Pernah Disinggung Waktu Debat Pilgub, Kini Laiskodat Canangkan Tanam "Daun Kelor"
Cari Berita

Pernah Disinggung Waktu Debat Pilgub, Kini Laiskodat Canangkan Tanam "Daun Kelor"

MARJIN NEWS
18 September 2018

Foto:Ist
Kupang, Marjinnews.com-- Masih ingat dengan debat perdana Pilgub NTT silam?

Dalam debat perdana yang diselenggarakan oleh KPU NTT di Jakarta pada waktu itu Laiskodat menjawab pertanyaan moderator Tina Talisa terkait masalah Gizi buruk yang terjadi di provinsi NTT.

Viktor Laiskodat menyebut gizi buruk bisa diselesaikan dengan makan daun kelor. Ia menyebut pemerintah belum mengelola tanaman kelor dengan benar.

"Saya bisa berdiri disini karena makan daun kelor," ujar Viktor menjawab pertanyaan Tina Talisa.

Kini, Laiskodat menjabat sebagai Gubernur NTT. Nampaknya, ucapannya Viktor Bungtilu Laiskodat saat debat itu akan terealisasi dengan mencanangkan penanaman kelor atau dikenal dengan marungga di lingkup Pemprov NTT.

Pencanangan ini dilakukan di sela-sela apel Peringatan Hari Perhubungan Nasional di halaman Kantor Gubernur NTT, Senin (17/9/2018).

Pencanangan ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis tanaman kelor kepada Sekda NTT, Ben Polo Maing.

Kelor ini akan ditanam di setiap kantor di lingkup Pemprov NTT.

Informasi yang diperoleh ‎tanaman kelor ini sudah ada di Dinas Pertanian NTT dan telah dibagi ke setiap intansi untuk ditanam di masing-masing kantor. Rata-rata satu instansi diberi kuota 100 anakan kelor.

Sementara dalam pidato perdana di Gedung DPRD NTT, 10 September 2018 lalu, Viktor mengatakan, kelor adalah tanaman yang cocok di NTT.

"Tanaman ini cocok di daerah NTT dan memiliki nilai gizi yang tinggi. Tanaman ini berguna baik dari aspek gizi dan ekonomi," kata Viktor.

Dia mengatakan, dalam masa kepemimpinannya akan dilakukan revolusi kelor di NTT. (*)

Editor: Remigius Nahal