Longsor di Kampung Culu, Berikut 8 Nama Korban Meninggal dan Masih Dievakuasi
Cari Berita

Longsor di Kampung Culu, Berikut 8 Nama Korban Meninggal dan Masih Dievakuasi

MARJIN NEWS
8 March 2019

Foto: BNPB
LABUAN BAJO, marjinnews.com - Bencana banjir dan tanah longsor menerjang Kecamatan Komodo dan Kecamatan Mbliling Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Kams (7/3/2019) pukul 07.00 WITA. 

Akibat kejadian ini dua orang meninggal, enam hilang dan tiga orang terluka. Banjir dan tanah longsor ini terjadi karena wilayah Manggarai Barat selama beberapa hari terakhir ini diguyur hujan yang sangat lebat dan dalam durasi yang cukup lama.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nogroho dalam keterangan pers yang diterima marjinnews.com pada Jumat (8/3/2019) mengatakan bahwa kejadian ini juga menyebabkan tiga rumah rusak berat, satu jembatan rusak, dua sepeda motor tertimbun longsor, satu kios rusak berat tertimpa longsor, dan jalan tertutup longsor.

“Ruas jalan Ruteng – Labuan Bajo lumpuh total akibat longsor,” kata Sutopo.

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Manggarai Barat bersama TNI, Polri, SKPD dan relawan hingga saat ini masih melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Komunikasi terbatas karena sinyal telepon genggam sering tidak tertangkap.

“Kebanyakan merupakan daerah blankspot sinyal di lokasi bencana. Pendataan masih dilakukan BPBD,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima marjinnews.com, ruas jalan negara Ruteng-Labuan Bajo, tepatnya di Kampung Roe-Culu, Desa Tondong Belang lumpuh akibat tertimbun longsor. Dalam peristiwa naas itu ada sekitar 8 orang penghuni rumah yang tertimbun.  Sampai berita ini diturunkan dikonfirmasi sudah ada 2 orang korban  ditemukan meninggal.

Adapun nama-nama korban dalam peristiwa naas ini adalah sebagai berikut:
1. Mundus (LL)
2. Ardus (LL)
3. Nita (P)
4. Elsi (P)
5. Romi (LL)
6. Salin (LL)
7. Nelci (P)
8. Tania (P)

Selain menelan korban jiwa akses ke Labuan Bajo dan ke Ruteng sampai saat ini belum bisa dilalui. Akses komunikasi juga masih belum maksimal. Bagi masyarakat yang hendak bepergian diharapkan berhati-hati kala melintasi jalan rawan longsor dan wilayah yang berpotensi terkena banjir bandang untuk keselamatan. (EC/MN