Berikut Rentetan Bencana di Manggarai, Tercatat 2 Orang Meninggal di Kampung Culu
Cari Berita

Berikut Rentetan Bencana di Manggarai, Tercatat 2 Orang Meninggal di Kampung Culu

MARJIN NEWS
8 March 2019

Foto: Kodim Manggarai
LABUAN BAJO, marjinnews.com - Hujan deras di wilayah Manggarai, Flores Barat, NTT sejak kemarin menyebabkan longsor di sejumlah lokasi, Kamis (7/3/2019). 

Berdasarkan informasi yang diterima marjinnews.com, ruas jalan negara Ruteng-Labuan Bajo, tepatnya di Kampung Roe-Culu, Desa Tondong Belang lumpuh akibat tertimbun longsor. Dalam peristiwa naas itu ada sekitar 8 orang penghuni rumah yang tertimbun.  Sampai berita ini diturunkan dikonfirmasi sudah ada 2 orang korban sudah ditemukan meninggal.

Selain menimbulkan korban jiwa, ada kerugian material juga dalam peristiwa tersebut. Tercatat 1 truk BBM terguling, 1 mobil avanza tertimbun longsor, 1 unit motor tertimbun longsor dan 1 unit jembatan terputus.

Selain peristiwa tanah longsor di kampung Culu, Jalan Negara Ruteng-Reo juga mengalami longsor. Selain itu, sejumlah tempat di Kota Labuan Bajo mengalami banjir akibat hujan deras dari kemarin hingga Kamis. 

Sementara itu longsor juga menimbun satu rumah warga di Kampung Leke, Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT.

Hal itu dilaporkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Manggarai Timur, Antonius Dergong seperti dilansir Kompas.com, Kamis. Dergong menjelaskan, rumah yang tertimbun longsor milik Gregorius Loni (53). Sang pemilik melaporkan kepada BPBD bahwa longsor itu terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. 

"Laporan dari warga Kota Komba tentang bencana itu sudah diterima pihak BPBD Manggarai Timur. Pegawai BPBD Matim sudah turun ke lokasi bencana untuk mendata kerugian dari pemilik rumah yang mengalami kerusakan tersebut," jelasnya. 

Dergong menjelaskan, Jumat ini (8/3/2019), Ketua DPRD Manggarai Timur Lucius Modo bersama dirinya mengunjungi rumah warga yang tertimbun longsor dan bertemu dengan pemilik rumah. 

"Besok (hari ini) sebelum mengikuti Musrenbang tingkat Kecamatan Kota Komba di Waelengga, kami akan mengunjungi lokasi bencana dan bertemu dengan keluarga yang mengalami musibah," kata Lucius seperti dilansir kompas.com. (EC/MN)