Brigita Luju: Putri Manggarai yang Mengharumkan Indonesia
Cari Berita

Brigita Luju: Putri Manggarai yang Mengharumkan Indonesia

MARJIN NEWS
28 October 2018

Laura Brigita Luju. (Foto: dok.pribadi)


SOSOK, marjinnews.com - Menjadi perempuan Manggarai itu patut disyukuri. Karena selain cantik, mereka juga mampu bersaing di berbagai ajang kegiatan baik itu nasional maupun internasional. Seperti gadis cantik yang satu ini, namanya Laura Brigita Luju. Ia mahasiswi semester 7 Universitas Indonesia.

Gadis cantik berparas ayu ini telah berhasil mengharumkan nama daerahnya di kancah internasional. Dengan usianya yang masih 21 tahun, Brigita ternyata sudah sekian lama malang melintang di dunia MC mulai dari kampus, hingga acara tingkat nasional bahkan internasional.

Hal yang tidak kalah menarik adalah ketika dia menjadi MC dalam acara bergengsi sekelas Asian Games 2018 lalu kala Indonesia menjadi tuan rumah. Anak sulung dari penyanyi kondang asal Manggarai, Paskalis Baut ini berhasil membuat seluruh peserta se-Asia dalam pergelaran tersebut terpukau. Tidak hanya itu, catatan soal keterlibatan Brigita dalam even internasional juga ternyata sudah sangat mumpuni termasuk ketika menjadi MC di acar pameran Brand Acer se Asia-Pasifik.

Dia juga bahkan pernah menjadi MC sekaligus moderator saat acara Q n A(Question and Answer) yang dihadiri oleh media besar dari Negara Malaysia, Singapura, Sri Lanka dan India.

Ternyata, perempuan kelahiran Jakarta, 1997 ini mulai mengasa bakatnya sewaktu masih berada di bangku SMA. Laura Brigita Luju, mengaku bangga menjadi bagian dari Manggarai.

"Meski saya lahir di Jakarta tetapi saya selalu mempromosikan budaya Flores, Manggarai," tuturnya.

Cara Laura Brigita Luju mempromosikan kampung halamannya itu lewat busana yang selalu ia kenakan saat tampil di berbagai acara.

"Saya juga selalu menceritakan keunikan budaya Manggarai kepada teman-teman di Jakarta baik itu acara Wuat Wa'i atau acara Teing Hang saya menjelaskan secara terperinci karena menjadi orang manggarai pasti ada keterikatan antara keperibadian dan budaya," ungkapnya.

Walaupun tidak lahir di Manggarai, dirinya selalu bersyukur dan sangat bangga dengan adat istiadat Manggarai.

"Saya bangga menjadi orang Manggarai, karena selalu mengutamakan Tuhan dan leluhur, karena itu sangat berpengaruh terhadap tindakan dan prilaku dia sebagai orang Manggarai," tuturnya.

Ia juga mengaku, walau lahir di Jakarta tetapi dia sangat fasih dalam bahasa Manggarai.

"Ini bukti nyata bahwa besar cinta saya untuk manggarai," ucapnya polos.

Dirinya mengungkapkan bahwa perempuan manggarai punya prestasi masing-masing tetapi harus perlu waktu untuk menemukan bakat atau pasion terutama untuk bidang yang di sukai. Jadikan prestasi orang lain sebagai acuan untuk mengejar prestasi jangan pernah minder atau merasa tak berharga dan jangan takut untuk mencoba hal-hal baru.

"Kembangkan potensi yang ada, setiap orang punya rekam jejaknya masing-masing jangan pernah merasa down ketika tidak sesuai harapan. Doa dan dukungan keluarga juga sangat mempengaruhi lebih khusus kedua orang tua yang selalu setia mendampingi kita," pungkas Laura Brigita Luju.

Penulis: Emanuel Odi
Editor: Remigius Nahal