Buser Polsek Kuta Utara Bekuk Pencuri Emas Senilai Rp. 32 Juta

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Buser Polsek Kuta Utara Bekuk Pencuri Emas Senilai Rp. 32 Juta

MARJIN NEWS
15 October 2018

Foto: Istimewa
Badung, Marjinnews.com -- Air susu dibalas dengan air tubah, mungkin pepatah ini layak dan pantas ditujukan kepada I Made Sardika (43).

Secara sengaja laki-laki ini mencuri harta berharga milik I Kadek Darmawan (37) berupa perhiasan emas.

Pelaku  I Made Sardika ini sudah dianggap seperti keluarga sendiri oleh
korban I Kadek Darmawan.

Kejadian itu terjadi di rumah korban di banjar Padang Linjong Desa Canggu Kuta Utara Badung, pada (14/09) lalu.

Atas peristiwa kehilangan itu korban
I Kadek Darmawan langsung melapor ke Polsek Kuta Utara.

Berbekal laporan korban tersebut, Polsek Kuta Utara melakukan penyelidikan yang cukup panjang mengingat pencurian tersebut tidak adanya bukti bukti yang cukup untuk mengarah kepada pelaku.

"Kami melakukan penyelidikan cukup panjang atas kasus pencurian tersebut karena minimnya bukti bukti dan saksi yang mengarah kepada pelaku pencurian, namun kami tidak patah semangat, kami terus melakukan penyelidikan dan mendapati identitas pelaku,“ terang Kapolsek Kuta Utara AKP Johannes H.W.D Nainggolan ,S.I.K didampingi Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Androyuan Elim S.I.K,Senin (15/10) saat ditemui diruangannya.

Usaha Penyelidikan terus dilakukan dan akhirnya pada Jumat (12/10) lalu, Tim Buru Sergap yang dikomandoi oleh  AIPTU I Mades Suanda berhasil mengamankan pelaku yang bersembunyi di sebuah kos-kosan di jalan Bhuana Raya Denpasar.

Sementara itu, IPTU Androyuan Elim menambahkan, “sesuai dengan laporan korban ,bahwa korban kehilangan beberapa perhiasannya terdiri dari 4 buah kalung emas, 4 buah cincin emas, 1 buah gelang emas, 1 buah gelang giok, sepasang anting emas dengan total kerugian sebesar 32 juta rupiah, berkat kerja keras anggota akhirnya pelaku dapat kami tangkap dan pelaku mengakui semua perbuatannya itu serta telah menjual beberapa perhiasan hasil curiannya itu untuk membayar hutang dan  biaya hidupnya sehari hari, “ terangnya.

Kini Pelaku harus mendekam di jeruji besi Mapolsek Kuta Utara guna mempertanggung jawabkan perbuatannya itu.

"Kami kenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," pungkas Iptu Elim. (*)

Editor: Remigius Nahal