Dukung Pemprov NTT, SLTP Negeri 2 Pandawai Tanam Kelor Secara Massal
Cari Berita

Dukung Pemprov NTT, SLTP Negeri 2 Pandawai Tanam Kelor Secara Massal

21 January 2019

Keluarga Besar SLTP Negeri 2 Pandawai menanam Kelor secara massal di lahan 4 Ha (Foto: Dok. Pribadi)
WAINGAPU, marjinnews.com - Menyambut program Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Victor Bungtilu Laiskodat terkait budidaya daun Kelor untuk kesejahteraan masyarakat NTT, SLTP Negeri 2  Pandawai memberikan dukungan secara penuh.

Bentuk komitmen alumni SLTP Negeri 2 itu dilakukan dengan menanam daun Kelor secara massal pada 18-19 Januari 2019. Berdasarkan informasi yang diterim marjinnews.com, ada sekitar 1000 anakan Kelor persembahan Putri Kelor NTT, Vivian Tjung yang diserahkan melalui Ketua Ultras Sumba Timur, Alfonsus Oma Deak.

Penanaman anakan Kelor ini dihadiri sejumlah orang dari lingkungan SLTP Negeri 2 Pandawai bersama sejumlah tokoh masyarakat, aparatur Desa Kadumbul, tokoh agama dan beberapa tim pelayanan dari Jakarta yang pada saat itu tengah mengadakan seminar edukasi dan kerohanian di beberapa sekolah di wilayah Desa Kadumbul dan Palakahembi.

Kepala Sekolah SLTPN 2 Pandawai Yiwa Kondanamu kepada marjinnews.com mengatakan bahwa dukungan terhadap program Pemprov NTT ini diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan guru honorer di sekolahnya dan sekaligus sebagai bentuk apresiasi pihak sekolah atas upaya Revolusi Hijau yang dicanangkan Pemprov NTT.

"Kegiatan ini adalah wujud dukungan SLTPN2 Pandawai pada program Gubernur NTT berkaitan dengan Revolusi hijau yang di canangkan Pemprov NTT. Kami berharap dengan adanya program ini bisa membantu para guru honorer kelak jika kelor ini bertumbuh dengan baik dan bisa dijual di pasaran yang sudah ada" ujar pria yang akrab disapa Yiwa itu. 

Dia pun mengingatkan bahwa mereka tidak akan bisa mencapai harapan itu tanpa bantuan PemproV NTT secara langsung. Dengan dipakainya lahan 4 Ha di wilayah tersebut menurut Yiwa akan membuahkan hasil yang besar jika Pemprov tidak lepas tangan atau dengan kata lain tetap mendampingi mereka terutama dalam hal perawatan dan edukasi terkait pemeliharaan daun Kelor yang dimaksud.

"Kami menyadari bahwa hal ini tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa bantuan pemerintah dalam mendukung kegiatan ini, tentunya untuk menanam kelor dengan luas lahan 4 hektar ini kami tidak bisa sendiri kami butuh dukungan pemerintah dalam banyak hal" ujarnya kepada marjinnews.com. 

Lebih lanjut Yiwa menyampaikan terima kasihnya kepada Putri Kelor NTT, Ketua Ultras Sumba Timur Alfonsus Oma Deak yang juga merupakan buah sulung dari SLTPN2 Pandawai serta Kelompok Tani Tunas Harapan Sumba Timur Bpk Elton, tempat mereka mengambil anakan kelor di wilayah itu. (AA/MN)