Terbukti Korupsi, Mantan Cagub NTT Divonis 8 Tahun Penjara, Hak Politik Dicabut

Foto: Istimewa
Surabaya, Marjinnews.com -- Majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya memvonis bupati Ngada Nonaktif Marianus Sae selama delapan tahun penjara.

Selain pidana penjara delapan tahun, Marianus juga dibebani denda Rp 300 juta, sub sider empat bulan tahanan. Hak politik dari Bupati Ngada dua Periode ini juga dicabut selama empat tahun.

Vonis tersebut dibacakakan oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

Atas putusan tersebebut tim Penasehat hukum dari Marianus Sae belum bersikap ten‎tang putusan yang diberikan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya.

Sebagaimana dilaporkan Poskupang.com, salah satu tim Penasihat Hukum Marianus Sae, Agustinus Payong Dosi mengatakan, setelah mendengar pembacaan vonis majelis hakim, klien mereka belum menyatakan sikap terhadap putusan itu, apakah menerika atau menyatakan upaya banding.

“Jadi klien kami belum menyatakan sikap atas vonis hakim itu, apakah menerima atau banding ataukah menyatakan keberatan,” kata Agustinus.

‎Dia menjelaskan, selain klien mereka, JPU juga belum menyatakan sikap atas vonis majelis hakim.

Lebih lanjut, Agustinus mengatakan, selaku tim penasihat hukum, mereka keberatan dengan putusan majelis hakim.

“Secara pribadi saya keberatan terhadap putusan majelis hakim, karena tidak semua fakta persidangan dipertimbangkan oleh hakim,” katanya.

Dia mencontohkan, keterangan saksi-saksi dari kelompok kerja (pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang menyatakan klien mereka tidak pernah intervensi dalam penetapan pemenang lelang yang tidak dipertimbangkan hakin,” ujarnya.

Sedangkan dalam salah satu pertimbangan itu, dinyatakan‎ bahwa Marianus Sae telah berjasa dalam pembangunan di Kabupaten Ngada .

“Ada pertimbangan itu, tapi kenapa dijatuhkan hukuman yang berat. Ada juga pertimbangan hakim yang menyatakan terdapat hal yang memberatkan karena terdakwa tidak mengembalikan kerugian negara,” ujarnya.

Padahal, lanjutnya, dalam perkara suap tidak ada kerugian negara. “Saya berharap klien kami menyatakan banding, tetapi hal itu kembali kepada pak Marianus untuk menentukan pilihan yang terbaik buat dirinya dan keluarganya,” kata Agustinus.

Sedangkan soal pencabutan hal politik untuk dipilih dalam jabatan selama empat tahun setelah klien mereka menjalani pidana pokok, ia mengatakan hal itu sangat tidak adil karena , dalam perkara suap tidak ada kerugian negara.

“Bahkan, hasil perhitungan suara pada Pilgub NTT, 27 Juni 2018 lalu, klien mereka menempati urutan ke-2 perolehan suara dari empat pasangan calon. Perolehan suara di Kabupaten Ngada untuk pasangan Marianus Sae-Emi Nomleni sekitar 88 persen,” ujarnya.

Kondisi itu, menurut Agustinus, membuktikan bahwa pencabutan hak politik untuk dipilih dalam jabatan politik sesungguhnya telah membelenggu hak rakyat untuk memilih calon pemimpinnya.

Vincensius Maku, salah satu tim penasihat hukum Marianus Sae mengatakan, majelis hakim tidak menggunakan independensinya saat menjatuhi hukuman kepada kliennya. (*)

Editor: Remigius Nahal

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,113,Batam,1,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,151,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,176,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,545,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,35,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,26,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,273,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,113,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,276,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,203,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,402,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1039,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,35,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,85,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,27,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,48,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,44,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Terbukti Korupsi, Mantan Cagub NTT Divonis 8 Tahun Penjara, Hak Politik Dicabut
Terbukti Korupsi, Mantan Cagub NTT Divonis 8 Tahun Penjara, Hak Politik Dicabut
https://2.bp.blogspot.com/-bAXhpHSMcGY/W5z_a5XMosI/AAAAAAAAChw/TzFmXyuyuQImLpRzd5EWt6j8xK15jMvCQCLcBGAs/s320/20180915_204627.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-bAXhpHSMcGY/W5z_a5XMosI/AAAAAAAAChw/TzFmXyuyuQImLpRzd5EWt6j8xK15jMvCQCLcBGAs/s72-c/20180915_204627.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/09/terbukti-korupsi-mantan-cagub-ntt.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/09/terbukti-korupsi-mantan-cagub-ntt.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy