RINDU, Kumpulan Puisi Emon Pampur
Cari Berita

RINDU, Kumpulan Puisi Emon Pampur

MARJIN NEWS
14 January 2019

Foto: Dok. Pribadi

RINDU

Air mata kembali menyapaku
Ketika pena mulai menuliskan sajak tentang rindu
Aku terlalu merindukanmu
Wahai sang penerang hatiku

Rindu ialah pelanggan setia
Saat sepi menjadi bintang utamanya
Senyummu begitu mempesona
Dan aku pun terpesona

Sehening apa pun aku
Tapi, selalu saja ada suara merdu
Dialah detak rindu
Yang paling setia menunggu

Betapa rindunya diriku
Akan senyumanmu itu
Meskipun aku tak tahu
Akankah dia pun merindukanku

Andaikan engkau tahu
Kupuisikan namamu
Bersama rindu
Yang setia menemaniku

Cari Berita
Wahai engkau
Ijinkan aku menyampaikan salam rindu untuk dirimu
Wahai bintang hatiku

Secangkir Kopi

Sementara menunggu kopi tersaji
Rinduku resah sendiri
Mengisi embun pagi
Menghiasi mentari pagi

Pagi ini
Mari ngopi
Walau telah sepi
Tetap semangat jalani hari

Di pagi ini
Ketika aku seduh secangkir kopi
Begitu hangat terasa di hati
Dan bersemangat menjalani hari

Ketika aku menikmati secangkir kopi
Yang selalu kunikmati setiap pagi
Kudapat sejuta inspirasi
Yang bisa kutuliskan lewat kata hati

Dalam secangkir kopi
Yang selalu kunikmati
Bisa kurangkai
Sejuta puisi

Jadi awali hari
Dengan segelas kopi
Lewati hari
Dengan secangkir kopi

Agar bisa menjalani hari
Dengan semangat yang tinggi
Agar bisa menemukan inspirasi
Agar bisa merangkai kata-kata lewat sebait puisi

Rinduku

Lewat lagu
Kupuisikan namamu
Bersama rindu
Yang kian menggebu

Sampai matahari berhenti bersinar
Rindu ini tak akan pernah pudar
Rindu ini semakin menggelegar
Ibarat ombak yang datang menyambar

Ibu lewat doaku
Aku membisikanmu
Kalau aku rindu
Rindu ingin bertemu

Ibu ijinkan aku menemuimu
Datanglah di mimpiku
Datanglah ibuku
Anakmu merindukanmu

Hari demi hari telah kulalui
Tanpa dirimu di sini
Rasanya sepi sendiri
Seperti tak ada yang menemani

Karya: Emon Pampur
Penulis adalah Mahasiswa IKIP PGRI Bali Jurusan SENDRATASIK.