Kondisi Jalan di Mbongos Memperihatinkan, Kades Golo Watu Harus Bertanggung Jawab



Foto: kondisi jalan di Desa Golo Watu


SUARA MUDA, marjinnews.com - Beranjak dari tempat tidur di pagi itu, tepatnya hari Minggu (24/3) saya langsung membuka gedget yang sejak semalaman dicas. 

Biasanya sebelum tidur, saya selalu mematikan data internet. Namun berbeda dengan malam itu, saya lupa mematikannya. Sehingga semua akses pesan WhatsApp begitu juga notifikasi di Facebook terus masuk.

Pagi itu, notifikasi Facebook saya penuh. Ketika dicek, kebanyakan pemberitahuan yang muncul dari percakapan di sebuah group Facebook, namanya FORUM KOMUNITAS PEMUDA PEDULI DESA GOLO WATU. 

Memang, jika dilihat dari segi anggota di group ini jumlahnya tidak mencapai 100 orang. Namun, di dalamnya berisi postingan yang mayoritas menyuarakan tentang pembangunan. Lebih khusus perhatian terhadap salah satu jalan yang terdapat di desa itu. Letaknya di Mbongos, Dusun Golo Watu, Desa Golo Watu, Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai.

Dari semua postingan dan komentar yang terdapat di group tersebut terdapat saling adu argumen. Ada pihak yang mempertanyakan fungsi Kepala Desa, penggunaan dana desa, fungsi DPD, sampai pada status jalan tersebut.

Masih di pagi itu, setelah saya membaca semua obrolan di Group FB tersebut, saya mencoba untuk menghubungi salah satu anggota group yang terlihat getol membuat postingan tentang kondisi jalan ini.

Saya menanyakan kepada dia tentang status jalan tersebut. Menurut saya, jika diketahui status ini maka tembakannya sangat jelas.

Misalkan, satatus jalan di Mbongos ini adalah jalan milik kabupaten (Infentaris daerah) maka protesnya ialah ke Bupati Manggarai sebagai kepala pemerintahan. Atau ke Anggota DPRD asal kecamatan Wae Ri'i. Namun jika status jalan ini adalah jalan antar lingkungan (Penghubung antar RT atau Dusun) maka protesnya ialah ke Kepala Desa Golowatu.

Melalui pesan masanger, salah satu anggota group yang saya hubungi itu menjawab, katanya, "Ka'e, saya sudah tanya kepada salah satu anggota DPD di Desa, katanya jalan tersebut adalah aset daerah. Namun, anggota DPD tersebut juga bingung, kenapa sampai aset daerah. Bahkan ia mengajak untuk sama-sama bertanya kepada Kepala desa terkait dengan status jalan ini" 

Saat anggota group ini memberi penjelasan kepada kepada saya, saya pun kemudian untuk menyuruhnya coba bertanya kepada salah satu anggota DPRD Manggarai yang kebetulan menurut anggota group ini, sang anggota Dewan tersebut juga menjadi anggota di group Facebook itu.

Tak berselang lama, anggota group ini kembali menjawab saya. Ia bahkan menscreenshoot pesannya dengan sang Dewan tersebut dan mengirim kepada saya. Isinya yaitu, sang anggota Dewan ini menjelaskan terkait status jalan ini. 

Kata sang Dewan, "Aset desa yaitu jalan yang menghubungkan lingkungan yang satu dengan lingkungan yang lainnya. Sementara aset daerah yaitu jalan yang telah diaspal dengan menggunakan dana daerah. Dan dicatat dalam infentaris daerah," begitulah penjelasan sang anggota Dewan ini.

Berdasarkan penjelasan itu, saya kemudian merasa tertarik sekali untuk mencoba menulusir status jalan ini. Sebagai seorang warga, sepatutnya untuk mengetahui secara jelas berkaitan dengan status jalan ini. Sebab, sudah sekian lama jalan ini belum disentuh sama sekali oleh pembangunan. 

