$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

Maria Kartikawati: Sosok Inspirasi Bagi Anak Muda NTT Soal Menyanyi

Foto: Facebook/Maria Kartikawati
INSPIRASI, marjinnews.com - Namanya Maria Kartikawati Lado. Gadis berkulit hitam manis merupakan salah satu sosok yang boleh dibilang sangat konsisten mengembangkan bakat menyanyinya sejak kecil. Penulis mengenal gadis kelahiran Maumere, 10 November 1997 ini bukan secara kebetulan, namun melalui sebuah proses yang cukup panjang sampai kemudian memutuskan menulis tentang dia dan suaranya yang merdu menenangkan jiwa.

Pembaca sekalian mungkin melihat gadis yang diakrab disapa Aty ini bukanlah siapa-siapa selain seorang mahasiswa biasa yang kuliah di Universitas Ciputra Surabaya jurusan Marketing Communition angkatan tahun 2015. Dalam bio singkat yang diterima penulis dia sementara memperjuangkan skripsinya saat ini. Meski tengah bergulat dengan hal yang menegangkan seperti mengurusi skripsi seperti itu, Aty dalam postingan media sosialnya baik facebook maupun instagram sama sekali tidak menunjukkan beban bahkan dia tetap menyanyi dengan riang. Penulis malah kepoin instagramnya dia kalau lagi galau. Eh..   

When words fail, music speaks. Kurang lebih begitu Aty memaknai musik. Ketika kata-kata sudah tidak sanggup mengartikaan perasaan, maka musiklah yang jadi cara ampuh untuk mengekspresikannya. Aty mengaku bahwa bernyanyi menjadi kegemarannya saat ini.

"Saya mulai sadar akan potensi ini saat saya duduk di bangku kelas tiga SD. Saya ingat betul, aty kecil digiring masuk ke dunia tarik suara oleh ayah saya sendiri. Saat itu kebetulan saya mengikuti sebuah misa dan acara pesta perak imamat seorang Romo di Maumere. Banyak sekali orang orang yang hadir termasuk Uskup dan Bupati Kab. Sikka saat itu. Ada momen dimana ayah saya dengan pede nya mengatakan anak saya Aty mau menyanyi satu lagu rohani kepada MC, sambil membisikkan salah satu judul lagu yang paling sering kami nyanyikan. MC mengiyakan dan seperti pasrah, saya naik ke panggung yang sangat besar untuk anak seusia saya saat itu" terang Aty sambil menerawang mengingat momen yang menjadi awal kecintaannya pada musik dalam sebuah wawancara singkat dengan penulis beberapa waktu lalu.

Ayah yang Membantu Lirik
Lulusan SMAK Frateran Maumere tahun 2015 itu menceritakan sebuah momen sangat berkesan dengan sang ayah dalam penampilan pertamanya saat itu. Aty dengan polos bercerita bahwa lagu yang dia nyanyikan tidak sepenuhnya dia kuasai liriknya.

"Solo pertama lolos saya nyanyikan dengan baik, kemudian masuk refrain, sayang sekali solo yang kedua sama sekali saya lupa. Bingung, saat itu rasanya mau lepas microphone dan lari kearah ayah. Lalu dari kejauhan saya coba tatap mata ayah mengisyaratkan sudah tidak sanggup melanjutkan nyanyi. Tapi apa yang beliau lakukan? Mulutnya mulai komat kamit, saya coba ikuti ternyata beliau mengisyaratkan lirik lagu yang harus saya nyanyikan" kenang Aty.

Alhasil berkat bantuan sang ayah lagu itu pun lagu dapat dia nyanyikan nyanyikan dengan baik dan gemuruh tepukan tangan terdengar di akhir syair lagu sampai musik benar benar berhenti. Ayah berahasil membuat saya keringat dingin.

Momen ini mungkin sepele untuk orang lain, tetapi tidak untuk Aty. Dalam hati kecilnya dari situ dia mendapat kekuatan dan ambisi untuk menaklukan panggung-panggung selanjutnya.

"Orang yang paling berjasa dalam kehidupan bermusik saya adalah ayah saya. Beliau senang menjerumuskan  saya pada hal baik yang saya tidak yakin bisa lakukan dengan baik. Tapi postifnya adalah saya tumbuh menjadi anak yang senang mencoba atau mengambil resiko. Beliau sama persis seperti saya, sejak masa mudanya selalu manggung dari kampung ke kampung apalagi saat natal dan tahun baru. Ia menjadi inspirasi awal saya dalam bermusik, saya ingat betul wajah sumringahnya saat melihat saya bernyanyi dari jaman SD hingga saat ini kadang saat menelfon pun masih suka minta dinyanyikan lagu" ungkap Aty yang juga anggota PMKRI Cabang Surabaya tersebut.

Paling menarik dari sosok gadis asal Maumere of Flores (MOF) ini adalah dia tidak pernah mengikuti les musik atau menyanyi, semua dia lakukan secara otodidak dengan pengalaman bernyanyi dimana -mana.

"Saya sering bernyanyi bersama orang rumah. Kebetulan satu rumah hobinya menyanyi, selain itu ikut paduan suara dan koor-koor di sekolah, di paroki untuk Tuhan; bernyanyi baik sama dengan berdoa dua kali. Saya malah berharap saya sudah berdoa berkali-kali" celetuk Aty dengan nada bercanda.

Aty saat ini sedang semangat-semangatnya mengembangkan bakat bernyanyi dan bermusik. Pada tahun 2017 lalu, dia mengaku sudah membeli membeli sebuah Ukulele yang dia namai Brown (warnanya coklat) dari hasil menabung beberapa bulan.

