Syukuran Kemenangan Futsal Tukesani Cup Bali oleh Amanat FC Kental akan Nuansa Adat NTT
Cari Berita

Syukuran Kemenangan Futsal Tukesani Cup Bali oleh Amanat FC Kental akan Nuansa Adat NTT

MARJIN NEWS
12 November 2018

Foto: Humas Amanat
BALI, marjinnews.com - Aliansi Mahasiswa Nusa Tenggara Timur (Amanat) Bali berhasil membawa piala Tukesani Cup 2018.

Walaupun belum berhasil naik di podium tertinggi, Amanat Bali FC sudah menunjukkan keunggulannya dalam ajang Futsal kali ini.

Tim asuhan Jo Mantilius ini berhasil menjadi juara dua setelah dengan sengit mempertahankan perlawanan dari tim Wae Doa FC.

"Dewi Fortuna ada dua. Satu dibawa oleh tim Wae Doa. Satunya di bawa Amanat Bali FC," jelas Jo Mantilus ketika diwawancara Marjinnews, di Sekretariat Amanat Bali  Senin (12/11) malam.

Dalam merayakan kemenangan ini, menurut Jo Mantilius akan diacarakan dalam syukuran nuansa adat NTT yaitu adat istiadat Manggarai.

Sang Kapten, Edison yang memimpin tim di dalam lapangan pertandingan langsung menyampaikan " tura kepok" kepada pengurus Amanat Bali atas capaian hasil yang telah diraih.
Dalam penyampaian "tura kepok" itu mahasiswa asal Reo Manggarai itu menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dari jajaran Amanat Bali sehingga tim yang diutus bisa meraih juara dua dalam pertandingan Tukaseni Cup 2018.

Tuak dan Rokok "tura kepok" yang disampaikan oleh sang Kapten Edison ini diterima langsung oleh ketua Amanata Bali Rovin Bou didampingi oleh sekjen Amanat Bali Rolando bersama komunikator Kampus Warmadewa Rian Ngari, komunikator Kampus Setiba Saraswati Vicky Datus, dan pengurus teras depan Amanat Bali yang lainnya.
Dalam sambutannya, ketua Amanat Bali Rovinus Bou menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim Amanat FC atas capaian juara yang diproleh.

"Tim amanat sudah mencapai pada titik keberhasilan. Itu hannyalah persinggahan sementara. Teruslah melangkah agar capaian keberhasilan itu terus diraih," ujar mantan ketua KBMK IKIP PGRI Bali itu.

Ia menambahkan, apa yang sudah dicapai sekarang teruslah dipertahankan dan bila perlu terus dikembangkan sampai pada puncak yang diinginkan.

Sementara itu, Jo Mantilus menerangkan bahwa prosesi "tura kepok" ini adalah prosesi adat Manggarai yang artinya bahwa tim Amanat Bali FC adalah utusan Aliansi Mahasiswa Nusa Tenggara Timur (Amanat) Bali. Apa pun yang dicapai tim Amanat Bali FC harus dipertanggungjawabkan kepada Organisasi Amanat.

"Prosesi tadi adalah, dimana tim Amanat Bali adalah utusan organisasi Amanat. Amanat adalah induk mereka. Apa pun hasilnya, mereka wajib kembali ke induk ini, yaitu Amanat Bali," terang Jo Mantilius. (*)

Sumber: Humas Amanat Bali
Editor: Remigius Nahal