Gaya Memimpin Ala Pondik
Cari Berita

Gaya Memimpin Ala Pondik

MARJIN NEWS
10 January 2019

Foto: Dok. Pribadi


SUARA MUDA, marjinnews.com- Pada suatu masa, nun jauh di wilayah timur, terbentuklah masyarakat dengan berbagai ragam budaya dan karakter sosial yang unik. Mereka memiliki kebiasaan untuk memilih seorang pemimpin dengan tujuan untuk mengurus kepentingan -kepentingan umum. Alkisah terpililah dari antara mereka seorang pemimpin. Dia seorang lelaki yang tegas dan pemberani. Ia banyak menghabiskan waktu di negeri seberang, jauh dari penduduk negerinya. Seorang pria mapan yang kaya raya, penuh dengan gagasan -gagasan menarik dan cepat dalam mengambil keputusan.

Berkat pengetahuannya, dengan penuh percaya diri ia menghimbau seluruh pemimpin suku untuk menanam sebuah tanaman ajaib yang bisa menjadikan rakyat yang ia pimpin menjadi kaya raya. Para pemimpin suku begitu antusias dan penuh sukacita menantikan datangnya bibit pohon ajaib. 

Sampai tiba saat di mana sang pemimpin mengirim pohon ajaib itu kepada setiap pemimpin suku. Perasaan riang bercampur penasaran memenuhi ruang pertemuan. Tampak wajah-wajah yang tadinya  tenang dan bijaksana, berubah tegang karena rasa ingin tahu yang tinggi mengisi dan memenuhi dada. Sementara yang lain tersenyum kecil membayangkan kesejahteraan anggota suku masing -masing dengan hadirnya pohon ajaib ini. 

Pada saat pembungkus pohon ajaib dibuka, sontak beberapa kepala suku berubah ekspresinya. Ada yang serius mengamati dan mulai kelihatan hilang selera, ada yang tertawa lirih sambil menggaruk kepala, sementara beberapa wajah langsung memerah menahan tawa agar tidak kehilangan wibawa. Ternyata pohon ajaib yang dikirim oleh Sang Pemimpin adalah “haju Prongge” (pohon kelor). Daun dari kayu ini biasa dijadikan sayur oleh masyarakat lokal dan dicampur dengan bubur untuk memberi makan bayi, serta mengurangi gizi buruk. Hahahhaa... kok mirip pondik ya?


Oleh: Stenly Jemparut