BEM FAI UM Surabaya Galang Dana Bantu Korban Gempa Donggala Palu Sulteng
Cari Berita

BEM FAI UM Surabaya Galang Dana Bantu Korban Gempa Donggala Palu Sulteng

MARJIN NEWS
16 October 2018

Foto: Istimewa
Surabaya, Marjinnews.com -- Gempa yang melanda Donggala, Palu Sulawesi Tengah pada Kamis (28/10) mengakibatkan 832 orang meninggal dunia, 540 orang luka-luka dan puluhan rumah dan sekolah rusak parah.

Atas peristiwa itu, mengetuk hati kawan-kawan dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surabaya (BEM FAI UMSURABAYA) untuk mengadakan aksi galang dana yang ditujukan kepada korban gempa. Galang dana dimulai pada Senin (29/9) yang berlangsung di lingkungan Kampus UMSurabaya.

Aksi ini merupakan bentuk solidaritas dari mahasiswa untuk masyarakat Palu dan Donggala yang sedang terkena musibah. Sekaligus melatih rasa empati kita sebagai mahasiswa kepada masyarakat yang sedang terkena musibah.

"Aksi ini dilakukan atas dasar solidaritas kemanusiaan terhadap bencana yang sedang melanda Palu dan Donggala, dan merupakan pembelajaran kepada kita semua untuk selalu mengingat sang Maha Kuasa dan senantiasa bersyukur atas nikmat dan karuaniaNya". Ungkap Afrizky selaku Pimpinan BEM FAI UMSurabaya saat sedang menggalang dana.

Adapun dana yang terkumpul selama aksi penggalangan dana, sebesar Rp 16.127.000. Dana yang terkumpul langsung diberikan kepada Lembaga Zakat Infaq Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) UMSurabaya untuk di salurkan kepada korban bencana.

Harapanya dana yang terkumpul dapat meringankan beban para korban bencana dan bermanfaat bagi masyarakat Palu dan Donggala.

Ungkapan terima kasih juga diucapkan untuk seluruh donatur dan seluruh Civitas Akademika Fakultas Agama Islam UMSurabaya.

"Ucapan terimakasih kami haturkan kepada seluruh donatur kerabat suara fai dan Civitas Akademika FAI yang telah menyumbangkan hartanya maupun tenaganya untuk bergerak bersama membantu saudara kita di palu yang terkena musibah. Semoga warga palu diberi kekuatan dan kesabaran serta ketabahan untuk menjalani kehidupannya kembali". Pungkas Amir sebagai Gubernur BEM FAI UMSurabaya saat menyerahkan donasi.

Seperti diketahui, pada 28 September lalu, kota Palu dan Donggala diguncang gempa bumi hebat berkekuatan 7,4 magnitudo. Gempa bumi itu juga turut menyebabkan tsunami hingga menelan korban jiwa sebanyak 1944 orang sesuai data terakhir yang berhasil dihimpun melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (*).

Editor: Remigius Nahal