Tanpa Judul, Cerpen Karya Elisabeth Yunita Enggok

Foto: dok. Pribadi

Ketika aku berumur lima tahun, tak pernah terlintas di benakku akan kisah-kisah yang akan terjadi di hari esok dan seperti apa itu takdir.

Sampai aku pun tak pernah bermimpi untuk bertemu denganmu, tak pernah bermimpi untuk diberi waktu berjalan bersamamu, bahkan tak pernah terpikirkan olehku bahwa aku akan memberi hati padamu.

Sampai suatu ketika aku menjadi seorang remaja yang kecil, lucu, dan berlagak seperti orang yang ingin mengenal cinta, entah apa alasan dunia untuk mempertemukan kita dalam suatu masa yang sangat indah, pada masa itu aku dan kau saling kenal, kita membuat cerita pertemanan kita seromatis mungkin, tiga tahun lamanya kita bercerita bersama, mengukir kehidupan bersama, hingga di tahun yang keempat kita sama-sama menggenggam rasa yang hanya aku, kau dan Tuhan yang tau.

Rasa itu pun sempat membuatku seperti seorang gadis kecil yang gila dan bodoh kaupun sebaliknya, dan rasa itu pun terbalaskan oleh ungkapan cinta dan sayang, serta kepedulian antara kita sampai rasa itu berubah menjadi suatu kenyamanan, yang membuatku enggan untuk mengganti rasa.

Di masa selanjutnya kita pun memutuskan untuk merajut sesuatu yang indah, berarti dan katanya akan memiliki suatu tujuan yang jelas, sejak masa itu kita pun serasa satu dan ketika itu hati ini membatu dengan hal-hal unik diluar sana.

Waktu terus berlalu, hari terus berganti, bahkan tahun terus bepindah, dunia pun semakin berubah tak pernah terfikirkan oleh kita akan suatu hal-hal buruk yang menghampiri perjalanan indah kita.

Pada suatu masa, tiga tahun tepatnya kita merajut kisah, kita dikagetkan oleh keunikan dunia yang membuat kita memilih jalan yang bebeda, hingga kita lupa akan kisah-kisah kita.

Entah kenapa semuanya begitu asing? Hingga dunia membalikan fikiran kita untuk mengingat kisah-kisah tentang kita, dan kita pun kembali dipertemukan di satu persimpangan. Terlalu banyak cairan yang mengalir dari mata ini untuk mengagungkan keindahan dunia.

Sejak saat itu kita melanjutkan perjalanan yang indah itu, namun sayangnnya aku sadar semuanya hanyalah drama yang nantinya memiliki cerita akhir, hingga aku memilih untuk tidak menggegamkan rasa itu lagi.

Sampai akhirnya kita tiba pada suatu titik dimana hati ini benar adanya seperti debu yang terhanyut di bawa angin.

Engkau memberiku suatu pengalaman yang sangat tak bermakana dan berarti, seakan aku diantarkan pada suatu jalan yang buntu hingga aku tersesat disana dan au memilih untuk pergi dan mencari jalan yang lebih indah katamu. Hingga akhirnya cerita kita pun Tanpa Judul.


Oleh: Elisabet Yunita Enggok
Mahasiswi Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja (Undiksha)

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,108,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,142,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,174,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,529,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,2,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,34,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,3,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,25,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,59,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,272,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,112,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,51,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,275,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,199,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,400,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,15,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1021,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,34,Polisi,25,politik,89,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,84,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,18,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,43,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,43,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,5,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Tanpa Judul, Cerpen Karya Elisabeth Yunita Enggok
Tanpa Judul, Cerpen Karya Elisabeth Yunita Enggok
https://1.bp.blogspot.com/-x-BZn0ss3uY/W9coov72zII/AAAAAAAADVs/Xt3FhFEP5TUVfdAOkEPzFbeoQ6P-ujARwCLcBGAs/s320/20181029_233418.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-x-BZn0ss3uY/W9coov72zII/AAAAAAAADVs/Xt3FhFEP5TUVfdAOkEPzFbeoQ6P-ujARwCLcBGAs/s72-c/20181029_233418.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/10/tanpa-judul-cerpen-karya-elisabeth.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/10/tanpa-judul-cerpen-karya-elisabeth.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy