Sedih, Perantau Asal Manggarai ini, Tewas Dalam Kebakaran Rumah di Kalimantan

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Sedih, Perantau Asal Manggarai ini, Tewas Dalam Kebakaran Rumah di Kalimantan

MARJIN NEWS
12 September 2018

Foto: Istimewa
Marjinnews.com -- Kabar duka datang dari Kalimantan. Pasangan suami-istri yang diketahui berasal dari Manggarai bernama Dominikus Jehatu alias Domi (34) dan Meliana Minur alias Imel (24), serta putra mereka Apriliano yang masih berusia  4 bulan tewas mengenaskan setelah rumah tempat tinggal mereka terbakar pada Selasa malam, 11 September 2018.

Keluarga kecil ini dikabarkan selama ini menetap di Kalimantan dan bekerja di perkebunan sawit. Mereka tinggal rumah barak nomor 6 di Camp Hajak C, Blok A Nomor 6, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, yang merupakan komplek tempat tinggal karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Antang Ganda Utama (AGU).

Kepala Polsek Teweh Tengah, AKP Nandi Indra Nugraha, menjelaskan, peristiwa naas ini awalnya diketahui oleh seorang saksi bernama Thomas, yang mendengar suara berisik dari plafon rumah tempat tinggal keluarga tersebut, lalu melihat asap keluar dari kamar.

“Kemudian (Thomas) dibantu saksi lain Juliyanto serta saksi-saksi lain berusaha memadamkan api dengan cara menyiram air dengan menggunakan ember,” katanya, Rabu pagi, seperti dilansir Antara.

“Setelah api padam, salah satu karyawan yang melihat korban langsung berteriak karena ada korban yang meninggal terbakar di kamar,” lanjut Nandi.

Melihat kejadian ini, jelas dia, para karyawan yang berada di barak tersebut menjadi ketakutan dan langsung berlari keluar rumah dan melaporkan masalah ini kepada manajer perusahaan dan anggota Satpam PT AGU.

Belum diketahui secara jelas apa penyebab satu keluarga tersebut meninggal mengenaskan dan Dominikus yang disebut berasal dari Manggarai belum juga mendapat kepastian terkait alamat persisnya di Manggarai. Namun di media sosial Facebook milik Dominikus Jehatu, ucapan belasungkawa dari keluarganya terus mengalir. (*)