Jika dilihat secara letak, jalan ini terdapat di Mbongos yang merupakan RT/RW 008/003 Dusun Golo Watu, Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai. Bentangannya dimulai dari pertigaan pintu gerbang milik Baba Kaping (Pemilik Toko Tani Selamat Ruteng) sampai di deker dekat kompleks SDI Meti.

Jika dilihat dari segi jumlah penduduk dan banyaknya jumlah rumah penduduk di sepanjang jalan ini agak lumayan. Hampir di RT 008/003 mayoritas penduduknya bermukim di sepanjang jalan ini.

Hemat penulis, status jalan ini adalah menjadi tanggung jawab pemerintah desa Golo Watu. 

Alasannya, karena jalan ini hanya mengakses warga yang terdapat di Mbongos. Dan juga menghubungan Mbongos dengan Dusun Ru'a.

Dengan adanya Anggaran Dana Desa yang begitu melimpah dikucurkan untuk Desa, sebaiknya, peroyek pembangunan difokuskan untuk mengaspal jalan ini. Agar tidak ada lagi keluhan dari warga yang menjadi pengguna jalan ini.

Peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk terus mendesak aparat pemerintah agar memperhatikan jalan ini. 

Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019, Berdasarkan Permen Desa PDTT 16 tahun 2018

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 ditandatangani oleh Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo pada tanggal 20 September 2018. Permen Desa PDTT No. 16 tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 diundangkan pada tanggal 18 Oktober 2018 oleh Dirjen Peraturan Perundang-Undangan Kemenkumham RI Widodo Ekatjahjana di Jakarta dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 1448.

Pasal 26 Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 menyatakan bahwa: Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 19 Tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2018 (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1359), dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Sehingga Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 ini merupakan acuan utama bagi Desa di seluruh Indonesia dalam menyelenggarakan Kewenangan Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa yang dibiayai Dana Desa pada tahun 2019.

Prinsip-Prinsip Prioritas Penggunaan Dana Desa

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 Pasal 3 menyebutkan tentang prioritas penggunaan Dana Desa yang didasarkan pada prinsip-prinsip:

Keadilan: mengutamakan hak dan kepentingan seluruh warga Desa tanpa membeda-bedakan;

Kebutuhan Prioritas: mendahulukan kepentingan Desa yang lebih mendesak, lebih dibutuhkan dan berhubungan langsung dengan kepentingan sebagian besar masyarakat Desa;

Terfokus: mengutamakan pilihan penggunaan Dana Desa pada 3 (tiga) sampai dengan 5 (lima) jenis kegiatan sesuai dengan kebutuhan sesuai dengan prioritas nasional, daerah provinsi, daerah kabupaten/kota dan desa, dan tidak dilakukan praktik penggunaan Dana Desa yang dibagi rata.

Kewenangan Desa: mengutamakan kewenangan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala Desa;

Partisipatif: mengutamakan prakarsa, kreativitas, dan peran serta masyarakat Desa;

Swakelola: mengutamakan kemandirian Desa dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan Desa yang dibiayai Dana Desa.

Berdikari: mengutamakan pemanfaatan Dana Desa dengan mendayagunakan sumber daya Desa untuk membiayai kegiatan pembangunan yang dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat Desa sehingga Dana Desa berputar secara berkelanjutan di wilayah Desa dan/atau daerah kabupaten/kota.

Berbasis sumber daya Desa: mengutamakan pendayagunaan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada di Desa dalam pelaksanaan pembangunan yang dibiayai Dana Desa.

Tipologi Desa: mempertimbangkan keadaan dan kenyataan karakteristik geografis, sosiologis, antropologis, ekonomi, dan ekologi Desa yang khas, serta perubahan atau perkembangan dan kemajuan Desa.

Prioritas Penggunaan Dana Desa

Prioritas Penggunaan Dana Desa diatur dalam Pasal 4 BAB III Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019. Prioritas Pembangunan Dana Desa dimaksud adalah:

Penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan di bidang pembangunan Desa dan pemberdayaan masyarakat Desa.

