Pengurus Pusat Pemuda Katolik Resmi Dilaņtik

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Pengurus Pusat Pemuda Katolik Resmi Dilaņtik

MARJIN NEWS
14 January 2019

Foto: Istimewa

JAKARTA, marjinnews.com - Setelah satu bulan selesai melaksanakan Kongres yaitu pada tangal 7-9 Desember 2018 lalu di Kupang, Ketua Umum dr. Karolin Margareth Natasha dan jajaran pengurus pusat PEMUDA KATOLIK masa bakti periode 2018-2019 resmi di lantik.

Pelantikan berlangsung secara sederhana di Aula gereja Katedral Jakarta pada Sabtu, (12/1/ 2019 oleh Pastor Medorator Romo Johanes Hariyanto SJ. 

Hadir dalam pelantikan adalah Dirjen Birmas Katolik Kementerian Agama Eusabius Binsasi, Bondan Wicaksono Ketua KOMDA DKI yang juga merupakan ketua panitia pelaksana acara pelantikan ini.

Pelantikan ini juga dihadiri oleh ketua Komisariat Daerah (KOMDA) tingkat provinsi se Indonesia, pengurus yang dilantik, mantan pengurus, senior dan alumni serta undangan dari beberapa oraganisasi kepemudaan.

Sebagai proses melegitimasi kepengurusan baru yang diharapkan dapat mengembangkan amanah secara baik dan bertanggungjawab. dr. Karolin Margareth Natasha dalam mengawali pidatonya menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kembali kepada dirinya untuk menahkodai organisasi ini selama tiga tahun ke depannya. 

dr. Karolin Margareth Natasha, ketua terpilih juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan dari rekan pengurus baru untuk bersama membangun Pemuda Katolik.

Menurut dr. Karolin,  ini bukanlah pekerjaan yang mudah bagi pengurus yang telah dipercayakan. 

"Hal yang harus kita perlu garis bawahi adalah kita mau apain organisasi yang sudah ada dan terhitung sudah tua dari usianya ini? Mari, waktunya kita membangun sumberdaya manusia,meningkatkan kapasitas kita sebagai anggota dan kader," ujar dr. Karolin.

"Kita harus hadir di tengah umat dan masyarakat dan dengan begitu kita akan berkontribusi dalam memajukan bangsa indonesia. Kita memerlukan kerja sama dan terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," lanjut dr. Karolin.

dr. Karolin menegaskan, organisasi ini harus menjadi lebih baik dari periode ke periode yaitu dengan cara kerjasama dan kerja keras serta tanggungjawab.

Di akhir sambutannya, Ketua Umum yang dilantik ini juga tidak lupa memberikan pesan kepada segenap pengurus PEMUDA KATOLIK di seluruh tingkatan baik dari pusat hingga daerah untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. 

"Terutama kita memasuki Tahun politik (pesta demokrasi). Kita mesti ikut membantu menciptakan ketertiban dan kedewasaan dalam berpolitik yaitu saling menghormati dan menjaga persaudaraan di antara kita anak bangsa," terangnya.

Untuk diketahui, acara pelantikan ini dilakukan secara sederhana dan memilih Aula katedral Jakarta karena memiliki nilai historis. 

"Saat ini saudara kita ada yang dirundung duka dan sedih tertimpa bencana alam dan untuk itu kita harus bersolider dan turut merasakannya," ujar dr. Karolin.

Menurut dr. Karolin, Aula gereja Katedral Jakarta memiliki catatan sejarah perjuangan tentang kontribusi katolik dalam perjalanan bangsa. Bahkan bendera pusaka/perjuangan PEMUDA KATOLIK diabadikan di sini. 

"Untuk itu, kiranya rekan-rekan pengurus baru mampu memaknai nilai warisan ini yaitu nilai nilai perjuangan para pendahulu..tandas ketua umum saat diwawancarai di sela kegiatan pelantikan," ujar dr. Karolin.

Sementara itu, Niko Uskono mewakili dewan pembina dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada ketua umum dan jajaran pengurus yang secara nyata perkembangan PEMUDA KATOLIK telah terbentuk seluruh tingkat provinsi, kabupaten, bahkan ada ditingkat kecamatan. 

"Ini bukan pujian tetapi sebagai modal untuk membuat organisasi ini menjadi lebih kuat dan saya mengibaratkan PEMUDA KATOLIK seperti sebuah kereta yang sudah ada. Hanya bagaimana harus disetel agar jangan terlampau cepat dan juga terlampau lambat," ujarnya.

Romo Johanes dalam khotbah mengatakan agar PEMUDA KATOLIK memiliki jiwa keberanian dalam mengambil peran di tengah masyarakat. 

"Kalau saya dengar ada PEMUDA KATOLIK yang juara I paduan suara dalam menyanyi, saya tidak memberikan apresiasi dan bangga sebab itu bukanlah tugas kalian. Tetapi kalau ada PEMUDA KATOLIK yang menjadi garda terdepan dalam memajukan pembangunan bangsa baik melaui politik, birokrat atau apa saja maka saya akan acungkan jempol. Sebab kalian ditugaskan untuk itu! Kalian harus berani," tegas Romo Johanes memberikan motivasi kepada pengurus pusat dan segenap anggota PEMUDA KATOLIK dalam perayan ekaristi.

Pastor Moderator PP Pemuda Katolik, Romo Johanes Haryanto, SJ juga menegaskan, orang yang bersikap netral adalah sikap orang yang tidak bertanggung jawab. 

"Sesungguhnya seseorang harus bersikap dan harus memiliki keberpihakan. Sebagai Pemuda Katolik, keberpihakan itu pada kepentingan umum. Keberpihakan Pemuda Katolik pada kesejahteraan umum, Pro Bono Publico," ujarnya.

Romo Johanes juga menambahkan, seseorang mempunyai prinsip saja tidak cukup. Mempunyai niat saja juga tidak cukup meskipun niat itu sangat mulia. Hal yang penting adalah memiliki keberaniaan untuk bersikap pada upaya mewujudkan kepentingan umum.

Sementara itu, Dirjen Bimas Katolik, Eusabius Binsasi dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada PEMUDA KATOLIK yang terus ikut membantu dan membangun bangsa. proficiat kepada pengurus yang dilantik.

"Saya sungguh tertarik dengan tema pelantikan kepengurusan ini yaitu membangun kepemimpinan organisasi yang sinergis dan transformatif. Saya berharap seluruh elemen organisasi kekatolikan baik PEMUDA KATOLIK,WKRI,VOX POINT,PMKRI,KMK,OMK dan lainnya saling bersinergi dan bergandengan tangan dalam membangun bangsa ini dan membangun umat," ujarnya. (*)