Segenap Elemen Hadir dalam Pertemuan Teknis Kebijakan di Bidang Distribusi dan Pembinaan, Pengawasan Terhadap Pelaku Usaha Perdagangan Properti
Cari Berita

Segenap Elemen Hadir dalam Pertemuan Teknis Kebijakan di Bidang Distribusi dan Pembinaan, Pengawasan Terhadap Pelaku Usaha Perdagangan Properti

MARJIN NEWS
25 September 2018

Foto: MarjinNews
Badung, Marjinnews.com --  Segenap elemen yang begelut di bidang perdagangan berkumpul di Hotel Mercure, Kuta, Badung pada hari ini Selasa (25/9).

Pertemuan ini membahas teknis kebijakan di bidang distribusi tidak langsung serta pembinaan dan pengawasan pelaku usaha jasa perdagangan di bidang jasa perantara perdagangan properti.

Acara ini dibuka oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementrian Perdagangan RI  Tjahya Widjayanti.

Dalam sambutannya, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri memaparkan peran staregis Kementrian Perdagangan Tahun 2015-2019 sebagai penjabaran agenda Nawa Cita Pemerintahan Jokowi-JK, khususnya dalam mendukung sasaran strategis agenda pembangunan nasional di bidang ekonomi dalam mengembangkan kapasitas perdagangan nasional tersebut, Kementrian Perdagangan mengembangkan tiga misi dalam membangun sektor perdagangan,  yaitu meningkatkan pertumbuhan kinerja perdagangan luar negeri yang berkelanjutan, meningkatkan perdagangan dalam negri yang bertumbuh dan berkualitas serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di sektor perdagangan.

" Saya berharap, dengan adanya kegitan ini dapat bermanfaat bagi dunia usaha dan para aparatur pemerintah di daerah, sehingga para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan semua kebijakan Kementrian Perdagangan pada wilayah masing-masing," ujar Tjahya Widjayanti.

Pada kesempatan tersebut juga, Tjahya Widjayanti  mengapresiasi kepada seluruh para peserta dan kepada jajaran di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali yang telah berpartisipasi aktif dalam mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian acara sampai dengan akhir kegiatan dan memberi kontribusi positif bagi dunia usaha Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali Ir. I Putu Astawa, M.MA
dalam sambutannya meyampaikan bahwa perdagangan di Bali didominasi oleh sektor tersier yakni sebesar 70 % dan leading sektornya yaitu Pariwisata.

Lebih lanjut Kadis Ir. I Putu Astawa, M.MA., menyampaikan pertumbuhan ekonomi di Bali sendiri selalu lebih tinggi dari pertumbuhan rata-rata ekonomi nasional.

Ia menambahkan, di Bali saat ini masih kendala dengan kebutuhan terhadap barang inport.

"Bagaimana masyarakat Bali harus bisa mencintai produk-produk lokal," ujarnya.

Kadis Ir. I Putu Astawa, M.MA., juga memaparkan dunia usaha perdagangan di Bali semakin kompetitif dan harus bisa mampu bersaing dan tertib berniaga. Para spekulan-spekulan tidak boleh memanipulasi.

"Kami di Dinas  Perindustrian dan Perdagangan Bali setiap hari melakukan pengecekan terus terhadap harga di pasaran," terang Kadis Ir. I Putu Astawa, M.MA.

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan
Bali, Veri Anggrijono menyampaikan dalam keterangnya menyampaikan, Usaha Perusahaan Perantara Perdagangan Properti (P4) saat ini meliputi Jasa jual beli properti, Jasa sewa menyewa properti,  Jasa penelitian dan pengkajian properti, Jasa pemasaran properti dan/atau Jasa konsultasi dan penyebaran informasi properti.

Ia menerangkan, objek Pengawasan yang dilakukan oleh Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan harus Memiliki SIUP4, harus memiliki Tenaga Ahli yang tersertifikasi, Kantor pusat minimal 2 (dua) orang, Kantor cabang minimal 1 (satu) orang, Memiliki Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) apabila berbentuk Waralaba.

Sedangkan Putu Subada Kusuma Ketua DPD AREBI Bali menyampaikan, anggota AREBI Bali saat ini jumlahnya. hampir 50 Perusahan.

Untuk diketahui, kegiatan ini dihadiri oleh Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementrian Perdagangan RI. Sekretaris Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kemendag. Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Kemendag. Direktur Tertib Niaga Kementrian Perdagangan. Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Para Pejabat dan Aparatur Daerah di Lingkungam Pemprov Bali serta para DPD AREBI Bali. (*)

Editor: Remigius Nahal