Kasus Pemerkosaan dalam Lensa Mahasiswa Manggarai Malang
Cari Berita

Kasus Pemerkosaan dalam Lensa Mahasiswa Manggarai Malang

14 December 2018

foto:marjinnews.com
MALANG, marjinnews.com - Catatan Tahunan Komnas Perempuan pada tanggal 8 Maret 2018 sekaligus memperingati Hari Perempuan Internasional menjabarkan hal yang mengejutkan.

Kekerasan seksual di ranah privat/personal tahun ini incest (pelaku orang terdekat yang masih memiliki hubungan darah) merupakan kasus yang paling banyak dilaporkan yakni sebanyak 1.210 kasus.

Kedua adalah kasus perkosaan sebanyak 619 kasus. kemudian persetubuhan/eksploitasi seksual sebanyak 555 kasus.

Dari total 1.210 kasus incest, sejumlah 266 kasus (22%) dilaporkan ke polisi, dan masuk dalam proses pengadilan sebanyak 160 kasus (13,2%).

CATAHU (Catatan Akhir Tahun) 2018 Komnas Perempuan juga menemukan bahwa pelaku kekerasan seksual privat adalah pacar sebanyak 1.528 orang, diikuti ayah kandung sebanyak 425 orang, kemudian diperingkat ketiga adalah paman sebanyak 322 orang. Banyaknya pelaku ayah kandung dan paman selaras dengan meningkatnya kasus incest.

Aliansi Mahasiswa Manggarai se-Malang raya juga menemukan ketimpangan moral yang sama di daerah Nuca Lale.

Berdasarkan data yang mereka rampung dari berbagai media cetak dan media online  telah terjadi kurang lebih puluhan kasus pemerkosaan  yang terjadi di Manggarai.

Kasus yang seakan-akan menjadi tradisi yang bertumbuh subur ini kalau kemudian dipelihara tentu merusak peradaban.

Sehingga aliansi mahasiswa Manggarai se-Malang raya dari berbagai organisasi seperti IKAMATRI, IKBLM, IKALMA, IKSAM, dan masih banyak organisasi lainnya mengambil tindakan dengan mengadakan deklarasi.

Deklarasi mengutuk keras kepada pelaku pemerkosaan yang marak terjadi di daerah Manggarai ini akan diadakan sabtu, 15 Desember 2018 bertempat di daerah Dinoyo Malang.

Koordinator lapangan, Didi Gandur yang dihubungi marjinnews menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas dasar kepedulian mahasiswa Manggarai di Malang terhadap daerahnya.

“Banyak kasus pemerkosaan di Manggarai yang sangat marak dan miris dibicarakan publik. Kita sebagai mahasiswa agen of control yang menjunjung tinggi rasa kemanusiaan mengkaji dari sisi akademisi supaya membangkitkan pemahaman bersama untuk kalangan masyarakat,” Akunya.

Kegiatan yang terbuka untuk seluruh mahasiswa Manggarai yang memiliki empati yang sama sedianya dimulai pukul 17.00 WIB. Mari hadir bersama dan tunjukkan kepedulian terhadap daerah Manggarai!
Oleh: Tini Pasrin