Saksi Tiba-Tiba Kesurupan Saat Sidang Kasus Korupsi Dana Desa oleh Kades di Manggarai
Cari Berita

Saksi Tiba-Tiba Kesurupan Saat Sidang Kasus Korupsi Dana Desa oleh Kades di Manggarai

MARJIN NEWS
17 October 2018

Foto: Screenshoot Video
Marjinnews.com -- Sidang kasus dugaan pencucian Dana Desa di Kabupaten Manggarai, dengan terdakwa Usman (36) di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Klas 1A Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) diwarnai kesurupan saksi Afandi yang merupakan bendahara, Desa Salama, Kecamatan Reok Kabupaten Manggarai.

“Tadi saksi Afandi sebagai bendahara, dalam sidang korban sedang memberikan keterangan tersangkut kasus dugaan korupsi dana Desa Salama, Kecamatan Reok Kabupaten Manggarai, tiba-tiba langsung kesurupan,”kata penasehat hukum terdakwa Usman yaitu Meriyeta Soruh, SH, seperti dikutip Sebelasmaret.com.

Menurut penasehat hukum terdakwa, korban belum lama memberikan kesaksiannya kepada majelis hakim yang dipimpin Hakim ketua Fransiska Paula Nino, didampingi dua hakim anggota Ibnu kholib dan Gustap Marpaung. Tiba-tiba saksi kesurupan dan teriak di ruang persidangan.

Padahal, sebelumnya, kata Mery, saksi Afendi sempat menjawab sejumlah pertanyaan dari majelis hakim. Namun, tiba-tiba dia terlihat kebinggungan dan tidak lagi menjawab pertanyaan lanjutan dari majelis hakim.

Melihat raut wajah saksi Afendi nampak pucat dan berubah dari sebelumnya, majelis hakim langsung menscors jalannya persidangan dan meminta petugas untuk memeriksa saksi.

Para petugas dan keluarga yang hendak menyaksikan sidang tersebut, langsung merangkul dan menggotongnya keluar dari ruangan sidang.

Saat sampai di pintu keluar ruang sidang, saksi Afendi beraksi (berontak) dan berbicara sendiri atau ngelantur dengan bahasa yang tidak jelas dan tidak bisa dimengerti.

“Tadi korban Afendi terlihat berusaha memgeluarkan sesuatu dari mulutnya. Tak berselang lama, sekitar 15 menit kemudian dia pun muntah. Setelah dua kali terlihat muntah, Afendi nampak kembali tenang dan sadar,” ujar Meri.

Hal yang dialami saksi Efendi tersebut membuat penggunjung, jaksa penuntut umum dan majelis hakim nampak panik dan berusaha keluar dari ruangan sidang.

Berikut Videonya.

Editor: Remigius Nahal