Masyarakat Mengecam Polres Manggarai Barat: Etika dan Moral Dalam Pelayanan Publik Harus Diperbaiki
Cari Berita

Masyarakat Mengecam Polres Manggarai Barat: Etika dan Moral Dalam Pelayanan Publik Harus Diperbaiki

MARJIN NEWS
2 October 2018

Foto: MarjinNews
Denpasar, Marjinnews.com -- Viralnya sebuah video dari seorang ibu paruh baya di Manggarai Barat yang melaporkan kasus penggigitan oleh seekor anjing terhadap anak babi peliharannya di kantor Polres Mabar cukup menjadi perhatian publik.

Video yang beredar sejak Selasa (02/10) itu mendapat tanggapan dari masyarakat, karena ulah pihak kepolisian yang menganggap lelucon terhadap laporan dari sang ibu tua tersebut.

Masyarakat yang menyaksikan video tersebut merasa kesal dengan ulah pihak kepolisian Mabar, yang menerima laporan warga tersebut.

Salah satunya ialah Ferdy Das, ia merasa prihatin dengan tindakan polisi yang menerima laporan itu.

Ditemui di kediamannya di Denpasar, pengusaha roti ini mengaku kesal. Sebab, menurutnya, polisi seharusnya memakai nalar dalam menerima laporan dari si ibu tua tersebut.

"Mereka (polisi-red) harus pahamlah dengan bahasa indonesianya si ibu itu. Bahwa dia bukan melapor anjing yang menggigit babinya. Tetapi tuannya anjing itu. Kan polisi bisa tahu itu. Jangan malah suruh babinya yang datang ke kantor polisi. Logika cara berpikir mereka bagaimana," ujarnya.

Ia pun menilai bahwa cara kerja polisi tersebut dalam melayani warga setengah hati. Anggap lelucon dengan bahasa orang kampung.

"Mereka itu sebenarnya bisa di bilang babi dan anjing. Sebab, kenapa, kan menurut mereka binatang bisa bertindak seperti manusia. Coba kalian pake otak dan nalar sejak kapan babi dan anjing di visum?"

" Ibu itu polos loh, mencari keadilan. Tetapi kenapa mereka tidak serius menanggapinya. Tolonglah. Jangan buat viral dengan sesuatu yang menurut publik tidak bagus," tuturnya.

Lanjut Ferdy, jika posisi tersebut orang tua mereka. Apakah mereka terima? Ibu ini sebenarnya mencari keadilan. Agar si tuannya anjing yang menggigit babinya itu bisa mempertanggujawabkan.

"Apakah mereka itu sejak dilahirkan sudah berbahasa indonesia yang baik dan benar? Jangan buat orang tua seperti ini. Pak polisi, kalian sadar gak apa yang kalian lakukan dengan seorang ibu yang datang dengan lugu dan mencari keadilan, malah kalian juga mengejek seolah-olah kalian itu hebat dan pintar dan kalian itu sok pintar," tuturnya kecewa.

Untuk diketahui, jagat maya kembali ramai oleh sebuah video yang merekam seorang ibu sedang melapor ke kantor Polisi di Manggarai Barat, Flores, NTT.

Video yang berdurasi 1 menit 31 detik tersebut mengundang reaksi warganet setelah oknum yang mengintrogasi ibu tersebut tidak serius menerima laporannya.

Dalam video tersebut, Ibu itu melapor ke polisi setelah anak babi yang baru lahir miliknya digigit oleh anjing milik tetangga untuk makan malam.

Bukannya membantu ibu tersebut, malah pihak polisi menyuruhnya untuk suruh anak babi yang terluka itu datang sendiri melapor ke kantor polisi.

Bukan hanya itu saja, sang ibu itu juga diminta membawa babinya itu ke kantor polisi agar bisa divisum di Puskesmas. Namun, tunggu Piketnya pak Jamal jam 6 malam.

Beragam reaksi warganet di media sosial Facebook pun banjir setelah video itu beredar luas. (*)

Penulis: Remigius Nahal