Pusdiklat Cabang Ngada Gelar KMD Pramuka Bagi Mahasiswa STKIP Citra Bakti Ngada 2018
Cari Berita

Pusdiklat Cabang Ngada Gelar KMD Pramuka Bagi Mahasiswa STKIP Citra Bakti Ngada 2018

MARJIN NEWS
12 September 2018

Foto: MarjinNews
Bajawa, Marjinnews.com -- STKIP Vitra Bakti Ngada menggelar Kursus Mahir Dasar (KMD) pramuka sebagai salah satu program unggulan yang ada di lembaga pendidikan tersebut.

Gerakan Pramuka bertujuan mendidik anak – anak  dan Pemuda Indonesia dengan prinsip-prinsip dasar metodik pendidikan Kepramukaan yang pelaksanaanya disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan bangsa dan masyarakat Indonesia, agar menjadi manusia yang berkepribadian dan berwatak luhur baik mental maupu spiritual, serta mempunyai budi pekerti yang tinggi dan kuat dalam keyakinan beragama, cerdas, trampil dan sehat jasmaninya.

Ketua panitia KMD 2018  Plasidius Abdon, S.Pd, dalam laporanya menyatakan tugas pokok gerakan pramuka adalah menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia, mencari tujuan Gerakan Pramuka sehingga dapat membentuk kader-kader pembangunan yang berjiwa Pancasila dan sanggup serta mampu menyelenggarakan pembangunan masyarakat, bangsa dan Negara.

"Gerakan Pramuka hidup dan bergerak di tengah masyarakat dan berusaha membentuk kader-kader pembangunan yang berguna bagi masyarakat. Karenanya gerakan Pramuka memperhatikan pula keadaan, kemampuan, kebutuhan dan harapan masyarakat termasuk para orang tua. Sehingga Gerakan Pramuka terutama pada satuan-satuannya dapat menyiapkan tenaga pramuka sesuai dengan apa yang diharapkan orang tua dan masyarakat setempat," ujarnya.

Sementara Wilfridus adjo, S.Pd, M.M, selaku pembina upacara dalam apel pembukaan amanatnya menjelaskan senin 10/09/2018, Masalah yang dihadapi Gerakan Pramuka saat ini adalah rendahnya kualitas Pembina Pramuka.

"Sudah amat jarang munculnya Pembina baru yang memiliki pengalaman ketika menjadi siaga, penggalang, penegak maupun pendega," tegasnya.

Ia menambahkan, banyak Pembina yang muncul karena jabatannya sebagai seorang guru, misalnya guru olahraga, guru kelas, yang notabene kurang memiliki pengalaman yang cukup sebagai anggota gerakan pramuka sebelumnya. Kurangnya pengalaman mereka sudah barang tentu berakibat pada lemahnya pemahaman mereka terhadap ide dasar pendidikan kepramukaan.

Wilfridus adjo menambahkan, sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan wawasan Pembina pramuka dalam membina peserta didik agar tercapainya tujuan gerakan pramuka maka, diperlukan pendidikan dan latihan (Kursus) untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sehingga mengerti dan memahami serta ikut memiliki gerakan pramuka sehingga sadar secara sukarela membantu baik moril maupun materiil terhadap pelaksanaan pendidikan dan latihan di dalam gerakan pramuka. Selain itu, diharapkan pula muncul Pembina pramukayang memiliki pengalaman dalam hal kepramukaan serta memahami ide dasar kepramukaan.

"Apalagi saat ini pramuka atau kepramukaan sudah masuk ekskul wajib. Untuk itu diperlukan Kursus Pembina Pramuka mahir Tingkat Dasar bagi Pembina pramuka agar pembinaan terhadap generasi bangsa khususnya dalam bidang kepramukaan benar-benar tertuang dengan sebaik-baiknya dan mampu mencetak kader yang benar – benar berkualitas," ungkap Wili

Bernabas Wani, sebagai panitia internal kampus menyatakan bahwa kegiatan KMD pramuka sebagai salah satu program unggulan yang ada di STKIP Citra Bakti Ngada, mengingat kurikulum pada satuan pendidikan SD, SMP dan SMA/SMK pramuka telah ada kurikulum ekstrakurikuler sehingga mahasiswa perlu dibekali dengan ilmu dan pengetahuan tentang pramuka itu sendiri dan sebagai pembina pramuka, serta sebagai syrat untuk bisa turjun pada praktek pengalaman lapangan ( PPL) Sebagai syarat akademik. (*)

Laporan: G. Moses
Editor: Remigius Nahal