Diduga Hendak Melakukan Penculikan, Seorang Pria Tak Dikenal Dihajar Massa di Lando
Cari Berita

Diduga Hendak Melakukan Penculikan, Seorang Pria Tak Dikenal Dihajar Massa di Lando

1 November 2018

Foto: Ilustrasi Penganiayaan
RUTENG, marjinnews.com - Nasib naas menimpa seorang lelaki tak dikenal di Terminal Lando, Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai pada Kamis (1/11/2018) malam. Pria berusia sekitar 34 tahun itu harus menerima amuk massa sekitar terminal pasca menodong sebuah pisau kepada seorang bocah laki-laki berumur 12 tahun pada pukul 19.00 waktu setempat.

Menurut keterangan yang diterima marjinnews.com, pelaku dihakimi massa karena beberapa waktu terakhir masyarakat sekitar lokasi kejadian mendapat kabar bahwa di wilayah Manggarai tengah berkeliaran para penculik anak-anak untuk dibunuh dan diambil organ tubuhnya untuk dijual.

Baca Juga: Pembagian Kartu Tes PNS di Manggarai Berlangsung Ricuh

"Semula berawal dari ketika kami mendengar seorang anak laki-laki berteriak histeris karena ditodong dengan pisau oleh pelaku. Ditambah dengan beberapa informasi yang entah datang dari mana selama ini mengatakan bahwa tengah maraknya kasus penculikan anak untuk dibunuh dan dijual organ tubuhnya membuat masyarakat langsung datang mendekati dan memukul pelaku" ujar Wilibaldus Harmin, warga di sekitar lokasi kejadian kepada marjinnews.com.

Mendengar peristiwa itu, pihak Kepolisian langsung datang untuk mengamankan pelaku di tempat yang aman. Dari hasil interogasi kepolisian baru diketahui bahwa pria tak dikenal itu diduga merupakan seseorang yang tengah mengalami gangguan jiwa.

Baca Juga: Politik Sontoloyo

"Kami masih menyelidiki identitas pelaku, apakah benar mengalami gangguan jiwa atau tidak dengan menelusuri identitasnya lebih lanjut. Nama dan asalnya. Hasilnya akan kami umumkan kepada masyarakat sekalian untuk kemudian bisa disimpulkan apakah dia termasuk bagian dari kelompok penculik anak atau tidak" ujar salah satu anggota Kepolisian Polres Manggarai.

Seementara itu, saksi mata kejadian pemukulan itu menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan spontanitas semata.

"Kami sebagai masyarakat ketika dihadapkan pada hal semacam ini harus selalu waspada, apalagi pelaku bukan merupakan warga di wilayah ini. Orang asing. Jadi untuk berjaga-jaga ini murni aksi spontan warga sekitar sini" ujar saksi kepada marjinnews.com yang enggan disebutkan namanya itu.

Sampai berita ini diturunkan, pelaku masih ditahan pihak Polres Manggarai untuk diselidiki lebih lanjut. *)

Laporan: A. Senda