Ferdi Hardi: Mari Kita Sisihkan Rejeki, Ringankan Beban Warga Terang Mabar
Cari Berita

Ferdi Hardi: Mari Kita Sisihkan Rejeki, Ringankan Beban Warga Terang Mabar

MARJIN NEWS
1 December 2018

Ketua Umum FoRSuN, Ferdinandus Hardi.(Foto: Istimewa)
DENPASAR, marjinnews.com-  Sekitar 60 unit rumah di Kampung Terang, Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur mengalami kerusakan setelah diterjang angin puting beliung, Minggu (18/11/2018).

Dari total 60 unit rumah yang rusak, 24 unit rumah di antaranya rusak berat dan sisanya 36 unit rumah rusak ringan. Selain itu, 4 korban luka-luka dan sudah ditangani di Puskesmas Terang.

Bencana ini mengundang keprihatinan dari berbagai kelompok masyarakat, tak terkecuali warga asal Manggarai yang berdomisili di Bali. 

Bentuk kepedulian misalnya datang dari Forum Rembuk Solutif untuk Negeri (FoRSuN) melakukan Deklarasi Peduli Boleng pada Kamis, 22 November 2018. 

Deklarasi tersebut berlangsung di Jl. Tegal Wangi III, gang II, No. 1 dihadiri oleh puluhan anggota FoRSuN dengan tujuan untuk melakukan penggalangan dana untuk membantu warga Terang, Desa Golo Sepang, Kec. Boleng,
Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Umum FoRSuN, Ferdinandus Hardi menyampaikan bahwa FoRSuN sebagai sebuah organisasi yang peduli terhadap masalah kemanusiaan senantiasa terpanggil untuk membantu para korban bencana.

"FoRSuN sebagai sebuah organisasi yang peduli terhadap masalah kemanusiaan terpanggil untuk memberikan bantuan terhadap korban bencana yang saat ini mengharapkan bantuan," ungkapnya.

Ferdinandus Hardi juga menghimbau semua pihak agar bersama-sama membantu untuk meringankan beban para korban bencana Angin Puting Beliung tersebut.

"Mari kita sisihkan dari rejeki kita untuk membantu warga Terang. Seberapa pun yang kita sumbangan pasti akan sangat bermanfaat bagi warga Terang," tandasnya.

Masih di tempat yang sama, Koordinator penggalangan dana, Fredieman Asmi menyampaikan bahwa kegiatan penggalangan dana yang dilakukan oleh FoRSuN ini akan dilakukan selama kurun waktu dua pekan.

"Sesuai dengan kesepakatan bersama, kegiatan penggalangan dana yang kami lakukan akan berlangsung sampai tanggal 3 Desember 2018," tutur Ketua Divisi Sosial dan Budaya FoRSuN tersebut.

Menurut Fredieman Asmi, sejauh ini penggalangan dana sudah dilakukan oleh FoRSuN, seperti mengirimkan proposal kepada para donatur, menjual stiker peduli bencana Boleng, mengedarkan leaflet ke media sosial dan penjualan kopi yang dilakukan oleh Mahasiswa FoRSuN NTT dalam turnamen - turnamen Futsal maupun bola kaki yang diselenggarakan oleh paguyuban - paguyuban orang NTT di Bali. Bantuan dan sumbangan yang diterima juga berupa uang tunai dan sembako.

"Kami mengirimkan proposal kepada para donatur, menjual stiker, mengedarkan leaflet dan menjual kopi. Lalu, jenis bantuan yang diterima adalah uang tunai dan sembako. Jika ingin memberikan bantuan bisa melalui nomor rekening Bendahara Umum FoRSuN yaitu BRI. No. Rekening: 7906 01 000668 53 2 atas nama Luluk Sumiati," jelas pria yang kerap disapa Alfred itu.

Penulis: Efraim Reda
Editor: Remigius Nahal