Kesal, Telat Ikut Ujian CPNS, Seorang Peserta di Manggarai Makan "Remang Weteng"
Cari Berita

Kesal, Telat Ikut Ujian CPNS, Seorang Peserta di Manggarai Makan "Remang Weteng"

MARJIN NEWS
7 November 2018


RUTENG, marjinnews.com - Perjuangan demi mendapatkan gelar Pegawai Negeri Sipil memang tak mudah seperti membalikan telapak tangan.

Dalih ingin mendapatkan gaji yang yang menggiurkan, peringkat hidup juga dijamin makmur.

Namun bagaimana jika usaha untuk mendapatkan gelar PNS  itu gagal?

Ada cerita unik saat Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (SCPNSD) di hari keempat di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (7/11/2018).

Dikutip, komodolinenews, ujian hari keempat tes CPNS di Manggarai diwarnai dengan tingkah laku seorang peserta yang makan rumput dalam bahasa lokal Manggarai disebut sebagai remang weteng (rumput gajah).

Peserta yang terlambat tersebut diduga karena kesal, ia merasa tertekan lalu melakukan tindakan tidak wajar, demikian penuturan salah seorang petugas Satuan Polisi Pamong Praja berinisial RS, Rabu (7/11/2018) di BKPP Ruteng.

Ia menginformasikan, Pol PP sempat mengejar peserta tersebut karena takut terjadi apa-apa pada dirinya.

"Beruntung, kami cepat mengejar peserta tersebut namun karena ia kemudian pergi dengan seseorang, ia menghilang ke arah timur. Yang kami takuti kalau ia bunuh diri," ungkapnya.

Untuk diketahui, kuota CPNSD untuk Kabupaten Manggarai hanya 233 kursi. Sementara kandidat yang akan ikut merebut kursi itu  berjumlah 5.783 peserta. Itu artinya yang tidak lulus berjumlah 5.550 orang.

Sebelumnya, berdasarkan data yang dihimpun media ini, jumlah peserta yang telah mengikuti  Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) mencapai 1.474 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 peserta CPNS dinyatakan mencapai ambang batas (Passing Grade) atau dinyatakan lolos SKD

Nama-nama peserta CPNS kabupaten Manggarai yang mencapai passing grade dengan rinciian nilainya sebagai berikut.

1.Maria Vianey Roswita Wanggur
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan nilai 95.Tes Intelegensia Umum (TIU) dengan nilai 85.Tes Karektiristik Pribadi (TKP) dengan nilai 147

2.Vianus Jebarus
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan nilai 100.Tes Intelegensia Umum (TIU) dengan nilai 80.Tes Karektiristik Pribadi (TKP) dengan nilai 144

3.Klaudia Triani
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan nilai 95.Tes Intelegensia Umum (TIU) dengan nilai 90.Tes Karektiristik Pribadi (TKP) dengan nilai 144

4.Ursula Oktaviana Marut
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan nilai 90.Tes Intelegensia Umum (TIU) dengan nilai 90.Tes Karektiristik Pribadi (TKP) dengan nilai 145

5.Yosefina Mariani Prawati Parus
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan nilai 105.Tes Intelegensia Umum (TIU) dengan nilai 85.Tes Karektiristik Pribadi (TKP) dengan nilai 144.

6.Angelina Waltrudis Mere
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan nilai 85.Tes Intelegensia Umum (TIU) dengan nilai 80.Tes Karektiristik Pribadi (TKP) dengan nilai 143

7.Robertus Daru
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan nilai 105.Tes Intelegensia Umum (TIU) dengan nilai 85.Tes Karektiristik Pribadi (TKP) dengan nilai 145

8.Mariana Agnonika Tatus
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan nilai 105.Tes Intelegensia Umum (TIU) dengan nilai 85.Tes Karektiristik Pribadi (TKP) dengan nilai 154.

9.Isadora Nahi
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan nilai 75.Tes Intelegensia Umum (TIU) dengan nilai 115.Tes Karektiristik Pribadi (TKP) dengan nilai 149

10. Antonia Farani Bathe Doe
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan nilai 120.Tes Intelegensia Umum (TIU) dengan nilai 80.Tes Karektiristik Pribadi (TKP) dengan nilai 144. (*)

Editor: Remigius Nahal