Kepada 35 Anggota DPRD Manggarai, Dr. Nunung: Proyek DAK Tidak Boleh di KDP
Cari Berita

Kepada 35 Anggota DPRD Manggarai, Dr. Nunung: Proyek DAK Tidak Boleh di KDP

MARJIN NEWS
25 October 2018

Foto: Istimewa

Marjinnews.com -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Manggarai yang berjumlah 35 orang telah mengikuti Bimtek (bimbingan teknis) berkaitan dengan cara pengelolaan APBD.

Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 16 Oktober hingga 21 Oktober yang lalu, bertempat di hotel Oasis Jakarta.

Salah satu pemateri dalam Bimtek itu, Dr. Nunung yang merupakan salah satu staf dari Kemendagri pada kesemptan itu menegaskan, bahwa proyek DAK (dana alokasi khusus) tidak boleh di KDP (konstruksi dalam pengerjaan).

Apa lagi menurut Dr. Nunung, KDP untuk proyek DAK yang alokasi dananya khusus dari pusat.

Menanggapi penjelasan Dr. Nunung tersebut, Anggota DPRD Manggarai, Marsel Ahang mengatakan, Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus sudah dianggap melawan sebuah kebijakan karena telah mengorbankan semua OPD yang ada di bawahnya dengan cara rasionalisasi anggaran guna menutupi KDP sejumlah 35 miliar lebih.

Misalnya, kata Ahang, pembangunan Puskesmas yang dana DAK afirmasi Tahun 2017 tidak bisa di tanggulangi atau dibayar dengan Dana DAU (dana alokasi umum)

Ahang berharap, semua anggota dewan harus bisa mengapresiasi atas fungsi kontrol yang telah ia perjuangkan selama ini.

"Kepada semua anggota dewan harus bisa mengapresiasi atas fungsi kontrol yang telah saya lakukan. Sehingga dengan kita memahami tentang KDP, mari kita menyamakan persepsi untuk bentuk tim pansus," pinta Ahang. (*)

Editor: Remigius Nahal