Wajib Berbusana Adat, Mahasiswi Manggarai di Bali Kompak "Deng Songke" ke Kampus
Cari Berita

Wajib Berbusana Adat, Mahasiswi Manggarai di Bali Kompak "Deng Songke" ke Kampus

MARJIN NEWS
18 October 2018

Foto: MarjinNews

Denpasar, Marjinnews.com -- Gubernur Bali, I Wayan Koster baru saja menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 2231 tahun 2018.

Isinya mengenai panduan teknis pelaksanaan hari penggunaan busana adat Bali.

Instruksi itu turun sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 tahun 2018 tentang hari penggunaan busana adat Bali secara serentak di seluruh Bali.

Dalam instruksi itu terdapat lima poin penekanan diantaranya:

1. Busana adat Bali digunakan setiap Hari Kamis, Hari Purnama, Hari Tilem, Hari jadi Provinsi Bali dan hari jadi kabupaten/kota.

2. Etika pengguna busana adat Bali sesuai dengan nilai kesopanan, kesantunan, kepatutan, dan kepantasan yang berlaku di masyarakat.

3. Busana adat Bali digunakan oleh pegawai di lingkungan lembaga pemerintahan, pendidik, tenaga pendidik, peserta didik, dan pegawai lembaga swasta.

4. Penggunaan busana adat Bali dikecualikan bagi pegawai lembaga pemerintahan, lembaga swasta dan lembaga profesional, yang oleh karena tugasnya mengharuskan untuk menggunakan seragam khusus tertentu atau karena alasan keagamaan.

5. Bagi masyarakat Nusantara lainnya yang tinggal di wilayah Provinsi Bali dapat menggunakan budana adat Bali atau busana adat daerah masing-masing.

Menyambut instruksi Gubernur Bali ini, para mahasiswa yang berasal dari luar Propinsi Bali menyambutnya dengan baik.

Seperti terlihat pada hari ini Kamis (18/10), dari Pantauan MarjinNews para mahasiswi asal Manggarai, Flores, NTT terlihat kompak mengenakan kain songke Manggarai saat ke kampus.

Nofa, salah satu mahasiswi IKIP PGRI Bali asal Manggarai yang ikut mengenakan kain songke ini kepada MarjinNews mengaku bangga.

"Kami merasa bangga. Bisa melestarikan adat dan budaya Manggarai walaupun berada di tanah orang," ungkap Mahasiswi Fakultas Bahasa dan Seni IKIP PGRI Bali.

Hal senada juga dikatakan rekannya, bernama Ella. Mahasiswi Prodi Bahasa Indonesia dan Daerah ini juga mengaku bangga ketika mengenakan Songke Manggarai ke kampus.

"Senang kaka. Pokoknya senang sekali. Dan bangga ketika memakai songke ini," tutur Ella.

Penulis: Remigius Nahal.