Kasus Kosmetik Ilegal, Via Vallen Diperiksa di Mapolda Jawa Timur
Cari Berita

Kasus Kosmetik Ilegal, Via Vallen Diperiksa di Mapolda Jawa Timur

20 December 2018

Foto: marjinnews.com
SURABAYA, marjinnews.com - Pedangdut Via Vallen diperiksa di Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim sebagai saksi atas kasus kosmetik ilegal yang diendorsenya di instagram pada Kamis (20/12/2018). Kasus kosmetik palsu bertajuk Derma Skin Care (DSC) itu juga menjerat nama pedangdut lain, Nella Kharisma yang juga telah dipanggil pihak kepolisian pada Selasa (18/12/2018) lalu di Polda Jatim. 

Dalam proses pemeriksaan yang berlangsung selama enam jam itu yakni sejak pukul 11.45 WIB hingga pukul 17.50 WIB itu Via dicecar oleh sekitar 26 pertanyaan. Menurut penyanyi asal Sidoarjo, Jawa Timur itu dalam pemeriksaan banyak pertanyaan yang diajukan kepadanya. Namun, dia tidak merasa sedikit pun beban atau enjoy saja. Dia bahkan mengaku lupa berapa banyak pertanyaan yang kepadanya meski tertahan cukup lama di Mapolda Jatim.

"Saya lupa berapa pertanyaan, yang jelas lumayan banyak. Cuma saya di dalam enjoy, jadi ndak kerasa," ujar Via seraya tersenyum sesaat setelah keluar dari Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (20/12/2018).

Namun saat ditanya beberapa hal lain, Via menyarankan untuk menanyakan hal tersebut kepada penyidik saja. Lantaran penyidik memiliki jawaban yang lebih detail, sedangkan dirinya tidak.

"Nanti biar dijelasin sama penyidiknya, karena kalau saya sendiri kan kurang detail ya. Kalau sama penyidik sendiri kan lebih detail," lanjut Via.

Menanggapi hal itu Kasubdit IV Tioudter AKBP Rofiq Ripto menjelaskan bahwa Via  yang kali ini tampil berbeda lantaran mengenakan hijab hitam dengan setelan baju putih dicecar 26 pertanyaan selama pemeriksaan.

"Ada 26 pertanyaan yang kita berikan kepada Via Vallen," ujar Kasubdit IV Tipidter AKBP Rofiq Ripto Himawan saat dikonfirmasi di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (20/12/2018).

Pertanyaan terkait apa saja yang ditanyakan kepada Via? Rofiq memaparkan pertanyaannya terkait pengetahuan Via tentang legalitas produk yang mengendorsenya hingga etika penerimaan endorse. Rofiq menambahan pertanyaan dan jawaban Via, tak berbeda dengan yang diutarakan Nella Kharisma saat diperiksa pada Selasa (18/12) lalu.

"Etika penerimaan endorse, legalitas produk yg diendorse. Jawabannya tidak jauh beda dengan jawaban Nella Kharisma," papar Rofiq seperti dilansir detik.com.

Saat ditanya apakah Via mengetahui jika kosmetik yang mengendorsenya ilegal, Rofiq mengatakan hal ini baru diketahui setelah melewati beberapa tahapan. Misalnya dengan menggali fakta yang ada.

"Kategori sengaja itu sebenarnya ada beberapa tahapan, kita menggali fakta bagaimana ketika menerima endorse itu. Karena seharusnya itu dilakukan. Kemudian ada tahapan jadi SOP menerima endorse. Kalau misalnya tanpa melalui pengecekan terus diterima itu kan bahaya untuk khalayak umum," pungkasnya. (EC/MN)