Gara-gara Lapar, Peserta Tes CPNS di Manggarai Undur Diri

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Gara-gara Lapar, Peserta Tes CPNS di Manggarai Undur Diri

MARJIN NEWS
9 November 2018

Yohana mengatakan dirinya lapar. Ia mendatangai lokasi ujian semenjak jam 1 siang. Dan belum sempat makan karena takut terlambat. Ia kemudian meninggalkan lokasi ujian pada pukul 14.00-15.30 Wita. Yohana sendiri merupakan peserta tes sesi ketiga. (Foto: Ilustrasi)
RUTENG, marjinnews.com – Harapan untuk menyandang gelar PNS dari salah satu peserta ujian seleksi CPNS di Kabupaten Manggarai ini pupus di tengah jalan.

Jika sebelumnya ada cerita unik saat Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (SCPNSD) di hari keempat Rabu (7/11/2018) yaitu tingkah laku seorang peserta yang makan rumput dalam bahasa lokal Manggarai disebut sebagai remang weteng (rumput gajah).

Peserta ini  terlambat sehingga berujung kesal, ia merasa tertekan lalu melakukan tindakan tidak wajar itu. Pol PP sempat mengejar peserta tersebut karena takut terjadi apa-apa pada dirinya.

Kisah unik kembali terjadi, lantaran lapar saat mengikuti ujian, peserta ini pilih mengundur diri dari tahapan ujian tersebut pada  Jumat (9/11).

Adalah Yohana Elyanti Assan, pelamar formasi Guru Kelas Ahli Pertama ini meninggalan ruang ujian karena lapar.

Dikutip Floresa, Yohana mengatakan dirinya lapar. Ia mendatangai lokasi ujian semenjak jam 1 siang. Dan belum sempat makan karena takut terlambat.

Ia kemudian meninggalkan lokasi ujian pada pukul 14.00-15.30 Wita. Yohana sendiri merupakan peserta tes sesi ketiga.

Yohana mengikuti tes di ruangan 1. Petugas yang memantau ruang tersebut melihat Yohana keluar ruangan pada saat tes baru berlangsung beberapa menit. Saat itu, ia meminta air minum hangat.

Selanjutnya, pada pukul 15.09 Wita Yohana keluar ruangan lagi. Ia mengeluh pusing dan lapar.

Pengawas ruangan lalu menanyakan apakah Yohana masih bisa lanjut mengerjakan soal tes atau tidak.

Yohana tampak bingung, lalu kembali ke dalam ruangan.

Namun, sekitar lima menit kemudian, ia keluar ruangan dan menyatakan tak sanggup lagi melanjutkan ujian.

“Saya pulang saja pak,” ujarnya kepada pengawas.

Theodorus Taram, Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Manggarai yang juga Sekretaris Panitia Seleksi CPNS mengatakan, kewenangan sepenuhnya berada di tangan pengawas ruangan, yang adalah pejabat dari Kanreg X BKN Denpasar.

Berdasarkan informasi dari pengawas ruangan, lanjut Theodorus, peserta tersebut meninggalkan ruangan setelah menyelesaikan semua soal tes.

“Tapi ya, dia kerja kerja saja,” ujarnya.

Theodorus pun menghimbau peserta untuk mempersiapkan diri dengan baik, termasuk mengikuti tes dalam keadaan kenyang.

“Tapi kalau ada yang merasa lapar, datang sampaikan ke panitia sebelum tes dimulai. Tadi ada beberapa orang yang datang minta makanan ke panitia, kita kasi makan,” ujarnya.

Yohana meninggalkan tempat tes pukul 15.15 Wita.

Dari layar monitor yang disediakan panitia, tertera capaian hasil tes yang diraih Yohana. Ia hanya mampu mengumpulkan total nilai 286 dengan rincian TWK 95, TIU 60, TKP 131.

Untuk diketahui, kuota CPNSD untuk Kabupaten Manggarai hanya 233 kursi. Sementara kandidat yang akan ikut merebut kursi itu  berjumlah 5.783 peserta. Itu artinya yang tidak lulus berjumlah 5.550 orang. (*)

Editor: Remigius Nahal