desember 2017 silam, sang TKW sudah mendapatkan perlakuan cabul dari majikannya. Majikan ini diketahui bernama Tsang Wai-Sun berusia 55 tahun. Sang majikan terus melakukan pelecehan seksual kepada TKW ini. Perbuatan mesum majikan terus berlanjut bahkan semakin nekat.

Hingga pada suatu hari si majikan memperkosa TKW. Menurut laporan, Tsang Wai-Sun memperkosa TKW asal Indonesia itu sebanyak dua kali dalam rentang waktu dua minggu. Sang TKW menceritakan, majikannya pertama kali melakukan pemerkosaan pada 19 Desember 2017.

Saat itu, pada malam hari si majikan mendobrak pintu kamar korban dan langsung menyeret korban ke kamar pelaku, dan kemudian si TKW diperkosa majikan malam itu. Awalnya, si TKW tak berani melaporkan aksi pemerkosaan majikannya ini karena takut kehilangan pekerjaan.

Namun, karena takut melapor, majikan pun kembali mengulangi aksinya memperkosa korban. Akhirnya, TKW Indonesia ini menyimpan bukti penting yang dapat menjebloskan majikannya ke penjara. Bukti ini adalah sperma sang majikan yang tersisa di celana dalam TKW.

Dari bukti inilah, korban kemudian memberanikan diri untuk melaporkan kejadian ini ke Konsulat Indonesia di Hong Kong  dan melanjutkannya ke polisi setempat. Meskipun si TKW sudah memiliki bukti kuat, namun Tsang Wai-Sun masih menyangkalnya. Bahkan Tsang Wai-Sun menuduh balik bahwa sang TKW-lah yang menggodanya dan mengajak melakukan hubungan intim.

"Aku hanya mengikuti permintaannya," tuduh pelaku kepada TKW Indonesia yang menjadi korban.

Berkat aksi korban yang berani menyimpan bukti sperma dan melaporkannya ke polisi, pelaku akhirnya berhasil diamankan. Tak cuma itu, TKW Indonesia ini juga berhasil mendapatkan keadilan dengan menjebloskan majikannya sendiri ke penjara. 

Pada sidang vonis hukuman yang diadakan Selasa (5/3/2019), pelaku dijatuhi hukuman penjara selama 11 tahun oleh majelis hakim.  Pelaku yang merupakan pengangguran dan ayah beranak satu ini, hanya bisa duduk terdiam saat menerima vonis hakim. (EC/MN)