Soal Pengawasan Dana Desa, GMNI Manggarai Mendatangi Inspektorat Manggarai Timur
Cari Berita

Soal Pengawasan Dana Desa, GMNI Manggarai Mendatangi Inspektorat Manggarai Timur

MARJIN NEWS
30 October 2018

Foto: Istimewa

Ruteng, Marjinnews.com -- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Manggarai melakukan audiensi dengan Inspektorat Kabupaten Manggarai Timur hari ini (30/10 2018).

GMNI Manggarai menggelar audensi ini untuk meminta informasi terkait Tukposi Inspektorat Matim dalam pengawas terhadap penggunaan dana desa di Manggarai Timur. 

Dalam kesempatan tersebut, Guy Jeheman sekretaris GMNI Manggarai  menanyakan kepada Inspektorat Matim terkait sejauh mana kontrol instansi ini dalam menjalankan fungsinya serta regulasi untuk pengaturan pengelolaan dana desa.

Terkait pertanyaan yang disampaikan sekretaris GMNI itu, Mikael Kenjuru Kepala Inspektorat Matim menjelaskan, dari jumlah 138 desa di Manggarai Timur hanya 20 desa yang bisa diselidik dengan pertimbangan keterbatasan tenaga lapangan.

"Dalam perjalanan kepengawasan itu ada desa yang masuk dalam tanda kritis terkait penyalahgunaan dana desa," jelas Kenjuru.

Kepala Inspektorat Matim ini juga menambahkan, bahwa dalam proses pengerjaan pembangunan di desa seharusnya pemberdayaan itu paling penting.

"Perdayakan masyarakat untuk menambah ekonomi masyarakat desa," ujar Kenjuru.

Kenjuru menegaskan, agar anggaran pekerjaann yang menggunakan dana desa harus diketahui oleh semua masyarakat desa.

"Kalau bisa informasinya dipajangkan di tempat terbuka untuk dapat dibacakan oleh semua masyarakat," paparnya.

Lanjut Kenjuru, kepala desa tidak boleh menggunakan kontraktor untuk mengolah proyek desa.

"Kecuali menggunakan alat berat seperti pengerjaan jalan raya bisa menggunakan pihak ketiga atas kesepakatan semua masyarakat desa," imbuhnya.

Kepala Inspektorat Manggarai Timur ini sangat mengapresiasi GMNI Manggarai agar menjadi mitra untuk bersama-sama memantau semua proses jalannya pengawasan terhadap pemerintahan desa di Manggarai Timur. 

"Semoga kemitraan ini dapat membawah hasil positif untuk pengembangan desa," tutup Kenjuru.

Pada kesempatan tersebut, GMNI Manggarai mengharapkan Instansi Inspektorat untuk terus mengawal  semua desa di Manggarai Timur hingga bisa menjerat Kades yang melakukan pembangkangan atas regulasi penggunaan dana desa. 

Penulis: Bros Jatam
Editor: Remi Nahal