$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

Sekjen Laskar Bali Mengeluh: Diperlakukan Seperti Tahanan Teroris

I Ketut Putra Ismaya Jaya, saat melakukan persembahyangan di PN Denpasar. (Foto: Istimewa)
DENPASAR, marjinnews.com - Dengan mengenakan udeng dan berkacamata hitam, I Ketut Putra Ismaya Jaya "Keris" tiba di Pengadilan Negeri Denpasar pukul 15.30 Wita, Kamis (8/11) lalu untuk menjalani sidang agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ratusan massa yang mengenakan pakaian adat Bali dari mulai kalangam Ormas, Krama KERIS dan sejumlah Pemangku dan Peranda juga ikut memberikan dukungan suport terhadap Ismaya.

Sesaat memasuki sel tahanan titipan, Ismaya Langsung mengucap salam Swastiastu dan dibalas teriakan yel yel

"Hidup Keris. Hidup Keris. Hidup Keris" yang langsung dijawab Ismaya, "Kebenaran pasti akan menang," singkat Ismaya.

Tidak berselang lama, Ismaya kembali mohon ijin kepada petugas untuk melakukan persembahyangan. Didampingi kuasa hukumnya Togar Situmorang dan Ibu kandung Ismaya yang tampak menitikan air mata.

"Saya yakin Tuhan akan menuntut kebenaran dan membuka siapa yang salah. Saya diperlakukan seperti tahanan teroris, tangan dan kaki di borgol tidur tanpa alas saat sebelum dititipkan di Kerobokan (Lapas,Red)," keluh Ismaya langsung memeluk ibunya.

Saat persembahyangan dirinya berharap hukum bisa berlaku adil. Dia juga berpesan kepada sejumlah media yang meliput agar berimbang dan tidak memberitakan yang terkesan sangat menghakimi.

"Saya hanya berserah pada Tuhan. Saya percaya hukum berlaku adil," singkatnya seraya melanjutkan Panca Sembah.

Pria yang mencalonkan diri untuk DPD RI itu pada hari ini disidangkan dalam

Setidaknya ada empat orang Jaksa yang menangani kasus ini. Keempatnya yakni, Jaksa 1  Made Lovi Pusnawan, Jaksa 2 Nyoman Bela Putra Atmaja, Jaksa 3 Kadek Wahyudi Ardika, dan Jaksa 4 Yuli Peladianti.

Sidang baru dimulai pukul 16.00 Wita, dalam dakwaan yang dibacakan di depan Majelis Hakim pimpinan Bambang Eka Putra SH, diamana terdakwa bersama dua terdakwa lain yakni I Ketut Sutama dan I Gusti Ngurah Edrajaya alias Gung Wah, Ismaya disangkakan tiga pasal.

Pasal kesatu, bahwa ketiga tersangka pada Senin (13/8) sekitar pukul 15.30 di Kantor Satpol Provinsi Bali, di jalan Panjaitan nomor 10 Renon, Denpasar, yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang pejabat untuk melakukan perbuatan jabatan atau untuk tidak melakukan perbuatan jabatan yang sah.

Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 211 KUHP Jo Pasal 214 KUHP.

Atau Kedua, bahwa para terdakwa pada hari Senin (13/10) sekitar pukul 15.30 di Kantor Satpol Provinsi Bali, di jalan Panjaitan nomor 10 Renon, Denpasar yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah, atau orang yang menurut kewajiban Undang-Undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya.

Perbuatan ini sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 212 KUHP Jo pasal 214 KUHP. Atau Ketiga  para terdakwa pada hari Senin (13/10) sekitar pukul 15.30 di Kantor Satpol PP Provinsi Bali, di Jalan Panjaitan No.10 Renon, Denpasar baik sebagai orang yang melakukan perbuatan telah secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan tindakan melawan hukum dengan memakai kekerasan.

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Video Minta Tolong Milik "KERIS" Viral

Jagat Bali kembali dihebohkan oleh viralnya sebuah video dari Sekretaris Jendral Ormas Laskar Bali Ketut Putra Ismaya Jaya.

Pria yang akrab dipanggil "Keris" ini saat ini telah menjadi tersangka karena diduga melawan pejabat saat penertiban baliho miliknya beberapa waktu lalu.

Video berdurasi selama 2 menit 46 detik itu menjadi viral di media sosial baik Facebook maupun WhatsApp.

Dalam video itu, tampak "Keris" dalam kondisi tangan dan kaki diborgol meminta keadilan.

Ia mencurahkan isi hatinya dan meminta pembelaan kepada pengacara kondang asal Jakarta Hotman Paris.

Dengan raut wajah sedih ia meminta tolong agar dirinya mendapatkan keadilan karena perlakuan aparat terhadap tidak dianggap sebagai Warga Negara Indonesia.

Dalam suara parau, Ismaya juga menceritakan bahwa penanganan terhadap dirinya selama ditahan aparat tidak manusiawi.

"Lihat kaki dan tangan saya dirantai. Saya disini kedinginan dan tidak bisa pakai apa-apa. Saya ini manusia yang diciptakan Tuhan dengan penuh rasa. Binatang saja dimasukkan ke kerangkeng rantainya dilepas. Tapi saya diperlakukan begini," ucapnya dengan mimik wajah sedih.

Menurut Ismaya, dalam curhatan direkaman video itu mengaku kondisinya seperti ini akibat diperlakukan tidak manusiawi oleh para penguasa di Bali.

Untuk itu, Ismaya mengutarakan akan terus berjuang untuk mencari keadilan.

"Selama ini saya diam dan tidak berani bersuara karena demi menjaga nama baik Bali. Saya maju jadi calon DPD Bali untuk berbuat demi Bali dan bangsa Indonesia, tapi diperlakukan begini oleh penguasa," sentilnya.

Masih dalam rekaman video itu pula, Ismaya yang juga calon DPD RI itu terlihat hanya mengenakan baju kaos putih dan celana pendek bercorak belang-belang serta tidak mengenakan baju tahanan orange.

Namun terlihat sepintas baju berwarna orange yang diduga baju tahanan terlihat ditaruh disekat tembok ruangan beruji besi.

"Nah ini posisi saya makan, aduuuuh...," keluh Ismaya sambil makan nasi bungkus dengan tangan diborgol.

Diduga video  direkam di sel tahanan Mako Brimob Polda Bali.

Viralnya rekaman video Ismaya itu tentu saja mengundang perhatian dan pertanyaan di masyarakat luas, lantaran bagaimana bisa handphone bisa masuk ke sel tahanan Mako Brimob Polda Bali yang dikenal pengamanannya sangat ketat tersebut.

Sumber: BB
Editor: Remigius Nahal

COMMENTS

Name

Artikel,141,Bali,115,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,160,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,3,BPJS,1,Budaya,38,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,183,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,579,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,38,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,7,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,280,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,50,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,114,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,71,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,294,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,258,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,419,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,27,Partai Politik,25,Pasangan,20,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1148,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,38,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,88,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,24,seleb,1,Selebritas,20,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,20,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,71,Sumba,8,Surabaya,35,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,48,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,14,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Sekjen Laskar Bali Mengeluh: Diperlakukan Seperti Tahanan Teroris
Sekjen Laskar Bali Mengeluh: Diperlakukan Seperti Tahanan Teroris
https://1.bp.blogspot.com/-MYzw44BcMoM/W-6Y28uc50I/AAAAAAAADrA/pApwh4Pw3EMCqmrZVoJgRrs-D2uGEu21QCLcBGAs/s320/20181116_181523.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-MYzw44BcMoM/W-6Y28uc50I/AAAAAAAADrA/pApwh4Pw3EMCqmrZVoJgRrs-D2uGEu21QCLcBGAs/s72-c/20181116_181523.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/11/sekjen-laskar-bali-mengeluh.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/11/sekjen-laskar-bali-mengeluh.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close