Kepada Anggota KBMK, Rektor IKIP PGRI Bali: Jauhi Hoax

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Kepada Anggota KBMK, Rektor IKIP PGRI Bali: Jauhi Hoax

MARJIN NEWS
12 January 2019

Dr. Made Suarta, M.Hum, Rektor IKIP PGRI Bali, (Foto: Istimewa)

DENPASAR, marjinnews.com - Acara Natal dan Tahun Baru bersama dari Keluarga Besar Mahasiswa Kristiani (KBMK) Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Bali pada Jumat (11/1) malam, berlangsung meriah.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Redha Gunawan Kampus IKIP PGRI Bali ini dihadiri oleh Pimpinan Yayasan Pembina lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (YPLP PT) IKIP PGRI Bali, Rektor IKIP PGRI Bali, wakil Rektor, para Dekan, wakil Dekan, Kepala Program Studi, kepala bagian, dan mahasiswa Kristiani di lingkungan IKIP PGRI Bali.

Dr. Made Suarta, M.Hum, Rektor IKIP PGRI Bali, dalam sambutannya dalam acara Nataru KBMK IKIP PGRI Bali tahun ini lebih banyak menyampaikan pesan-pesan kepada para mahasiswa.


Di hadapan para mahasiswa Rektor IKIP PGRI Bali ini mengatakan bahwa, hanya keberhasilan akademik yang paling besar untuk dipersembahkan kepada orang tua.

Rektor IKIP PGRI Bali ini juga mengajak para mahasiswa agar jangan menjadi pelaku hoax. Apa lagi di situasi politik seperti sekarang ini.

"Jangan bergaul dengan tukang hoax. Apalagi di tahun politik seperti ini. Harus hati-hati. Jangan mudah percaya. Mahasiswa harus punya prinsip," ujar Made Suarta.

Ia mengajak agar para mahasiswa untuk bergaul dengan orang yang sukses dan orang yang berakademis.

"Anda harus bergaul dengan orang akademik, dengan orang sukses," ajak Made Suarta.

Made Suarta bahkan menekankan agar para mahasiswa untuk selalu menjaga tutur kata.

"Jangan bicara ngawur. Tunjukan kualitas diri sebagai mahasiswa IKIP PGRI Bali," ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, yang paling penting pesan dari Rektor IKIP PGRI Bali ini yakni berkaitan dengan kepatuhan terhadap administrasi.

"Ini yang paling penting ialah berkaitan dengan bandel administrasi. Di pangkalan data Dikti masih ada mahasiswa di masing-masing Prodi yang belum kumpul ijazah," ungkapnya.

Menurut Made Suarta, dampak dari kelalaian ini bisa berakibat keterlambatan lulus kuliah.

"Ada teman anda kuliah 4 tahun, kalian yang lambat kumpul ijazah bisa lebih lama dari mereka," terangnya.

Di akhir sambutannya, Rektor IKIP PGRI Bali Dr. Made Suarta, M.Hum. mengajak mahasiswa untuk melaksanakan Peraturan Walikota Denpasar dan Peraturan Gubernur Bali tentang sampah plastik.

Untuk diketahui, acara Natal dan Tahun Baru bersama KBMK IKIP PGRI Bali tahun ini diawali dengan perayaan misa kudus yang dipimpin oleh Pastor Wido.

Kegiatan Natal dan Tahun Baru (Nataru) bersama KBMK IKIP PGRI Bali ini juga diisi dengan atraksi budaya dan hiburan yang dibawakan oleh para mahasiswa.

Tarian Tiba Meka yang berasal dari Daerah Manggarai, Flores, NTT dibawakan oleh mahasiswi Jurusan Sendratasik menjadi tarian penyambutan untuk para tamu kehormatan yang hadir dalam kegiatan Nataru bersama KBMK IKIP PGRI kali ini.

Adapun acara lainnya yang disuguhkan dalam semarak Nataru KBMK IKIP ini antara lain paduan suara dari para Mahasiswa Kristiani IKIP PGRI Bali, dan Tarian Danding Cama Laing oleh Mahasiswi Fakultas Pendidikan IPS dan persembahan lagu hiburan dari mahasiswa lainnya.

Pembina KBMK IKIP PGRI Bali, Drs. Agustinus Dei Segu, M.Fis. dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor yang selalu hadir mengikuti acara Natal dan Tahun Baru bersama KBMK IKIP PGRI.

"Kami bangga Bapak Rektor bersama ibu selalu hadir dalam acara natal dan tahun baru KBMK IKIP PGRI Bali," ucap Drs. Agustinus Dei Segu M.Fis yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan 1 FPOK IKIP PGRI Bali ini.

Pembina KBMK IKIP PGRI Bali ini juga menyampaikan bahwa besarnya dukungan dari lembaga IKIP PGRI Bali terhadap KBMK dalam kegiatan Nataru ini yaitu sudah memfasilitasi tempat untuk menyelenggarakan kegiatan ini.

"Sekali lagi ucapan terima kasih kepada bapak Rektor dan lembaga IKIP PGRI Bali telah memfasilitasi tempat untuk KBMK dalam menyelenggarakan kegiatan Natal dan Tahun Baru bersama KBMK IKIP PGRI Bali," tukasnya

Pada kesempatan itu juga, Agustinus Dei Segu memberikan pesan kepada para mahasiswa KBMK IKIP PGRI Bali agar bersama-sama membesarkan kampus IKIP PGRI Bali.

Ia juga menekankan, agar sebelum UAS pada 4 Februari mendatang, semua tunggakan dari para mahasiswa harus dilunaskan.

Di akhir sambutannya, Pembina dari KBMK IKIP PGRI Bali ini mengajak seluruh mahasiswa KBMK agar menjadi promotor untuk mempromosikan Lembaga IKIP PGRI Bali kepada masyarakat.

"Tugas berat kita bersama yakni menjadi tukang iklan. Kepada para mahasiswa agar pulang libur untuk bawa serta brosur. Ajak adik-adik masuk ke IKIP PGRI Bali," tutup Pembina KBMK IKIP PGRI Bali, Drs. Agustinus Dei Segu, M.Fis.

Penulis: Remigius Nahal