Perihal Senja, Puisi-Puisi Dolin Anang
Cari Berita

Perihal Senja, Puisi-Puisi Dolin Anang

12 February 2019

(Gambar: Istimewa)


Perihal Senja

Anakku,
Saat senja memeluk biru laut
Aku takut.
Takut pelukannya
Terhempas dingin malam
Kala senja itu
Menjemput air mataku
Mengenang diri
Mengenang kosmos kian kemomos

Tentang para wakilmu
Tentang air susu negeri ini
Kini kian mengering
Tentang aku,
Juga masa depanmu
Perlahan dipenggal
Aku takut nak,
Di Kala berlalu
Membuntuti senja itu.


Ruang Renung, 12 Februari 2019



Dear Mama
Bilik jendela tua dekat kapela
Selalu menjadi saksiku mama
wangi kopi wajahmu
Melamunkanku di sana
Sunyi kini menceritakan masa lalumu
Mengajakku untuk tidak jatuh kedua kali
Kebaya bolong punyamu
Menjemput air mata kesengsaraan
Mama, ceritakan lagi
Kenapa kau tersenyum saat aku menangis dulu
Membasuhku dengan belaian kasih sayang
Tanpa seiota pun mengeluh
bahkan, Kebaya yang bolong itu pun
Kau mengenakannya dengan suka cita
Mungkin saja kau tertawa lagi
Saat aku merengek seperti masa kecil dulu
Dan ingin tidur di pangkuanmu,
Mama, kini rindu yang datang
Tentang nyaring suaramu,
Adalah syukurku
Mengizinkan kedua bola mata menatapmu
Adalah anugerah bagiku

Dear mama, terima kasih atas ciuman kasih sayang
Atas diri yang sempat hadir karenamu.*



Oleh: Dolin Anang