STIKES St. Paulus Ruteng: Seks Bebas di Ruteng Cukup Kronis
Cari Berita

STIKES St. Paulus Ruteng: Seks Bebas di Ruteng Cukup Kronis

MARJIN NEWS
13 November 2018

Foto: MarjinNews
RUTENG, marjinnews.com - Sekolah Tinggi Kesehatan Santo Paulus Ruteng merayakan hari kesehatan yang ke-54.

Dalam merayakan hari kesehatan ini, banyak hal yang mereka lakukan. Salah satunya ialah melakukan sosialisasi kesehatan di tingkat sekolah menengah yang ada di kota Ruteng.

Tujuannya untuk mencerahkan  siswa siswi tentang bagaimana bahayanya pergaulan bebas.

Sebab, menurut Ayu salah satu anggota pengurus Senat STIKES Santo Paulus Ruteng, kota Ruteng sudah masuk kategori kronis dalam masalah pergaulan bebas.

Bukan hanya itu, kepedulian senat mahasiswa STIKES Santo Paulus Ruteng dalam memperingati hari kesehatan nasional yang ke-54 juga dengan cara turun ke jalan untuk membagikan masker gratis dan brosur kesehatan kepada para pengandara di kota Ruteng serta melakukan sosialisasi di beberapa sekolah menengah yang ada di Kota Ruteng ibukota Kabupaten Manggarai.

Brosur yang dibagikan oleh mahasiswa kesehatan ini berisi informasi cara mencegah penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), penyakit phubing, mengatasi seks bebas, dan penyakit bulling.

Dalam brosur yang dibagikan tertulis secara detail untuk mencegah segala jenis penyakit.

Ayu Muda kembali menyampaikan, alasan kegiatan ini diadakan guna untuk menghindarkan masyarakat Manggarai dari jenis penyakit.

Lebih lanjut Ayu menerangkan, kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian untuk mewujudkan menjadikan kota Ruteng sebagai Kota Molas yang sebenarnya. 

"Jadi dengan memperingati hari kesehatan nasional ke 54 kami akan menjadi aktor utama sebagai anak muda untuk mewartakan kepada seluruh masyarakat Manggarai untuk tetap menjadi daerah yang bebas penyakit dan tepat untuk disebut Ruteng sebagai kota Molas," tutup Ayu.

Penulis: Bros Jatam
Editor: R. Nahal