"Saat pertama membeli saya bahkan tidak pernah tahu bagaimana memainkannya. Saya kira saat itu google adalah penolong saya" Terangnya. 

Aty cukup aktif mencover lagu-lagu di Instagram miliknya @mkartikawati,  ada sekitar 37 video yang sudah terupload disana. Instagram dipilih sebagai media untuk menyalurkan hobi menyanyi dan musik karena sangat mudah dan tidak repot. Tantangan yang dihadapinya juga cukup banyak termasuk ketika banyak teman-temannya bingung mengapa dia sering bernyanyi tanpa merasa bosan. Di mata mereka, Aty seperti tidak punya kesibukan lain. Namun, kepada penulis Aty menerangkan bahwa sejak dia sadar memliki potensi tersebut, dia  tidak pernah berpikir sehari tanpa bernyanyi. Nyanyi dan musik bukan lagi sekedar hobi, lebih dari itu ia menjadi aktivitas yang paling menyenangkan. 

"Musik punya tempat tersendiri dalam hidup saya. Musik adalah Bahasa universal. Musik menyatukan segala rasa dan musik selalu jujur mengartikan emosi jiwa. Kadang lagu yang mungkin kita tidak paham artinya apa, namun kita akan merasa sedih, sesedih-sedihnya atau sebaliknya bahagia, senang. Itulah kenapa saya bilang, musik itu hebat" ungkap gadis bergigi gingsul ini.

Dengan kondisinya seperti sekarang ini, Aty tidak pernah lupa untuk selalu menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas talentanya yang luar biasa. Aty sadar betul bahwa apa yang dimilikinya tidaklah sebanding dengan talenta orang yang orang lain miliki. Dia mengakui masih banyak penyanyi dengan kualitas cukup bagus dan layak diapresiasi. Dia pun mengaku bahwa apapun akan dia lakukan dengan sekuat tenaga, dan dengan apa yang dimilikinya saat ini akan berusaha memuliakan nama-Nya dengan pelayanan di gereja, di beberapa perayaan misa di kampus, di lingkungan tempat tinggal dan Paroki. 

"Saya yakin betul di luar sana, khususnya NTT menyimpan sangat banyak potensi anak muda yang luar biasa. Ada yang berpotensi di tarik suara, alat musik, seni rupa/tattoo, olahraga, bidang keilmuan dan masih  banyak lagi. Kita semua punya hak yang sama untuk mengembangkan bakat. Kita boleh lihat bagaimana terbukanya akses teknologi dan dunia luar sangat membantu kita untuk berlatih dan menambah referensi" jelas Aty.

Selain mengapresiasi kemampuan teman-teman sesama orang muda, Aty pun berpesan agar siapa saja tidak boleh gagap dengan teknologi. Hal ini menjadi penting karena dunia sudah mulai berubah dan akan ada banyak persaingan terjadi di luar sana dalam hal berkarya. Dia pun berharap agar anak-anak muda Indonesia terutama NTT melihat peluang ini dengan baik, bukan hanya untuk mengembangkan bakat namun memberi pengalaman positif untuk orang lain.

"Misalnya saya, saya selalu melihat bagaimana teknik bernyanyi artis artis atau seniman Indonesia dan luar negeri  atau tutorial memainkan alat musik ukulele  di youtube. Bakat membuat kita belajar lebih mudah dari kebanyakan orang. Tapi ada yang paling penting yaitu keseriusan berlatih . Hal yang satu itu akan membuat kita mengalahkan orang-orang berbakat. Ya, bukan soal siapa lebih baik atau bagus tapi bagaimana bakat yang dimiliki membawa dampak positif buat diri sendiri dan orang lain" ungkap Aty menutup perbincangannya dengan penulis waktu itu.

Dari raut wajahnya yang berkulit hitam manis tampak jelas optimisme cukup tinggi akan masa depan generasi muda kita. Terutama dalam dunia musik dan tarik suara.

Oleh: Andi Andur


COMMENTS

Name

Artikel,141,Bali,115,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,160,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,3,BPJS,1,Budaya,38,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,183,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,579,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,38,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,7,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,280,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,50,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,114,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,71,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,294,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,258,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,419,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,27,Partai Politik,25,Pasangan,20,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1148,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,38,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,88,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,24,seleb,1,Selebritas,20,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,20,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,71,Sumba,8,Surabaya,35,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,48,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,14,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Maria Kartikawati: Sosok Inspirasi Bagi Anak Muda NTT Soal Menyanyi
Maria Kartikawati: Sosok Inspirasi Bagi Anak Muda NTT Soal Menyanyi
"Musik punya tempat tersendiri dalam hidup saya. Musik adalah Bahasa universal. Musik menyatukan segala rasa dan musik selalu jujur mengartikan emosi jiwa. Kadang lagu yang mungkin kita tidak paham artinya apa, namun kita akan merasa sedih, sesedih-sedihnya atau sebaliknya bahagia, senang. Itulah kenapa saya bilang, musik itu hebat" ungkap gadis bergigi gingsul ini
https://4.bp.blogspot.com/-TROeq7T6yeo/W_7OJnzMy7I/AAAAAAAACFg/XZO2qvVzh88c54mz_WUx_40Pr7yoJf5hgCLcBGAs/s320/Maria%2BKartikawati.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-TROeq7T6yeo/W_7OJnzMy7I/AAAAAAAACFg/XZO2qvVzh88c54mz_WUx_40Pr7yoJf5hgCLcBGAs/s72-c/Maria%2BKartikawati.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/11/maria-kartikawati-sosok-inspirasi-bagi-anak-muda-ntt-soal-menyanyi.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/11/maria-kartikawati-sosok-inspirasi-bagi-anak-muda-ntt-soal-menyanyi.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close