Tarian Caci Warnai Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Makassar

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Tarian Caci Warnai Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Makassar

Marjin News
30 October 2018

Pemain Caci sedang memainkan tarian Caci dalam peringatan sumpah pemuda di Makassar, (foto: dok. Pribadi). 

Makassar, MarjinNEWS.com - Tarian Caci, salah satu tarian asal budaya Manggarai ditarikan dalam acara peringatan sumpah pemuda di kampus YPUP Makassar oleh sanggar budaya Manggarai Makassar, Minggu (28/10).

Pentas Caci tersebut dibuka oleh ketua kerukunan Manggarai Makassar, Yosef Teok. Dihadiri juga oleh perwakilan orang tua Manggarai dan warga Manggarai Raya yang ada di kota Makassar.

Dalam sambutannya, osef menyampaikan pesan kepada warga Manggarai yang ada di kota Makassar untuk sesering mungkin melakukan kegiatan yang berkaitan dengan budaya Manggarai, untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama warga Manggarai di kota Makassar.

"Saya berharap supaya anak muda Manggarai sesering mungkin melakukan kegiatan yang berkaitan dengan budaya Manggarai, karena dengan adanya kegiatan seperti ini kita bisa berkumpul bersama dan yang pasti tali persaudaraan di antara kita akan terjalin dengan baik" pungkasnya

Pada kesempatan yang sama dia juga menyesalkan warga Manggarai yang kurang kompak dan kurang berpartisipasi dalam melakukan kegiatan di Kota Makassar.

"saya juga sangat menyayangkan warga Manggarai yang tidak berpartisipasi pada kegiatan seperti ini. Karena sebelumnya kita selalu kompak dalam setiap kegiatan di Kota Makassar baik Manggarai, Manggarai Barat, maupun Manggarai Timur. Tapi, akhir-akhir ini sudah ada sekelompok orang yang membuat kegiatan yang bukan lagi mencakup Manggarai Raya melainkan kabupatennya sendiri, Saya berharap kedepannya kita bisa bersatu lagi seperti dulu". Tutup Yosef.

Koordinator sanggar budaya Manggarai Makassar, Frans Jebaru kepada media mengatakan pentas tarian Caci dalam peringatan Sumpah pemuda ke-90 ini untuk membuktikan bahwa Pemuda Manggarai memiliki jiwa petarung dan berani.

"Dalam memperingati hari Sumpah Pemuda Sebagian besar masyarakat Indonesia menggelarnya dengan melaksanakan kegiatan seperti perlombaan, aksi demonstrasi dan lain sebagainya. Tapi pada tahun ini kami sengaja memperingatinya dengan melakukan pentas Caci guna untuk membuktikan bahwa Pemuda Manggarai memiliki jiwa petarung dan berani karena dalam permainan Caci itu menguji ketangkasan dari setiap pemain caci". Ungkapnya

Ia juga menambahkan bahwa dalam kegiatan tersebut diselingi oleh tarian tiba Meka dan tarian Pati lingko yang dibawakan oleh penari sanggar budaya Manggarai Makassar.

"Dalam kegiatan tersebut kami tidak hanya menampilkan pentas caci tapi diselingi dengan tarian tiba Meka dan tarian Pati lingko, ini bertujuan untuk menunjukkan kepada semua orang bahwa anggota sanggar budaya Manggarai Makassar memiliki talenta masing-masing yang berkaitan dengan budaya Manggarai, dan berharap kedepannya ada perhatian dari pemerintah untuk bisa mengasah kemampuan dari pemuda Manggarai yang memiliki talenta seperti itu". Tutup Pemuda asal Satarmese itu.

Penari Sanggar Manggarai Makassar saat membawakan tarian Pati Lingko. (Foto: dok. Pribadi)

Di tempat terpisah, Gofan selaku ketua panitia pelaksana menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan kegiatan ini dan menyampaikan permohonan maaf apabila ada kekurangan selama kegiatan berlangsung.

"Tentunya Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini, terlebih khusus kepada ketua kerukunan Manggarai Makassar maupun perwakilan orang tua Manggarai yang lainnya, juga untuk teman-teman anggota sanggar budaya Manggarai Makassar yang telah bekerja keras demi menyukseskan kegiatan ini dan kepada semua warga Manggarai yang hadir pada saat kegiatan berlangsung. Tidak lupa pula saya menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih ada kekurangan". Tutupnya.

Laporan: VP/MN