Gelar UNBK Perdana, Jaringan Internet Menjadi Kendala di SMKN 1 Welak
Cari Berita

Gelar UNBK Perdana, Jaringan Internet Menjadi Kendala di SMKN 1 Welak

25 March 2019

Foto: Siswa SMKN 1 Welak

MANGGARAI, Marjinnews.com - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMK dimulai hari ini (Senin, 25/3). Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Welak yang beralamat di Datak, Desa Golo Ronggot, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat (MABAR), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu Sekolah yang baru pertama kali melaksanakan UNBK.

Meskipun ada Sekolah lain juga yang menggelar UNBK, namun ada perbedaan antara SMKN 1 Welak dengan sekolah lainnya.
Pasalnya, sekolah ini melakukan sincronisasi server di wae Nakeng Kecamatan Lembor, hal tersebut diungkapkan oleh Siprianus Jemadi, Kepala Sekolah SMKN 1 Welak kepada Marjinnews.com, Senin (25/03)

"Tahun pelajaran 2018/2019 ini SMKN 1 Welak melaksanakan UNBK Perdana, proses sincronisasi kami lakukan di Lembor karena di Datak jaringan internet kurang bagus" ucap Siprianus

Ketika ditanya mengenai persediaan komputer, Sipri mengungkapkan, saat ini di sekolahnya terdapat 18 unit komputer/laptop dan 2 Server untuk UNBK. Menurutnya, jumlah ini sudah cukup untuk mengakomodir jumlah peserta ujian yang berjumlah 52 siswa.
Dirinya berharap agar para siswa betul-betul mempersiapkan diri untuk mengikuti UNBK ini meskipun nilai Ujian Nasional (UN) saat ini bukan semata-mata penentu kelulusan siswa. Apalagi, saat ini di sekolah telah tersedia fasilitas untuk UNBK sehingga diharapkan hal ini betul-betul dimanfaatkan.
Pada bulan Februari hingga awal sampai pertengahan Maret pihak sekolah dan siswa mematangkan berbagai persiapan.

“Simulasi dan Gladi sudah dilakukan dan tidak menemukan kendala berarti, Saya berharap selama pelaksanaan UNBK empat Hari ini cuacanya mendukung, agar pelaksanaan UNBK tingkat SMKN 1 Welak berjalan dengan Lancar" kata Proctor UNBK SMKN 1 Welak Valerianus Budiarso.

“Ujian Nasional Berbasis Komputer tingkat SMKN 1 Welak diikuti oleh 52 Peserta. Pelaksanaan ujiannya dibagi kedalam tiga Sesi, sesi satu 18 Peserta, sesi dua 17 Peserta, dan Sesi tiga 17 Peserta" tambahnya.

Sementara itu untuk mengantisipasi Listrik yang sering padam, pihak sekolah sudah menyiapkan mesin generator.

"Sebuah Generator sudah kami persiapkan dan selalu stand by untuk mengantisipasi Listrik padam, kita semua tahu sekarang musim hujan, dan biasanya pada musim hujan listrik sering padam" ujar Sivirinus Lipot salah seorang teknisi UNBK SMKN 1 Welak.

Berkaitan dengan masalah lainnya, Valerianus Proctor UNBK SMKN 1 Welak mengungkapkan, “group Watsapp Proktor ada, manakala ada masalah kita juga bisa sharing disana, group watsapp tersebut beranggotakan orang-orang berpengalaman dalam UNBK, sehingga kita tak perlu ragu untuk sharing" tambahnya.

Kepala Sekolah SMKN 1 Welak menuturkan, UNBK kali ini merupakan yang pertama, pihak Sekolah sudah berusaha maksimal melakukan persiapan, tujuannya supaya pelaksanaan UNBK berjalan sesuai harapan.

"Sudah disiapkan semuanya, memang masih deg-degan, tapi yah kami semua fight, untuk keamanan ada bhabinkantibnas dari Polsek Lembor yang akan bertugas", terang Sipri.

Kekhawatiran adanya kendala dalam pelaksanaan UNBK masih ada. Terutama pada sekolah yang baru pertama kali melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer seperti salah satunya SMKN 1 Welak. Ditambah lagi sekarang musim hujan, munculnya permasalahan pada listrik dan jaringan internet sangat mungkin terjadi.
"Tapi, kami yakin UNBK tingkat SMKN 1 Welak yang perdana ini akan lancar sampai hari terakhir" tegas Sipri.

"Pada prinsipnya bahwa Perlaksanaan UN Tahun Pelajaran 2018/2019 mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2018 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan dan Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah, dan dalam implementasinya, pelaksanaan UN mengacu kepada Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor: 0047/P/BSNP/XI/2018, tanggal 28 November 2018 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2018/2019. Dalam hal ini kami berupaya agar posisi SMKN 1 Welak tidak berada dalam disparitas antara SMK SMK se indonesia dan SMKN 1 Welak tidak ingin tertinggal dari Sekolah-Sekolah lain", tutup Sipri.

 
Laporan: Ari Bero