Prioritas penggunaan Dana Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat digunakan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan prioritas yang bersifat lintas bidang.

Prioritas penggunaan dana desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), diharapkan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Desa berupa peningkatan kualitas hidup, peningkatan kesejahteraan dan penanggulangan kemiskinan serta peningkatan pelayanan publik di tingkat Desa.

Selanjutnya didetailkan dalam Pasal 5 sampai dengan Pasal 13 dengan dibagi menjadi 3 bagian yaitu Bidang Pembangunan Desa, Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Publikasi. 

Oleh: Remigius Nahal
Penulis adalah Warga Desa Golo Watu

Diskusi Bupati Manggarai Barat Mencari Pemimpin

Name

anak muda,2,Badung,1,Bali,135,Ben Senang Galus,2,Bencana Alam,2,Berita,186,Bhineka,2,Birokrasi,2,BNI,1,Bola,3,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,4,BPJS,1,Budaya,34,Bung Karno,1,Bunuh Diri,4,Bupati Mabar,2,Camilian,1,Celoteh,7,Cerpen,202,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,647,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,19,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,3,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,5,Editorial,30,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,10,Focus Discussion,1,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,7,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,2,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,68,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,9,Imlek,1,In-Depth,18,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,17,Internasional,17,Internet,2,Investasi,1,IPD,3,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,4,JK,1,Jogja,2,Jogyakarta,3,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,308,Kata Mereka,2,KDRT,1,Keagamaan,6,kebakaran,4,kebudayaan,3,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,6,Kemanusiaan,55,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,7,kerohanian,2,Kesehatan,5,Ketahanan Nasional,1,Keuangan,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,55,KPK,11,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,52,Kritik Sastra,3,Kupang,25,Labuan Bajo,51,Lakalantas,11,Larantuka,1,Legenda,1,Lembata,2,Lifestyle,3,Lingkungan Hidup,13,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,15,Mahasiswa,47,Makasar,6,Makassar,4,Malang,4,Manggarai,121,Manggarai Barat,21,Manggarai Timur,27,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,1,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,104,MMC,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,351,Natal,18,Ngada,8,Novanto,2,Novel,16,NTT,346,Nyepi,2,Olahraga,13,Opini,554,Orang Muda,7,Otomotif,1,OTT,2,Padang,1,Papua,16,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,25,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,19,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,19,Perindo,1,Peristiwa,1386,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Petrus Selestinus,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,40,Pilkada,98,Pilpres 2019,25,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,32,Polisi,24,politik,89,Politikus,6,POLRI,8,PP PMKRI,1,Pristiwa,39,Prosa,1,PSK,1,Puisi,100,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,9,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,2,Ruang Publik,26,Ruteng,30,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,14,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,1,Sekilas Info,42,Sekolah,2,seleb,1,Selebritas,28,selingkuh,1,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,31,Sospol,35,Spesial Valentine,1,Start Up,1,Suara Muda,229,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,10,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,9,Tentang Mereka,68,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,11,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,Ujian Nasional,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,21,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Kondisi Jalan di Mbongos Memperihatinkan, Kades Golo Watu Harus Bertanggung Jawab
Kondisi Jalan di Mbongos Memperihatinkan, Kades Golo Watu Harus Bertanggung Jawab
https://3.bp.blogspot.com/-4XgfqQEbnUY/XJjzwRigKBI/AAAAAAAAATg/RGtxAl5wGM0rYPd28kh7qaTRU3nbxuCzgCLcBGAs/s320/IMG-20190325-WA0012.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-4XgfqQEbnUY/XJjzwRigKBI/AAAAAAAAATg/RGtxAl5wGM0rYPd28kh7qaTRU3nbxuCzgCLcBGAs/s72-c/IMG-20190325-WA0012.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2019/03/kondisi-jalan-di-mbongos-memperihatinkan-kades-golo-watu-harus-bertanggung-jawab.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2019/03/kondisi-jalan-di-mbongos-memperihatinkan-kades-golo-watu-harus-bertanggung-jawab.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy