Kalahkan Tunas Muda Lawir FC, San Antonio FC Lolos ke Babak 8 Besar

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Kalahkan Tunas Muda Lawir FC, San Antonio FC Lolos ke Babak 8 Besar

MARJIN NEWS
12 January 2019

Hingga pertandingan berakhir, skor pun tidak berubah 3-1 untuk kemenangan San Antonio. (Foto: Marjin News)
RUTENG, marjinnews.com - Tim kesebelasan San Antonio Fc berhasil lolos pada babak 8 besar pada Turnament U16 karang taruna yang berlangsung di lapangan sepak bola karot, pada Sabtu (12/01/19).

Dalam pertandingan yang berlangsung itu, kedua tim saling menyerang dan bertahan. 

Pada menit-menit awal babak pertama, Tunas Muda Lawir Fc terlihat dengan penuh extra menggempur pertahanan San Antonio dengan pola penyerangan  terobosan disertai kecepatan.

Namun seperti yang di saksikan, pertahanan San Antonio nampak tak tergoyahkan. Bahkan, penjaga gawang San Antonio berulang - ulang menyelamatkan bola dari kemelut yg di  lakukan Tim pasukan Tunas Muda Lawir Fc.

Pada menit ke 19 jalannya pertandingan , San Antonio berhasil membobol gawang Tunas Muda dengan tendangan yang cukup keras dari pojok kanan lapangan gawang yang berhasil eksekusi oleh pemain bernomor punggung 17, yang kerap disapa Siprianus Luhur.

Namun, pada menit ke 25 pertandingan berlangsung, tim kesebelasan Tunas Muda mampu membalas ketertinggalan dengan memanfaatkan kemelut di depan gawang San Antonio, hingga skor pun berimbang 1-1.

Permainan pun semakin terlihat memanas, baku serang dan pola bertahan di tampilkan kedua tim.

Masuk di menit 30, San Antonio kembali berhasil membobol gawang Tunas Muda dengan tendangan yang cukup keras yang dilakukan Emiliano Delfiri Ukup. Hingga akhir babak pertama, San Antonio unggul dengan perolehan skor 2-1.

Pada babak kedua pertandingan berlangsung, permainan terlihat semakin seru. Adu starategi dan formasi selalau menjadi tontonan yang menegangkan. Kedua tim bermain yang berlaga tuk merebut 8 besar itu.

Pada menit ke 65 pertandingan, San Antonio tampak mengurung pertahanan Tunas Muda, penyerangan pun terlihat bertubi - tubi terhadap tim kesebelasan Tunas Muda, hingga akibatnya, Emiliano Delfiri Ukup kembali menciptakan gol yang ke 3 ke gawang Tunas Muda. 

Hingga pertandingan berakhir, skor pun tidak berubah 3-1 untuk kemenangan San Antonio.

Pantauan MARJINNEWS.COM,  10 kendaraan roda empat dan puluhan lebih kendaraan roda 2 mengangkut para supertor San Antonio yang penuh dengan semangatnya datang menyaksikan pertandingan tersebut. 

Di wawancarai MARJINNEWS.COM di sela - sela usai pertandingan, Coach San Antonio Gonsales Yoman mengaku bangga dengan perolehan kemenangan tersebut.

"Kemenangan ini hasil kerja keras dan memahami tentang taktik dan staregi, kami bangga. Kemenangan ini juga layak kami dapatkan," ujar Yoman saat berbincang - bincang dengan media ini.

Yoman juga nampak mengakui cara permainan dan penyerangan Tim lawan Tunas Muda yang cukup berat membuat Timnya kalang kabut.

"Kami akui permainan tunas muda lawir. Meraka membuat kami kalang kabut untuk memposisikan starategi kami. Tapi hasil ini membuat kami akan semakin membenah diiri tuk penerapan pola permainan," akunya.

Sementara Nova D. Dewantoro yang juga Coach San Antonio membeberkan, atas kemenangan tersebut akan membawa anak - anak asuhnya untuk lebih berbenah dalam menerapkan taktik dan strategi yang mereka berikan.

"Hasil kemenangan kami untuk hari ini dapat membuat kami semakin berbenah , karena lawan kami yang berikutnya akan bertarung dengan taktik dan strategi yang pastinya sudah lebih baik," bebernya.

Nova menghimbau, agar anak - anak asuhnya untuk terus membenahi pola penyerangan agar lebih maksimal. 

"Kami sudah siapkan strategi yang ada, serta terpola untuk merebut gelar 4 besar nanti," tambahnya.

Sementara Romo Robillius, Menejer San Antonio tidak pernah henti untuk terus memberikan suport kepada Tim kesebelasan San Antonio, Ia meminta kepada anak - anak asuhnya untuk harus tetap semangat dan rendah hati. 

"Permainan ini masih berlanjud ke 8 besar, tetap fokus berlatih, jaga kekompakan dan patuh mendengar arahan dan pelatih," tutupnya.

Penulis: Febriano Kabur
Editor: Remi Nahal