Ikatan Keluarga Reok Barat Bali Menggelar Natura Bersama

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Ikatan Keluarga Reok Barat Bali Menggelar Natura Bersama

3 January 2019


Foto: Dok. Pribadi

DENPASAR, marjinnews.com- Ikatan Keluarga Reok Barat Bali  (IKAREBA) pada Senin (31/12/2018) malam menggelar Natal dan Tahun Baru (Natura) bersama, bertempat di Mahajaya Hotel, Ubung, Denpasar Utara.

Natura kali ini tampak dihadiri oleh seluruh anggota dan beberapa tamu undangan. Adapun tamu undangan yang hadir adalah seperti:  perwakilan dari masing-masing Koordinator Camat (Korcam) dan beberapa perwakilan dari Ikatan Keluarga Manggarai Bali (IKMAR). Turut hadir juga Romo Yohanes Mariano Dangku, Pr. 

Acara tersebut dimulai dengan misa, yang dipimpin oleh Romo Yohanes Mariano Dangku atau yang lebih akrab disapa Romi Ino.  Dalam khotbahnya, Romo Ino,  menegaskan agar semua anggota dan undangan yang hadir dalam acara tersebut menyadari bahwa Yesus adalah sebagai hikmat, penuntun, dan pedoman hidup manusia. Menurutnya ada dua hikmat yang mesti kita miliki dalam diri sebagai murid-Nya, yaitu Yesus sebagai Raja pembawa damai dan Yesus sebagai penyelamat. 

Lebih Lanjut Romo Ino, yang juga merupakan Mahasiswa S3 di salah satu Universitas di Malang, Jawa Timur itu, mengatakan bahwa dalam budaya Manggarai sebetulnya sudah ada hikmat yang menunjukkan hikmat yang dibawa Yesus.

“Ada tiga hikmat dalam bahasa Manggarai yang menunjukkan hikmat yang dibawa Yesus, yaitu: yang pertama “wintuk” atau lebih tepatnya “nipus wintuk” (sikap dan perilaku kita hendaknya mengikuti arahan dari Tuhan), yang kedua “Wi’uk” (membiarkan hidup dibentuk oleh orang lain), yang ketiga “waek” (damai adalah situasi yang mesti diciptakan dalam kebersamaan),” ujar Rm. Yohanes, dalam khotbahnya. 

Setelah misa selesai, acara kemudian dilanjutkan dengan laporan dari ketua panitia acara dan diikuti oleh sambutan dari ketua umum Ikareba. Dalam laporannya, ketua panitia, Hilarius Jehamit, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

“Saya menyampaikan terima kasih yang berlimpah bagi seluruh anggota dan juga pihak-pihak lain yang telah membantu menyukseskan acara ini. Saya juga memohon maaf terlebih dahulu, apabila dalam proses berlangsungnya acara ini ada kekurangan dari kami pihak kepanitiaan,” tuturnya. 

Sementara itu, ketua umum Ikareba, Yohanes Miharjo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ada pembaruan dalam tema Natura kali ini. Menurutnya tema Natura tahun lalu bertujuan mengajak supaya keluarga Reok, Manggarai yang berdomisili di Bali ikut bergabung dalam Ikareba, sementara Natura kali ini mengusung tema yang menekankan pentingnya menyadari Ikareba sebagai organisasi yang mengayomi perantau dari Reok, Manggarai di Bali.

Dalam sambutannya tersebut, Yohanes Miharjo, juga menyampaikan apresiasi atas kreativitas dari muda-mudi Ikareba yang sudah sangat apik merancang seluruh rangkaian dan proses kegiatan tersebut. 

Untuk memeriahkan acara tersebut, beberapa muda-mudi Ikareba membawakan tarian untuk menghibur para hadirin. Selain itu mereka juga menayangkan video perjalanan organisasi Ikareba selama satu tahun empat bulan, dan juga video hasil wawancara mereka dengan beberapa tokoh, seperti: video hasil wawancara dengan Penasihat Ikareba, Ketua umum Ikareba, Ketua Panitia, dan Romo Ino. 

Perlu diketahui,  acara tersebut dipandu oleh dua MC (master of ceremonies) yaitu: Gregorius Y. Setiawan dan Fransiska Oktaviani Mei. Mereka berdua tampak sukses dalam menguasai panggung. Hal tersebut ditandai dengan hidupnya suasana acara.


Laporan: Eman Jabur