Hujan Bulan Oktober, Cerpen Karya Andreas Pengki

Foto: Ilustrasi
Matahari sudah hilang entah kemana, samar-samar seberkas cahaya yang mereka sebut senja nampak jelas di bagian barat tempat Andreas berdiri. Dia salah satu pengagum senja, baginya apapun mahakarya Sang Pencipta adalah indah adanya. Dengan senja dia belajar arti kehidupan. Ternyata di balik semburat cahaya di petang hari nan indah itu ada matahari yang terkapar kepanasan dengan api membakar tubuhnya. Belum lagi dia dipaksa menghilang ditelan bumi, malam yang gelap berwarna hitam merupakan duka sang raksasa dengan bentuk kelewat perkasa.

Senja yang seperti demikianlah potret kegundahan hati Andreas saat ini. Indah dilihat tetapi menyakitkan bagi matahari yang harus dikorbankan untuk sepenggal senja kekaguman kita semua.

Andreas berdiri dengan tatapan kosong. Lelaki berkumis dan berjambang tebal itu sepertinya tengah kehilangan pijakan. Di sudut matanya tampak bongkah-bongkah bak berlian akibat pantulan cahaya lampu jalan di pusat kota. Dia menangis. Sesuatu yang tidak bisa dipercaya dapat dilakukannya dalam keadaan apapun. Aku tahu betul siapa dia. Orasi-orasinya menggelegar seisi kota dalam demonstrasi mahasiswa pergerakan di kota ini. Tulisan-tulisannya bak belati menusuk siapa saja yang menurutnya melakukan kekeliruan. Sekali lagi, sangat sulit dipercaya bahwa lelaki keras kepala seperti dia bisa tumbang seperti pemandangan di depanku saat ini.

Kalian tidak perlu tahu siapa aku. Sebab tidak satupun bakal percaya bahwa aku adalah hati Andreas yang memilih minggat dari dadanya karena aku tidak tega dia seperti itu. Andreas begitu karena merasa berlumur dosa terhadap diriku, hatinya. Aku pernah patah, meski imunitasku mensyaratkan aku untuk kembali utuh, aku sudah terlampau muak dengan semuanya. Namun, Andreas tidak mau aku seperti itu terus. Dia berjuang mati-matian untuk aku. Beberapa kali dia gagal, namun dia tidak kehilangan harapan. Terakhir, empat bulan lalu dia berhasil dan aku sembuh total. Tidak seberkas darahpun tersisa. Aku benar-benar menikmatinya.

Cerita tadi pagi membuatnya terpuruk dan susah untuk aku bangunkan. Semalam suntuk dia bekerja. Sebagai seorang freelancer, kepuasan klien baginya adalah nomor satu. Waktu aku melirik jam di laptopnya, aku baru sadar dia belum tidur sama sekali sampai jam 7 pagi. Dia akan gila dengan kondisi seperti itu. Memang firasatku benar, dia membuat kekeliruan fatal yang dia sendiri tidak menyadarinya. Respon lawan bicaranya yang sudah mulai tidak bisa dibendung dengan segala keputusasaannya terhadap sikap Andreas selama ini memuncak dengan kata rehat sejenak. Untuk waktu yang tidak bisa ditentukan. Entah sampai kapan. Semoga secepatnya.

Aku kasihan dengan dirinya. Berungkali dia meminta maaf, namun kesalahan tetaplah kesalahan. Masing-masing orang punya tanggapan berbeda dengan semuanya itu. O iya, tadi aku melihat dia mengirim pesan singkat kepada ibunya di kampung. Semoga ingatanku tidak keliru, dia menulis begini:

"Bu, bagaimana kabar orang rumah. Apakah mereka baik-baik saja?. Hari ini, tanpa awan tanpa petir hujan tiba-tiba turun ibu. Hanya aku yang melihatnya turun dengan sangat lebat. Bu, aku ingin menceritakan sesuatu kepadamu. Sebelumnya aku meminta maaf sekali lagi karena masih belum bisa menjadi anak ibu yang baik. Aku gagal menjaga anak perempuan kesayanganmu. Aku terlampau sering menyakitinya ibu, aku bingung. Ibu sudah tahu, tanpa dia aku bukanlah apa-apa. Aku meminta maaf ibu, aku berdosa kepada ibu karena janji-janjiku dahulu. Peluk aku ibu, bawa aku kembali ke dalam rahimmu. Agar aku lahir bukan lagi seperti diriku yang menjijikkan ini. Ibu..."

Oleh: Andreas P.

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,113,Batam,1,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,151,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,176,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,545,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,35,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,26,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,273,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,113,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,276,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,204,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,403,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1040,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,35,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,85,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,27,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,49,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,44,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Hujan Bulan Oktober, Cerpen Karya Andreas Pengki
Hujan Bulan Oktober, Cerpen Karya Andreas Pengki
https://2.bp.blogspot.com/-IxOjuqmjoVE/W8NFCD7z1oI/AAAAAAAADGM/hQbr-ocaR7wlHq3URht_Mm1lpKn2HKPugCLcBGAs/s320/20181014_211746_0001.png
https://2.bp.blogspot.com/-IxOjuqmjoVE/W8NFCD7z1oI/AAAAAAAADGM/hQbr-ocaR7wlHq3URht_Mm1lpKn2HKPugCLcBGAs/s72-c/20181014_211746_0001.png
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/10/hujan-bulan-oktober-cerpen-karya.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/10/hujan-bulan-oktober-cerpen-karya.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy