Hakim: Sidang Kasus Perdagangan Orang di PN Batam Tertutup untuk Umum
Cari Berita

Hakim: Sidang Kasus Perdagangan Orang di PN Batam Tertutup untuk Umum

MARJIN NEWS
27 November 2018

Foto: Istimewa
BATAM, marjinnews.com - Kasus perdagangan orang yang dialami oleh korban Mardiana Sonlay (16) kini masuk ke tahap persidangan untuk pemeriksaan saksi Rusna yang merupakan bos penyalur korban ini.

Sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Batam Selasa (27/11) itu justru mendapat fakta terbaru.

Hakim Marta Napitupulu selaku hakim ketua dalam persidangan itu serta Reni Pitua Ambarita dan Egi Novita sebagai hakim anggota melarang para pengunjung untuk menyaksikan serta wartawan untuk meliputi.

Ada pun kejanggalan demi kejanggalan dipertontonkan hakim untuk mengarahkan saksi Maria Sonlay supaya melakukan perdamaian kepada Rusna.

Bahkan hakim juga mengatakan semua pihak sudah saling melaporkan jangan sampai nanti masuk penjara maka sekarang damai saja, tanya Marta Napitupulu kepada Bapak Piter Sonlay selaku ayah korban

Marjinnews.com mencoba menelusuri alasan Marta Napitupulu selaku hakim ketua memberlakukan sidang kesaksian Maria Sonlay namun Marta Napitupulu berdalih karena saksi Masih anak dibawah umur.

Marta Napitupulu juga mengusir wartawan untuk mencari informasi karena sifatnya tertutup. 

Padahal pada saat sidang pelaku Paulus dengan saksi yang sama atasnama Maria Sonlay sebagai korban perdagangan orang sidang dibuka untuk umum serta wartawan diperkenankan untuk meliputi. (JP/MN)